Chelsea 0-1 Leicester City: The Foxes Juara Piala FA

Leicester mengalahkan Chelsea 1-0 lewat gol semata wayang Youri Tielemans pada menit ke-63.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Minggu, 16 Mei 2021
Chelsea 0-1 Leicester City: The Foxes Juara Piala FA
Leicester City Juara Piala FA 2020-21 (twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Dalam penampilan final Piala FA pertama sejak 1969, Leicester City berhasil menjadi juara. Pada laga final di Stadion Wembley, Minggu (16/5) dini hari WIB, Leicester mengalahkan Chelsea 1-0 lewat gol semata wayang Youri Tielemans pada menit ke-63.

Thomas Tuchel melakukan lima pergantian dari skuad yang ditaklukkan Arsenal di Premier League tengah pekan kemarin. Kali ini Antonio Rudiger, N'Golo Kante, Marcos Alonso, Hakim Ziyech, dan Timo Werner dimainkan sebagai starter.

Baca Juga:

Perjalanan Chelsea Menuju Final Piala FA 2020-2021

Jadwal Siaran Langsung: Chelsea Vs Leicester Live Televisi Nasional

Chelsea Vs Leicester City: Superioritas The Blues di Piala FA

Sedangkan Leicester City cuma melakukan satu perubahan dari tim yang menang atas Manchester United. Untuk final Piala FA, manajer Leicester Brendan Rodgers menurunkan Jonny Evans dan mencadangkan Marc Albrighton.

Sejak laga dimulai, Chelsea langsung melancarkan serangan, terutama dari sisi kanan, meski belum mengancam pertahanan Leicester.

Laga berjalan 15 menit, Chelsea terlihat bermain lebih rapi dan banyak menekan pertahanan lawan. Sebaliknya Leicester mencoba merespons begitu berhasil merebut bola.

Leicester berhasil menciptakan peluang pada menit ke-20. Lewat skema tendangan bebas, Soyuncu berhasil memenangkan duel udara. Namun bola tandukannya masih di atas gawang Chelsea yang dikawal Kepa Arrizabalaga.

Selang dua menit kemudian, giliran Chelsea yang mencapatkan peluang. Tetapi bola sepakan Mason Mount bisa diblok pemain belakang Leicester dan hanya menghasilkan tendangan sudut.

Setengah jam laga berjalan, Leicester mulai lebih banyak menguasai bola dan mencoba memainkan tempo permainan. Namun dalam membangun serangan, Leicester masih belum berhasil mencapai mesin gol mereka, Jamie Vardy.

Leicester kembali mendapatkan peluang lewat skema bola mati pada menit ke-42. Namun serupa dengan sebelumnya, bola sundulan Soyuncu masih belum tepat sasaran.

Peluang buat Leicester kembali terbuang di pengujung babak pertama. Kali ini giliran bola sundulan Vardy yang melenceng dari target. Hingga jeda, kedua tim belum berhasil menciptakan gol.

Di awal babak kedua, Leicester tampil lebih tenang. Mereka mampu meredam setiap usaha serangan Chelsea. Sementara Leicester lambat laun mulai berbalik menekan dan menguasai bola lebih banyak.

Hingga satu jam laga berjalan kedua tim masih belum mampu menghadirkan ancaman berarti ke lini pertahanan lawan.

Usaha Leicester akhirnya berhasil pada menit ke-63. Dari luar kotak penalti, Youri Tielemans melepaskan tendangan keras. Bola sepakan gelandang asal Belgia itu melundur deras tanpa bisa dijangkau Kepa. Leicester unggul 1-0.

Tertinggal satu gol, Chelsea mencoba melakukan perbahan dengan menarik keluar Ziyech dan Marcos Alonso. Tuchel memasukkan Christian Pulisic dan Ben Chilwell pada menit 68. Keduanya kemudian disusul Kai Havertz dan Callum Hudson-Odoi yang masuk menggantikan Jorginho dan Cesar Azpilicueta. di menit 74.

Pada menit ke-76, Chelsea nyaris menyamakan kedudukan. Sayang bola sepakan Chilwell masih bisa ditepis secara gemilang oleh Kasper Schmeichel.

Setelah lima kali tampil di final Piala FA atau pertama sejak 1969, Leicester akhirnya menjadi juara. Di sepuluh menit trakhir, Chelsea mengurung area Leicester.

Schmeichel kembali menjadi penyelamat Leicester pada menit le-86. Sembari melompat dan meregangkan tubuhnya, Schmeichel mampu menepis bola deras sepakan Mason Mount.

Drama terjadi di pengujung laga. Chelsa berhasil membobol gawang Leicester, namun setelah berkonsultasi dengan VAR, wasit tidak mengesahkan gol Chelsea karena terlebih dulu terjadi offside.

Hingga laga usai, skor 1-0 untuk Leicester tidak berubah. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Leicester City menjadi juara Piala FA. Sementara Chelsea kembali harus rela melihat lawan mengangkat trofi setelah musim lalu mereka takluk di tangan Arsenal.


Susunan Pemain

CHELSEA (3-4-3): Kepa Arrizabalaga; Cesar Azpilicueta, Thiago Silva, Antonio Rudiger; Reece James, N'Golo Kante, Jorginho, Marcos Alonso (Chilwell 68); Hakim Ziyech (Pulisic 68), Timo Werner (Giroud 81), Mason Mount

LEICESTER CITY (3-4-1-2): Kasper Schmeichel; Wesley Fofana, Jonny Evans (Albrighton 33), Caglar Soyuncu; Timothy Castagne, Youri Tielemans, Wilfred Ndidi, Luke Thomas (Morgan 81); Ayoze Perez (Choudhury 81); Kelechi Iheanacho (Madison 67), Jamie Vardy

Piala FA Chelsea Leicester City Breaking News
Ditulis Oleh

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dengan spesialis sepak bola dunia. Pengalaman lebih dari sepuluh tahun di berbagai media di Indonesia. Saat ini menulis untuk BolaSkor.com.
Posts

11.021

Berita Terkait

Sosok
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Perjalanan penyerang Ali Al-Hamadi menuju panggung Piala Dunia bukanlah kisah yang biasa.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Piala Dunia
Spanyol Harus Waspadai Uruguay yang Bakal Tampil Mati-matian
Bek Spanyol Aymeric Laporte mengingatkan rekan-rekannya agar tidak menganggap remeh Uruguay saat kedua tim bertemu pada laga terakhir Grup H Piala Dunia 2026 di Guadalajara.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Spanyol Harus Waspadai Uruguay yang Bakal Tampil Mati-matian
Piala Dunia
Julian Nagelsmann Merasa Jerman 'Dihukum' Meski Jadi Juara Grup
Pelatih Jerman Julian Nagelsmann menilai timnya justru berada dalam posisi yang kurang menguntungkan meski sudah memastikan diri sebagai juara Grup E Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Julian Nagelsmann Merasa Jerman 'Dihukum' Meski Jadi Juara Grup
Piala Dunia
Park Ji-sung Kritik Permainan Korsel yang Tidak Jelas, Cemas Sejarah Piala Dunia 2014 Terulang
Park Ji-sung melontarkan kritik terhadap penampilan timnas Korea Selatan setelah kalah 0-1 dari Afrika Selatan pada laga terakhir Grup A Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Park Ji-sung Kritik Permainan Korsel yang Tidak Jelas, Cemas Sejarah Piala Dunia 2014 Terulang
Sosok
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Di balik kemenangan 3-0 Meksiko atas Republik Ceko pada laga terakhir Grup A di Stadion Azteca, Kamis (25/6), terselip sebuah momen spesial yang penuh emosi.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Piala Dunia
Carlo Ancelotti Bikin Vinicius Gacor di Piala Dunia 2026
Vinicius Junior kembali menunjukkan kelasnya saat membawa Brasil meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Skotlandia pada laga terakhir Grup C Piala Dunia 2026 di Miami Stadium.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Carlo Ancelotti Bikin Vinicius Gacor di Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Ismael Saibari Ukir Sejarah saat Antar Maroko Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Keberhasilan Maroko melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 tidak lepas dari penampilan gemilang Ismael Saibari.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Ismael Saibari Ukir Sejarah saat Antar Maroko Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi
Prediksi dan Statistik Jepang vs Swedia: Samurai Biru di Atas Angin
Berikut prediksi Jepang vs Swedia di Grup F Piala Dunia 2026, lengkap dengan kabar tim, statistik, head to head, dan perkiraan susunan pemain.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Jepang vs Swedia: Samurai Biru di Atas Angin
Prediksi
Prediksi dan Statistik Tunisia vs Belanda: Potensi Hujan Gol
Berikut prediksi Tunisia vs Belanda di Grup F Piala Dunia 2026, lengkap dengan kabar tim, statistik, head to head, dan perkiraan susunan pemain.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Tunisia vs Belanda: Potensi Hujan Gol
Prediksi
Prediksi Turki vs Amerika Serikat: Tuan Rumah Mengincar Sejarah
Prediksi Turki vs Amerika Serikat pada laga terakhir Grup D Piala Dunia 2026. Turki membidik poin pertama, Amerika Serikat mengincar sejarah baru.
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi Turki vs Amerika Serikat: Tuan Rumah Mengincar Sejarah
Bagikan