Derby Manchester di Mata Rashford: Passion, Gol Salto Rooney, dan Perdebatan Keluarga

Derby Manchester bukan sekedar laga biasa untuk Marcus Rashford.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 11 November 2018
Derby Manchester di Mata Rashford: Passion, Gol Salto Rooney, dan Perdebatan Keluarga
Marcus Rashford di Derby Manchester 2016 (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com – Derby Manchester sudah di ‘depan mata’. Manchester City akan menjamu Manchester United di pekan 12 yang berlangsung Minggu (11/11) pukul 23.30 WIB. Dari sederet bintang dan pemain dari dua kesebelasan, barangkali hanya Marcus Rashford yang paling memaknai Derby Manchester.

Lahir di Wythenshawe, Manchester, 31 Oktober 1997, Rashford tumbuh berkembang untuk benar-benar memahami laga derby bukan sekedar pertandingan biasa. Euforia, pertaruhan gengsi dan harga diri, hingga luka yang ditanggung jika kalah di laga derby bisa berlarut-larut.

“Rivalitas selalu jadi hal besar di antara kedua tim, saya mengingatnya setelah muncul dari akademi muda United. Saya pikir saya memainkan derby pertama pada usia sembilan tahun dan merasakannya berbeda, spesial,” kenang Rashford, berbicara kepada laman resmi Man United.

“Ketika saya pertama bergabung dengan klub, kami punya pemain dari seluruh dunia bermain untuk United, ada grup berisikan 30-35 pemain, dan meskipun beberapa tidak dari Manchester, ketika mereka bermain di laga itu, ada perasaan yang berbeda. Ini suatu hal yang sudah sangat disiapkan pemain-pemain akademi.”

Dalam skuat terkini Man United, hanya ada lima pemain yang berasal dari akademi; Paul Pogba, Jesse Lingard, Rashford, Scott McTominay, dan Andreas Pereira. Mereka punya cara dan pemikiran berbeda tentang Derby Manchester.

Pun demikian Rashford. Derby baginya bukan hanya terjadi saat wasit meniup peluit tanda dimulainya pertandingan. Derby terjadi di jalanan Manchester dan juga ... di antara keluarganya.

“Saya hanya suka bermain di laga derby. Ada perbedaan berbeda di sekitar kota, dan cara teman-teman saya berbicara jelang laga selalu menjadikannya laga berbeda dari pertandingan lainnya,” imbuh Rashford.

“Keluarga saya juga sama. Ketika tiba hari derby, saudara saya sama sekali tidak ingin berbicara! Dia hanya fokus dengan pertandingan dan semuanya hanya fokus pada diri sendiri. Derby selalu jadi hari yang sangat besar dalam keluarga saya.”

“Selalu ada seperti kumpul-kumpul di rumah saya ketika saya kecil, termasuk satu fans City dalam keluarga saya – paman saya. Jadi, selalu kami semua melawannya! (seraya tertawa). Pergi ke laga derby mengartikan Anda mendapatkan pengalaman lengkap seharian penuh. Ketika Anda menyaksikan dari televisi, sangatlah berbeda ketika Anda menontonnya langsung,” tutur Rashford.

Gol Ikonik Wayne Rooney

Dari momen-momen bersejarah di Derby Manchester, gol dari Wayne Rooney yang tercipta tujuh tahun silam atau tepatnya 2011 di Old Trafford barangkali jadi gol terbaik sepanjang masa United.

Menerima umpan silang Nani dengan kecepatan bola yang tidak mudah untuk diantisipasi, Rooney membalikkan badan dan melakukan tendangan salto. Vincent Kompany, bek City, yang ditugaskan menjaganya tidak berkutik. Gol. Man United pun menang dengan skor 2-1. Rooney melakukan selebrasi gol layaknya raja Old Trafford (Eric Cantona barangkali tidak keberatan dengannya).

“Saya tidak akan pernah melupakan tendangan salto Wazza. Itu mungkin salah satu derby paling menghibur yang pernah saya saksikan. Bagi saya personal, mencetak gol kemenangan di sana (Etihad pada 2016) merupakan perasaan terbesar dalam karier saya. Jelas sekali, memenangi trofi selalu jadi target Anda, tapi saya katakan dari catatan personal perasaan itu terbesar yang pernah ada,” ujar Rashford.

Rashford punya peluang besar untuk bermain di Derby Manchester sebagai starter. Ia tidak tampil penuh sebelumnya melawan Juventus di Liga Champions, plus Romelu Lukaku baru sembuh dari cedera dan performanya sedang menurun.

Harapannya pun sama seperti seluruh fans Man United di laga nanti, yakni memenangi laga, seperti halnya musim lalu ketika mereka menang dramatis 3-2 di Etihad Stadium.

“Derby musim lalu di City sangat indah. Saya ada di bangku cadangan untuk laga itu dan sangat gatal untuk bermain. Kami sangat fokus untuk tidak kalah, menang hanya satu-satunya opsi bagi kami ketika kami bermain kembali di babak kedua,” imbuh Rashford.

“Perasaan ketika tertinggal dua gol sangatlah buruk dan kami kembali darnya sangat hebat. Kami menantikan derby nanti dan semoga saja, kami bisa pergi dari stadion dengan perasaan yang sama lagi,” pungkasnya.

Derby Manchester Manchester City Manchester United Premier League Marcus Rashford Breaking News Sosok
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Posts

16.205

Berita Terkait

Hasil akhir
Hasil Super League 2025/2026: Kalahkan Persijap Jepara, Dewa United Banten FC Tutup Putaran Pertama dengan Manis
Pada pertandingan lainnya, PSBS Biak sukses menaklukkan Bhayangkara Presisi Lampung FC 4-1.
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Januari 2026
Hasil Super League 2025/2026: Kalahkan Persijap Jepara, Dewa United Banten FC Tutup Putaran Pertama dengan Manis
Liga Indonesia
Real Madrid vs Barcelona Legends Akan Getarkan GBK, Sambut 500 Tahun Jakarta
Pertandingan El Clasico akan hadir di Jakarta, dalam tajuk “Clash of Legends Jakarta” di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 18 April 2026.
Tengku Sufiyanto - Senin, 12 Januari 2026
Real Madrid vs Barcelona Legends Akan Getarkan GBK, Sambut 500 Tahun Jakarta
Inggris
Menilik Rekam Jejak Michael Carrick sebagai Manajer Interim Manchester United: Pernah Menumbangkan Arsenal
Michael Carrick masuk radar manajer interim Manchester United. Menilik rekam jejaknya bersama Setan Merah, termasuk kemenangan atas Arsenal.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Januari 2026
Menilik Rekam Jejak Michael Carrick sebagai Manajer Interim Manchester United: Pernah Menumbangkan Arsenal
Liga Indonesia
Persija Melawan Serangan Rasisme terhadap Allano Lima Usai Laga Kontra Persib
Winger Persija, Allano Lima, mendapatkan serangan rasisme di media sosial. Persija tegas berdiri bersama Allano untuk melawan segala tindakan diskriminasi.
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Januari 2026
Persija Melawan Serangan Rasisme terhadap Allano Lima Usai Laga Kontra Persib
Inggris
Ketimbang Solskjaer, Carrick Terdepan Latih Manchester United
INEOS telah mewawancara dua legenda klub, Ole Gunnar Solskjaer dan Michael Carrick, soal kandidat pelatih baru Manchester United.
Arief Hadi - Senin, 12 Januari 2026
Ketimbang Solskjaer, Carrick Terdepan Latih Manchester United
Prediksi
Prediksi dan Statistik Juventus vs Cremonese: Bianconeri Harus seperti Mobil Ferrari
Prediksi dan statistik Juventus vs Cremonese di Serie A 2025/2026. Bianconeri diunggulkan menang, simak analisis lengkap dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Januari 2026
Prediksi dan Statistik Juventus vs Cremonese: Bianconeri Harus seperti Mobil Ferrari
Italia
Superkomputer Prediksi Hasil Juventus vs Cremonese: Peluang Menang Bianconeri Sangat Besar
Superkomputer Opta memprediksi hasil Juventus vs Cremonese di Serie A 2025/2026. Peluang menang Bianconeri sangat besar. Simak persentasenya!
Johan Kristiandi - Senin, 12 Januari 2026
Superkomputer Prediksi Hasil Juventus vs Cremonese: Peluang Menang Bianconeri Sangat Besar
Timnas
John Herdman Kurang Fit, Sesi Perkenalan Resmi Diundur ke 13 Januari
PSSI awalnya akan memperkenalkan secara resmi John Herdman kepada awak media di Jakarta pada Senin (12/1).
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Januari 2026
John Herdman Kurang Fit, Sesi Perkenalan Resmi Diundur ke 13 Januari
Liga Indonesia
Mauricio Souza Tanggapi Rumor Fajar Fathurrahman Gabung Persija Jakarta
Fajar Fathurrahman dikabarkan bakal bergabung ke Persija Jakarta setelah berpisah dengan Borneo FC Samarinda.
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Januari 2026
Mauricio Souza Tanggapi Rumor Fajar Fathurrahman Gabung Persija Jakarta
Liga Indonesia
Persija Kalah dari Persib Akibat Dua Kesalahan Individu
Pelatih Persija, Mauricio Souza, menilai kekalahan tim asuhannya dari Persib Bandung disebabkan oleh dua kesalahan individu.
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Januari 2026
Persija Kalah dari Persib Akibat Dua Kesalahan Individu
Bagikan