Final Liga Champions 2018, Ambisi Liverpool Ulang Kejayaan pada 1981

Liverpool pernah mengalahkan Real Madrid pada final Liga Champions 1981.
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Jumat, 18 Mei 2018
Final Liga Champions 2018, Ambisi Liverpool Ulang Kejayaan pada 1981
Penggawa Liverpool, Alan Kennedy, merayakan keberhasilan memenangi Liga Champions 1981. (Liverpool Echo)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Sebelum Piala Dunia 2018 berlangsung, masih ada satu hajat turnamen bergengsi yang akan memanjakan pecinta sepak bola. Ya, pertandingan final Liga Champions 2018 yang mempertemukan Real Madrid kontra Liverpool.

Usut punya usut, bagi Liverpool dan Los Blancos, ini bukanlah kali pertama kedua tim berhadapan pada laga puncak. Beberapa tahun silam, tepatnya pada 1981, para suporter The Reds dan Madrid dibuat tegang dengan pertandingan yang berjalan sangat sengit.

Laga final pada 1981 sempat diwarnai oleh beberapa intrik di luar lapangan pertandingan. The Reds terpaksa harus menutup sponsor utama mereka Umbro di jersey karena dilarang oleh UEFA.

Kala itu, pertandingan final dimainkan di markas Paris Saint-Germain, Parc des Princes dan disaksikan lebih dari 48 ribu penonton. Adapun wasit yang memimpin pertandingan ialah Karoly Palotai dari Hunggaria.

Kedua tim saling jual beli serangan sejak awal laga. Namun, hingga babak pertama usai, tidak ada tim yang berhasil unggul.

Bintang Liverpool kala itu, Alan Kennedy, menjadi pahlawan kemenangan The Reds. Golnya di menit ke-82 memastikan timnya merengkuh si kuping besar. Sementara itu, penggawa Real Madrid seperti Santillana dan Vicente del Bosque harus gigit jari melihat timnya tersungkur.

Alan Kennedy (kiri) sedang mengarak piala Liga Champions. (BBC)

Ternyata, sebelum pertandingan, Kenedy mengalami cedera pada pergelangan tangannya dan diprediksi harus absen selama 10 pekan. Cedera itu didapatkannya ketika berlaga pada pertandingan semifinal leg pertama kontra Bayern Munchen.

"Sebenarnya saya harus absen selama 10 pekan. Namun, saya menggunakan tali dan besi sebagai penyangga pada pergelangan tangan dan bisa tetap bermain," kata Kennedy.

Beralih ke masa kini, pertarungan Liverpool dan Madrid tidak kalah seru. Sudah dari jauh-jauh hari kedua kubu saling psy war.

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, optimistis timnya mampu keluar sebagai pemenang pada pertandingan yang akan dihelat Minggu (27/5) tersebut. "Melangkah ke final sangatlah bagus. Saya melakukannya beberapa kali, tetapi dengan kemenangan akan lebih baik. Kami akan siap," tutur Klopp seperti dilansir Soccerway.

"Anda tidak bisa memiliki pengalaman di Liga Champions lebih daripada Real Madrid. Saya pikir hampir 80 persen pemain Real Madrid berlaga di empat final dalam lima tahun terakhir," sambungnya.

"Jadi jika kita berbicara soal pengalaman, Madrid lebih berpengalaman dan kami tidak. Namun, kami akan berada di puncak performa. Hal itu dapat Anda bayangkan," imbuh sang manajer.

Jika menilik statistik Real Madrid di atas kertas memang unggul dari sang lawan. Dari tiga pertemuan terakhir kontra klub yang sama pada final Liga Champions, El Real selalu keluar sebagai pemenang. Madrid mampu membungkam Atletico Madrid, Juventus serta Stade de Reims masing-masing dua kali.

Pertandingan final yang dilangsungkan di NSC Olimpiyskiy Stadium tersebut juga menjadi pembuktian bagi bintang masing-maing tim, Cristiano Ronaldo dan Mohamed Salah. CR7 yang trengginas di Liga Champions akan ditantang bintang yang tengah naik daun.

Penggawa Liverpool merayakan keberhasilan pada 1981. (Standart)

Kendati demikian, Salah ogah setuju dengan anggapan tersebut. Menurutnya, Liverpool berhasil lolos ke final karena kerja sama tim yang apik.

"Itu bukanlah final antara Mohamed Salah dan Cristiano Ronaldo. Saya bermain di klub hebat dan kami memiliki pemain yang hebat. Jadi, kami lolos ke final karena kerja sama tim," ujar Salah seperti dilansir Guardian.

"Saya tidak melakukannya sendiri, ini adalah kerja kolektif. Ketika Liverpool mencetak gol, itu karena semua pemain tampil apik. Ketika semua mengakui hal itu, berarti kami harus bekerja lebih keras," imbuh sang pemain.

Kini, menarik untuk di tunggu apakah Liverpool mampu menggulangi sukses menggulung Real Madrid seperti final 1981. Ataukah Sergio Ramos yang akan mengangkat piala pada akhir pertandingan.

Liga Champions Final liga champions Real Madrid Liverpool

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Italia
Bawa Como Berjaya, Cesc Fabregas Disandingkan dengan Johan Cruyff
Presiden Como Mirwan Suwarso sebut Cesc Fabregas seperti Johan Cruyff usai bawa I Lariani menang telak di debut UCL.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 11 September 2026
Bawa Como Berjaya, Cesc Fabregas Disandingkan dengan Johan Cruyff
Liga Champions
Como Jadi Anomali pada Matchday 1 League Phase Liga Champions 2026/2027
Como langsung bikin geger Liga Champions! Menang telak 4-1 atas RB Leipzig, mereka menjadi satu-satunya debutan yang meraih tiga poin pada matchday 1.
Johan Kristiandi - Jumat, 11 September 2026
Como Jadi Anomali pada Matchday 1 League Phase Liga Champions 2026/2027
Liga Champions
Manchester United vs Sabah FK: Malam yang Sempurna untuk Setan Merah
Manchester United mengawali Liga Champions dengan kemenangan telak 4-0 atas Sabah FK. Benjamin Sesko girang, tetapi langsung mengingatkan soal Derby Manchester.
Johan Kristiandi - Jumat, 11 September 2026
Manchester United vs Sabah FK: Malam yang Sempurna untuk Setan Merah
Klasemen
Klasemen Liga Champions Terbaru: Manchester United dan Como Menyodok ke Papan Atas
Klasemen Liga Champions terbaru bikin penasaran! Man United dan Como masuk papan atas setelah pesta gol, PSG masih menjadi pemuncak
Johan Kristiandi - Jumat, 11 September 2026
Klasemen Liga Champions Terbaru: Manchester United dan Como Menyodok ke Papan Atas
Hasil akhir
Hasil Liga Champions: Manchester United, Como, dan Bayern Munchen Pesta Gol
Gila! Manchester United, Como, dan Bayern Munchen sama-sama meraih kemenangan telak di Liga Champions. Cek hasil lengkap dan skor pertandingan tadi malam.
Johan Kristiandi - Jumat, 11 September 2026
Hasil Liga Champions: Manchester United, Como, dan Bayern Munchen Pesta Gol
Jadwal
Cari Link Streaming Manchester United vs Sabah FK? Live Sebentar Lagi di Sini!
Cari Link Streaming Liga Champions 2026/2027 antara MU vs Sabah di Vidio? Ini informasinya.
Johan Kristiandi - Jumat, 11 September 2026
Cari Link Streaming Manchester United vs Sabah FK? Live Sebentar Lagi di Sini!
Spanyol
Cetak 8 Gol di 5 Laga, Raphinha Terus Mengukir Rekor Baru dengan Barcelona
Raphinha mencetak 8 gol dalam 5 laga awal musim 2026-2027 bersama Barcelona. Ia mengukir salah satu start terbaik dalam sejarah klub.
Arief Hadi - Kamis, 10 September 2026
Cetak 8 Gol di 5 Laga, Raphinha Terus Mengukir Rekor Baru dengan Barcelona
Spanyol
Cetak Gol Debut di Barcelona, Gabriel Jesus Sudah Samai Rekor Legenda Sepak Bola Brasil
Gabriel Jesus mencetak gol debut bersama Barcelona saat mengalahkan Feyenoord 5-1. Gol itu membuatnya menyamai rekor Rivaldo dengan 27 gol UCL.
Arief Hadi - Kamis, 10 September 2026
Cetak Gol Debut di Barcelona, Gabriel Jesus Sudah Samai Rekor Legenda Sepak Bola Brasil
Inggris
Hadapi Sabah FK, Aib bagi Manchester United jika Tidak Menang
Manchester United sangat diunggulkan saat menghadapi Sabah FK di Liga Champions. Simak statistik dan alasan Setan Merah wajib menang.
Arief Hadi - Kamis, 10 September 2026
Hadapi Sabah FK, Aib bagi Manchester United jika Tidak Menang
Liga Champions
Cara Arsenal Membongkar Pertahanan Gerendel Napoli-nya Allegri
Arsenal menang 1-0 atas Napoli. Simak cara Mikel Arteta membongkar pertahanan rapat Massimiliano Allegri lewat Odegaard dan serangan dari kanan.
Arief Hadi - Kamis, 10 September 2026
Cara Arsenal Membongkar Pertahanan Gerendel Napoli-nya Allegri
Bagikan