Chelsea dalam Penyelidikan Premier League Terkait Transfer Willian dan Samuel Eto'o
BolaSkor.com - Pengusaha kaya raya asal Rusia, Roman Abramovich, tidak lagi memiliki Chelsea setelah diakuisisi oleh Todd Boehly pada 2022. Eranya pun cukup dirindukan fans mengingat The Blues saat ini menjalani momen naik turun di era baru.
Abramovich 'terpaksa' menjual klub setelah Pemerintah Inggris memberikan sanksi terkait serangan Rusia ke Ukraina. Pria berusia 57 tahun menjadi pemilik Chelsea dari 2003 hingga 2022 (21 tahun), membentuk Chelsea sebagai salah satu tim besar di Inggris.
Sudah banyak pemain baru yang direkrut kala ia masih jadi pemilik klub, namun dua di antara rekrutan tersebut menjadi pemberitaan saat ini, yakni Willian dan Samuel Eto'o.
Dikabarkan oleh The Times, Premier League tengah menyelidiki Chelsea terkait transfer kedua pemain tersebut dengan dugaan adanya pembayaran 'rahasia' kepada pihak tertentu.
Baca Juga:
Brentford Ukir Rekor, Chelsea Punya Masalah di Laga Kandang
Hasil dan Klasemen Premier League: Chelsea Tumbang di Stamford Bridge, Arsenal Pesta Gol
Sir Bobby Charlton dan 10 Pahlawan Inggris di Piala Dunia 1966
Willian dan Eto'o direkrut pada 2013 dari klub Rusia, Anzhi Makhachkala. The Times disinyalir mengetahui apabila catatan finansial dari transfer keduanya melibatkan pembayaran 'rahasia' kepada pihak Rusia, terpisah dari biaya transfer.
Anzhi merekrut Willian dari Shakhtar Donetsk pada Januari 2013 sebesar 30 juta poundsterling, kemudian menjualnya ke Chelsea pada jumlah yang sama di tahun tersebut. Eto'o kemudian gabung Chellsea dengan status free transfer pasca kontraknya habis).
Disinyalir kedua pemain sama sekali tak mengetahui adanya pembayaran terpisah. Penyelidikan Premier League itu berlanjut setelah pada 2012 dan 2019 diyakini Chelsea membayar perusahaan luar negeri secara diam-diam.
Premier League menyelidiki kasus tersebut setelah adanya laporan dari Chelsea terkini di era Todd Boehly. Mereka melihat ada kejanggalan pada catatan finansial klub dan oleh karenanya melaporkannya kepada Premier League, FA, dan UEFA.
"Tuduhan ini sudah ada sebelum kepemilikan klub saat ini. Hal ini menyangkut entitas yang diduga dikendalikan oleh mantan pemilik klub dan tidak berhubungan dengan individu mana pun yang saat ini berada di klub," demikian pernyataan dari Chelsea.
"Grup kepemilikan Chelsea FC menyelesaikan pembelian klub pada 30 Mei 2022. Selama proses uji tuntas yang menyeluruh sebelum penyelesaian pembelian, grup kepemilikan menyadari potensi pelaporan keuangan yang tidak lengkap mengenai transaksi historis selama kepemilikan klub sebelumnya."
"Segera setelah selesainya pembelian, klub secara proaktif melaporkan sendiri masalah ini ke semua regulator sepak bola yang berlaku."
"Sesuai dengan prinsip inti grup kepemilikan klub, yaitu kepatuhan penuh dan transparansi, klub telah secara proaktif membantu regulator terkait dalam penyelidikan mereka dan akan terus melakukannya," demikian akhir pernyataan dari Chelsea.
Arief Hadi
16.183
Berita Terkait
Klasemen Terkini Premier League Usai Arsenal Gagal Tekuk Liverpool: Jarak Kini Jadi Enam Poin
Imbang Lawan Liverpool, Arsenal Layak Diapresiasi Tanpa Kekalahan Sejak Natal
Pertama dari 600 Pertandingan, Liverpool Tak Punya Satu Pun Peluang Tepat Sasaran di Laga Premier League
Memalukan, Sikap Gabriel Martinelli saat Mendorong Conor Bradley yang Cedera
Hasil Pertandingan: AC Milan Imbang, Arsenal Urung Menjauh dari Kejaran Manchester City
Jadwal Live Streaming Premier League Arsenal vs Liverpool, Kick-off Jumat (09/01) Pukul 03.00 WIB
3 Pekerjaan Penting yang Dihadapi Liam Rosenior di Chelsea
Liam Rosenior Minta Chelsea Tancap Gas di Sisa Musim
Hadapi Liverpool, Arsenal Harus Tampil Luar Biasa Sepanjang Laga
Darren Fletcher Ungkap Alasan Tinggalkan Sistem Tiga Bek Ruben Amorim