Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Dayot Upamecano, 'Fenomena Alam' di Jantung Pertahanan RB Leipzig

Di balik sukses lolos ke semifinal Liga Champions, mencuat satu sosok pemain yang cemerlang bersama Leipzig sepanjang musim ini. Sosok tersebut adalah Dayot Upamecano.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Jumat, 14 Agustus 2020
Dayot Upamecano, 'Fenomena Alam' di Jantung Pertahanan RB Leipzig
Dayot Upamecano (bundesliga.com)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - RB Leipzig melaju ke semifinal Liga Champions usai menang 2-1 atas Atletico Madrid, Jumat (14/08) dini hari WIB di Estadio Jose Alvalade. Leipzig menjadi tim pertama dari Jerman selain Bayern Munchen dan Borussia Dortmund yang mencapai semifinal setelah Schalke pada 2010.

Di balik sukses lolos ke semifinal Liga Champions, mencuat satu sosok pemain yang cemerlang bersama Leipzig sepanjang musim ini. Sosok tersebut adalah Dayot Upamecano. Pemain yang baru saja mengikatkan komitmen dengan Leipzig hingga 2023 tersebut merupakan benteng tanggung di lini pertahanan Leipzig. Bek berusia 21 tahun itu kembali tampil solid saat Leipzig menyingkirkan Atletico Madrid.

Timo Werner yang memiliki kecepatan tidak bisa melewatinya dan pemain besar macam Yussuf Poulsen tidak mampu menggoyahkannya. "Saya lumayan tinggi, punya fisik tangguh, dan lumayan kuat. Tapi saya tidak bisa membuatnya bergerak satu inci pun," ujar Poulsen.

Baca Juga:

RB Leipzig 2-1 Atletico Madrid: Cerita Indah Die Roten Bullen Berlanjut di Liga Champions

Dayot Upamecano, Raksasa Lini Belakang Leipzig yang Membuat Bayern Munchen Frustrasi

Julian Nagelsmann, Pelatih Esentrik dengan Metodologi Kepelatihan Modern

Itu adalah gambaran rutin yang terjadi saat sesi latihan Leipzig. Penyerang Leipzig Emil Forsberg mengungkap tidak ada seorang pun yang bisa melewati Upamecano dalam latihan. Tidak heran jika seiring jalannya waktu Dayot Upamecano menjadi sorotan dunia.

Dikisahkan, Timo Werner, yang saat ini bergabung dengan Chelsea, dalam latihan memiliki kebiasaan mendorong bola dan menantang pengawalnya beradu sprint. Pada akhirnya, dikutip dari majalah Kicker, Werner berpikir dua kali saat Upamecano yang mengawalnya.

"Ada apa, Timo? Apa kamu sedang sakit," ujar Ralph Hasenhuttl, pelatih Leipzig saat itu.

Belakangan Werner mengungkapkan bahwa Upamecano adalah lawan yang paling tidak nyaman. "Saya belum pernah melihat bek tengah yang lebih cepat darinya. Ditambah lagi dia punya fisik yang luar biasa kokoh," papar Werner.

Tidak hanya di sesi latihan, Upamecano juga membuat para penyerang di Bundesliga dan kompetisi Eropa merasakan apa yang dialami Werner, Poulsen, dan Forsberg. "Beast" atau Binatang buas, itulah sebutan yang sering dipakai menggambarkan bek timnas Prancis U-21. Eks pelatih Leipzig Ralf Rangnick menyebut Upamecano sebagai "fenomena alam".

Sepanjang musim 2019-20, Upamecano tampil brilian di jantung pertahanan Leipzig. Pemain kelahiran Evreux, Prancis, 27 Oktober 1998 itu mampu memenangkan lebih dari 60 persen duel satu lawan satu di Bundesliga. Dia juga mencatat 68 persen kemenangan saat duel udara.

Dalam laga melawan Atletico, Upamecano membuat Diego Costa tidak berkutik. Upamecano juga mencatat dribel dan tekel sukses mencapai 100 persen dalam laga tersebut. Plus 99 sentuhan, lima sapuan, dan akurasi umpan mencapai 92 persen. Tidak heran di akhir laga Upamecano dipilih sebagai man of the match.

"Sorotan sejauh ini adalah menyaksikan Dayot Upamecano yang luar biasa. Masa depan cerah ada di depan bek muda Prancis. Luar biasa dengan atau tanpa bola," eks kapten Inggris Gary Lineker menulis di akun Twitter-nya.

Upamecano telah berkali-kali menunjukkan bahwa dia mampu menghadapi tantangan apa pun. Mengenal sepak bola di lingkungan tertutup dan lapangan dengan permukaan keras di sekitar Evreux, Normandy, Upamecano acap dihadapkan dengan tantangan. Dia juga memiliki masalah gagap saat bicara. Sepak bola membantunya melewati tantangan tersebut.

Pemain nomor 5 Leipzig adalah juara Eropa U-17 bersama Prancis pada 2015 dan telah mendapatkan 15 caps untuk tim U-21. Dia bisa menjadi bagian dari pertahanan empat pemain atau tiga. Upamecano sudah menjadi pemain reguler Bundesliga sejak pindah dari juara Austria Red Bull Salzburg pada 2017.

Melihat performanya yang makin melejit, hanya masalah waktu sebelum Upamecano bergabung dengan teman masa kecilnya Ousmane Dembele di timnas senior.

Di bawah panduan Hasenhuttl, Upamecano telah belajar untuk menyalurkan agresi dan antusiasmenya, memilih kapan menggunakan keduanya secara efektif.

"Dia berkembang sangat baik bersama kami dan menjadi jauh lebih pintar," kata bek Jerman Klostermann kepada kicker. "Dia tidak pernah lepas dari lawan yang dikawalnya dan selalu membereskan segalanya."

Orang-orang yang mengenalnya menyebut Upamecano pribadi yang membumi di luar lapangan. Sat di Salzburg, suporter acap melihat dia bersepeda ke tempat latihan. Saat ini, mengunjungi kebun binatang Leipzig menjadi kegiatan yang paling disukainya untuk mengisi waktu.

Di atas lapangan, Upamecano bernyali besar, menakutkan, kokoh. Karakteristik yang membantu dia ketika meredam penyerang-penyerang tangguh macam Robert Lewandowski dari Bayern Munich dan Erling Haaland tombak Borussia Dortmund.

Makin meningkatnya performa Upamecano tidak terlepas dari keyakinannya terhadap permainan yang diterapkan Julian Nagelsmann. "Saya ingin mengambil langkah selanjutnya bersama Leipzig dan mencapai tujuan kami. Saya yakin dengan cara kami memainkan sepak bola."

Tidak sedikit yang menilai, semua ini hanyalah awal sebuah karier gemilang dari seorang bek muda bernama Dayot Upamecano, fenomena alam di jantung pertahanan Leipzig.

Dayot Upamecano Liga Champions RB Leipzig Breaking News

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Timnas
John Herdman Ungkap Permintaannya kepada Timnas Indonesia Jelang Duel Hidup-Mati Lawan Singapura
John Herdman meminta Timnas Indonesia tetap tenang dan fokus menghadapi Singapura pada laga penentu Grup A Piala AFF 2026. Pelatih asal Inggris itu juga mengungkap evaluasi kekalahan dari Vietnam dan optimistis Garuda mampu meraih kemenangan.
Rizqi Ariandi - Jumat, 07 Agustus 2026
John Herdman Ungkap Permintaannya kepada Timnas Indonesia Jelang Duel Hidup-Mati Lawan Singapura
Italia
Manchester United Buka Peluang Lepas Joshua Zirkzee ke Juventus
Masa depan Joshua Zirkzee di Manchester United kembali menjadi sorotan. Setan Merah dikabarkan mulai membuka peluang untuk bernegosiasi dengan Juventus.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
Manchester United Buka Peluang Lepas Joshua Zirkzee ke Juventus
Inggris
James Trafford Resmi Gabung Leeds United, Pecahkan Rekor Kiper Termahal Inggris
Leeds United resmi mengamankan tanda tangan James Trafford dari Manchester City.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
James Trafford Resmi Gabung Leeds United, Pecahkan Rekor Kiper Termahal Inggris
Inggris
Chelsea Selangkah Lagi Gaet Pengganti Marc Cucurella
Chelsea dikabarkan tinggal selangkah lagi meresmikan kedatangan Pep Chavarria dari Rayo Vallecano.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
Chelsea Selangkah Lagi Gaet Pengganti Marc Cucurella
Piala Dunia
UEFA Belum Cabut Ancaman Boikot Kompetisi FIFA, Abaikan Permintaan Maaf Infantino
UEFA menegaskan ancaman memboikot kompetisi-kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia, masih tetap terbuka.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
UEFA Belum Cabut Ancaman Boikot Kompetisi FIFA, Abaikan Permintaan Maaf Infantino
Spanyol
Vinicius Junior Sepakat Perpanjang Kontrak di Real Madrid, Arsenal Gigit Jari
Masa depan Vinicius Junior akhirnya menemui titik terang. Winger asal Brasil itu dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan Real Madrid untuk memperpanjang kontraknya.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
Vinicius Junior Sepakat Perpanjang Kontrak di Real Madrid, Arsenal Gigit Jari
Prancis
Salip Liverpool, PSG Resmi Datangkan Maghnes Akliouche dari Monaco
Paris Saint-Germain (PSG) resmi memperkuat lini tengah mereka dengan merekrut Maghnes Akliouche dari AS Monaco.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
Salip Liverpool, PSG Resmi Datangkan Maghnes Akliouche dari Monaco
Prediksi
Prediksi dan Statistik Juventus vs Inter Milan: Derby d'Italia Panaskan Perth, Adu Kuat Dua Raksasa Serie A
Simak prediksi Juventus melawan Inter Milan lengkap dengan statistik, kabar tim, susunan pemain, dan prediksi skor laga pramusim di Australia.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
Prediksi dan Statistik Juventus vs Inter Milan: Derby d'Italia Panaskan Perth, Adu Kuat Dua Raksasa Serie A
Timnas
Head to Head Singapura vs Timnas Indonesia: Siapa Lebih Unggul?
Simak rekor head to head Singapura vs Timnas Indonesia jelang laga penentuan Grup A Piala AFF 2026. Skuad Garuda unggul dalam rekor pertemuan.
Rizqi Ariandi - Kamis, 06 Agustus 2026
Head to Head Singapura vs Timnas Indonesia: Siapa Lebih Unggul?
Liga Indonesia
Persija Peringkat 3 Piala Presiden 2026, di Luar Ekspektasi STY
Shin Tae-yong mengaku tak menyangka Persija Jakarta mampu finis di peringkat ketiga Piala Presiden 2026. STY memuji perkembangan pemain muda seperti Arlyansyah Abdulmanan, Victor Dethan, dan Hafizh Rizkianur.
Rizqi Ariandi - Kamis, 06 Agustus 2026
Persija Peringkat 3 Piala Presiden 2026, di Luar Ekspektasi STY
Bagikan