Exco Sebut Kriteria Sekjen Baru PSSI, Tidak seperti Ratu Tisha

Yunus Nusi memberikan gambaran untuk penunjukkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI yang baru.
Hadi FebriansyahHadi Febriansyah - Sabtu, 18 April 2020
Exco Sebut Kriteria Sekjen Baru PSSI, Tidak seperti Ratu Tisha
Ratu Tisha Destria. (BolaSkor.com/Muhammad Adiyaksa)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Yunus Nusi, memberikan gambaran untuk penunjukkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI yang baru. Yunus Nusi ingin Sekjen yang baru nanti tidak seperti Sekjen sebelumnya, Ratu Tisha Destria.

Kriteria yang diberikan Yunus Nusi tidak begitu berat untuk menjadi Sekjen PSSI. Menurutnya, hanya mengerti bergorganisasi dan memahami seluk beluk sepak bola Indonesia menjadi syarat utama untuk menduduki posisi Sekjen PSSI.

"Setidaknya paham dengan administrasi organisasi dulu, memiliki pengalaman di bidang organisasi, khususnya di persepakbolaan, dan selebihnya kan semua kan tinggal dipelajari," ujar Yunus Nusi.

Baca Juga:

Mundurnya Ratu Tisha Tak Pengaruhi Kinerja PSSI

Exco Bantah Isu Shin Tae-yong Mundur karena Ratu Tisha Sudah Tidak di PSSI

"Paling tidak memahami tentang keorganisasian karena Sekjen itu sebenarnya tidak seperti yang saat-saat ini yang seperti Ratu Tisha."

"Lebih fokus kepada, satu melaksanakan hasil-hasil kongres, yang kedua melaksanakan perintah arahan Ketum tentang hasil keputusan Exco, yang ketiga konsentrasi untuk di kesekretariatan, dia konsen di kesekretariatan suadh itu saja," tambahnya.

Yunus Nusi menambahkan, saat ini posisi Sekjen PSSI dianggap masyarakat sebagai corong dari PSSI, dari yang mengambil keputusan sampai dengan bicara ke publik. Padahal itu adalah tugas dari Ketum dan Waketum PSSI.

"Saya juga ingin Sekjen tidak melanglang buana pidato ke sana ke sini, ketemu Menteri, ketemu Presiden. Saya ingin dia konsen di internal, itu kan Sekjen, sama dengan KONI dengan cabang olahraga bulu tangkis, gulat," ujar Yunus.

Selain itu, pria yang juga menjabat sebagai ketua Asprov Kalimantan Timur itu juga ingin Sekjen PSSI nantinya tidak melangkahi Exco.

"Dia kan tidak bisa melangkahi Exco, kalau ada petinggi yang sakit kan ada Exco, karena Exco yang hanya bisa mengambil sebuah keputusan di PSSI, Sekjen melaksanakan hasil-hasil keputusan Exco," tutur Yunus.

"Itu sudah jelas diatur dalam statuta, tidak bisa Sekjen mengambil keputusan tersendiri tanpa ada konsultasi atau tanpa ada keputusan Exco, tidak bisa," pungkasnya.

Pssi Ratu Tisha Destria Yunus Nusi Exco pssi

Berita Terkait

Liga Indonesia
Erick Thohir Ungkap Alasan Oxford United Tak Diundang ke Piala Presiden 2026
Erick Thohir mengungkap alasan Oxford United tidak diundang ke Piala Presiden 2026. Persija Jakarta dan PSMS Medan dipilih, sementara Persib dan Persebaya menjadi tuan rumah.
Rizqi Ariandi - Senin, 06 Juli 2026
Erick Thohir Ungkap Alasan Oxford United Tak Diundang ke Piala Presiden 2026
Timnas
Piala AFF 2026 Makin Dekat, Dua Pemain Keturunan Segera Diambil Sumpah WNI
Timnas Indonesia menggelar TC di Bali jelang Piala AFF 2026. Mitchell Baker dan Luke Vickery segera diambil sumpah sebagai WNI untuk memperkuat skuad Garuda di Piala AFF dan FIFA ASEAN Cup.
Rizqi Ariandi - Senin, 06 Juli 2026
Piala AFF 2026 Makin Dekat, Dua Pemain Keturunan Segera Diambil Sumpah WNI
Timnas
6 Pemain Persija Dipanggil TC Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Ada Rizky Ridho hingga Mauro Zijlstra
Enam pemain Persija Jakarta mendapat panggilan TC Timnas Indonesia untuk persiapan Piala AFF 2026 di Bali. Simak daftar pemain, agenda pemusatan latihan, dan jadwal Timnas Indonesia di fase grup.
Rizqi Ariandi - Minggu, 05 Juli 2026
6 Pemain Persija Dipanggil TC Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Ada Rizky Ridho hingga Mauro Zijlstra
Timnas
Piala AFF Bukan Piala 'Ciki', Timnas Indonesia Berambisi Akhiri Dahaga Gelar
Ketua BTN Sumardji menegaskan Piala AFF bukan "piala ciki". PSSI menargetkan Timnas Indonesia meraih gelar juara AFF 2026 setelah enam kali menjadi runner-up.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Piala AFF Bukan Piala 'Ciki', Timnas Indonesia Berambisi Akhiri Dahaga Gelar
Timnas
Water Break PSSI Pers: BTN Optimistis Timnas Indonesia Raih Gelar ASEAN Hyundai Cup 2026
BTN membeberkan persiapan Timnas Indonesia menuju ASEAN Hyundai Cup 2026. John Herdman menargetkan Skuad Garuda meraih gelar AFF pertama sepanjang sejarah.
Rizqi Ariandi - Jumat, 03 Juli 2026
Water Break PSSI Pers: BTN Optimistis Timnas Indonesia Raih Gelar ASEAN Hyundai Cup 2026
Timnas
PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026
PSSI memprioritaskan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sebagai venue utama FIFA ASEAN Cup 2026. Erick Thohir juga mengungkap persiapan stadion pendukung sesuai standar FIFA.
Rizqi Ariandi - Kamis, 02 Juli 2026
PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026
Timnas
PSSI Gelar Kongres Biasa pada 3 Agustus 2026, Dilanjutkan Nonton Timnas Indonesia
PSSI akan menggelar Kongres Biasa pada 3 Agustus 2026 mendatang. Berbagai agenda, seperti evaluasi kinerja program dan laporan keuangan akan dilakukan.
BolaSkor - Kamis, 02 Juli 2026
PSSI Gelar Kongres Biasa pada 3 Agustus 2026, Dilanjutkan Nonton Timnas Indonesia
Timnas
Peluang Timnas Indonesia Re-match Lawan Argentina, Erick Thohir: Bosan, Bawa Tim Lain
Erick Thohir menilai peluang membawa kembali Argentina ke Jakarta kecil. Namun, PSSI akan mengupayakan tim besar lainnya datang pada Maret 2027.
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Peluang Timnas Indonesia Re-match Lawan Argentina, Erick Thohir: Bosan, Bawa Tim Lain
Timnas
Kapan Luke Vickery dan Mitchell Baker Disumpah WNI? Erick Thohir Buka Suara
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menjelaskan progres naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker.
Rizqi Ariandi - Minggu, 21 Juni 2026
Kapan Luke Vickery dan Mitchell Baker Disumpah WNI? Erick Thohir Buka Suara
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Erick Thohir Jagokan Argentina dan Prancis, Jepang Bisa Buat Kejutan
Ketum PSSI, Erick Thohir, membeberkan tim jagoannya di Piala Dunia 2026. Erick menjagokan Argentina dan Prancis.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 20 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Erick Thohir Jagokan Argentina dan Prancis, Jepang Bisa Buat Kejutan
Bagikan