BolaSkor.com - Lionel Messi kembali mengukir sejarah. Berkat assist yang dibuatnya saat Argentina menaklukkan Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Messi kini resmi menjadi pemain dengan jumlah assist terbanyak dalam sejarah Piala Dunia.
Menurut data Opta, assist Messi, yang punya julukan La Pulga, untuk gol Cristian Romero ke gawang Mesir menjadi assist kesembilan sepanjang tampil di Piala Dunia.
Baca Juga:
Lionel Messi dan Kutukan Penalti yang Belum Berakhir di Piala Dunia 2026
Catatan tersebut membuatnya berdiri sendirian di puncak daftar pembuat assist terbanyak sepanjang masa. Messi melampaui rekor legenda Argentina, Diego Maradona, yang mengoleksi delapan assist.
Messi berhasil mencatatkan setidaknya satu assist di setiap edisi Piala Dunia yang pernah diikuti, mulai dari 2006 hingga 2026.
Assist Messi di Piala Dunia

Lionel Messi (fifa.com)
Assist pertama Messi lahir saat Argentina membantai Serbia 6-0 pada fase grup Piala Dunia 2006 di Jerman.
Empat tahun kemudian, Messi menyumbang assist saat menghadapi Meksiko di babak 16 besar Piala Dunia 2010.
Pada Piala Dunia 2014, Messi kembali mencatatkan assist di fase gugur, tepatnya saat menghadapi Swiss.
Sementara pada edisi 2018 di Rusia, Messi membukukan dua assist ketika Argentina kalah 3-4 dari Prancis pada babak 16 besar.
Puncak kontribusi Messi sebagai kreator permainan terjadi di Piala Dunia 2022 dengan mengoleksi tiga assist.
Kini, di usia 39 tahun, Messi kembali menambah koleksi assist saat umpan silangnya berhasil diubah menjadi gol oleh Cristian Romero ke gawang Mesir.
Pembuat Assist Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
- 9 – Lionel Messi (Argentina)
- 8 – Diego Maradona (Argentina)
- 7 – Pierre Littbarski (Jerman), Grzegorz Lato (Polandia)
- 6 – Ivan Perisic (Croatia), David Beckham (Inggris), Pele (Brazil), Thomas Hassler (Jerman), Bastian Schweinsteiger (Jerman), Thomas Muller (Jerman), Uwe Seeler (Jerman)
- 5 – Michael Olise (Prancis), Antoine Griezmann (Prancis), Zico (Brasil), Gerd Muller (Jerman), Michael Ballack (Jerman), Juan Sebastian Veron (Argentina), Juan Cuadrado (Kolombia), Robert Gadocha (Polandia)