Dengan Mercedes, Siapa Saja Bisa Menangi F1
BolaSkor.com - Pembalap McLaren, Carlos Sainz, menilai siapa saja bisa memenangi F1 dengan mengendarai Mercedes. Namun, pada saat yang sama Sainz menilai Lewis Hamilton tetap pembalap hebat.
Beberapa waktu lalu, pembalap Red Bull, Max Verstappen, memprotes teknologi di F1. Verstappen menilai jalannya balapan tidak lagi kompetitif karena Mercedes terlalu maju.
Rupanya apa yang dikatakan oleh Verstappen itu diamini oleh Sainz. Menurutnya, minimal pembalap bisa meraih podium atau pole position dengan mengendarai Mercedes.
Baca Juga:
"Saya setuju dengan Verstappen, 90 persen pembalap bisa meraih kemenangan dengan Mercedes. Sementara itu, sisanya bisa mendapat pole position," ujar Sainz.
Meski demikian, Sainz tetap mengakui kemampuan Hamilton sebagai pembalap. Pembalap asal Spanyol itu menilai tidak banyak yang bisa mengalahkan Hamilton.
"Akan tetapi, apabila Anda menaruh setengah dari pembalap menghadapi Hamilton dengan Mercedes, mereka tidak akan bisa mengalahkannya," kata Sainz.
"Ketika Anda menyingkirkan Hamilton dari hitungan, semua pembalap bisa meraih kemenangan dengan Mercedes. Meski punya mobil terbaik, Hamilton juga pembalap hebat," imbuhnya.
Budi Prasetyo Harsono
5.618
Berita Terkait
Hasil Piala FA: Debut Liam Rosenior Berakhir Manis, Chelsea Menang Telak Kontra Charlton
Gustavo Almeida Berpotensi Main Lawan Persib, Mauricio Souza Tak Pusingkan Soal Masalah Ryo Matsumura
Hasil Malaysia Open 2026: Jojo dan Fajar/Fikri Terhenti di Semifinal
Bandung bjb Tandamata Usung Target Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan demi Jadi Penguasa Series Pontianak
Persib vs Persija, Marc Klok: Anggap Pertandingan Harga Diri dan Singgung Kepindahan Luis Figo
Persib vs Persija, Bojan Hodak Pertanyakan Selalu Menggunakan Wasit Asing di Bandung
Bojan Hodak Minta Skuad Persib Jaga Emosi Saat Hadapi Persija
Hasil Super League 2025/2026: Malut United Kalah, Persib vs Persija Jadi Penentu Juara Paruh Musim
Persib Tanpa Andrew Jung dan Saddil Ramdani, Pelatih Persija Cuek dan Sebut Itu Urusan Bojan Hodak
Hindari Awak Media, John Herdman Tiba di Indonesia