Charles Raphael Rasakan Pengalaman Berbeda dalam Derbi Jatim
BolaSkor.com - Derbi Jatim akan selalu diingat oleh Charles Raphael Almeida. Ia merasakan pengalaman berbeda saat timnya, Arema FC menantang Persebaya Surabaya pada pertandingan pekan ketiga belas Liga 1 2023/2024 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (23/9) lalu.
Pemain berusia 28 tahun ini sebenarnya tampil cukup taktis dalam menjaga benteng pertahanan Tim Singo Edan setelah ditempatkan sebagai bek tengah. Sayang, performa apik itu tak sejalan dengan hasil akhir, yang dimenangkan Persebaya dengan skor 3-1.
Perbedaan yang ia rasakan tentunya adalah besarnya tekanan dibanding 12 partai yang telah dimainkannya bersama Arema FC di Liga 1. Psywar suporter Persebaya terus menggema dari tribun dan mengarah langsung ke lapangan sepanjang 90 pertandingan.
Baca Juga:
Respons Marian Mihail soal Hasil Imbang Kontra Madura United di Laga Perpisahannya
Riko Simanjuntak Kesal dengan Wasit, Thomas Doll Sindir Bali United Lagi
"Saya tahu, ini permainan yang sulit. Kita tahu juga, (pertandingan) ini penuh dengan tekanan. Saya harus belajar untuk pertandingan ke depan lebih baik, setelah derbi ini," ucap Charles Raphael.
Sejatinya, partai derbi bukan hal asing lagi bagi Raphael. Di negaranya Brasil, psywar antar suporter bahkan antar tim, sudah seringkali dijumpai baik sebelum, selama sampai setelah pertandingan derbi kompetisi apapun.
Charles Raphael yang lahir Rio de Janeiro, merasakan sendiri bagaimana tingginya tensi dalam hampir setiap derbi yang melibatkan beberapa tim seperti Flamengo, Botafogo, Fluminense da Vasco Da Gama. Bahkan, ia juga merasakannya saat membela klub Macae, dalam kompetisi lokal Carioca selama 5 musim (2013-2017) lalu.
"Selalu ada semangat lebih ketika partai derbi, seperti pengalaman saya sebelumnya. Tapi derbi (jatim) bersama Arema FC kali ini memberi pengalaman berbeda. Secara fisik dan mental harus siap, dan pantang melakukan kesalahan sekecil apa pun," ungkap Raphael.
Kekalahan 1-3 dari Persebaya pun tak mengubah posisi Arema FC yang masih berada di zona degradasi tepatnya di urutan 16 dengan 10 poin. Selain itu, Arema FC juga tak pernah menang dalam 5 pertemuan kontra Persebaya (4 kali kalah dan 1 imbang). (Laporan Kontributor Bimaswara Dumugi)
Frengky Aruan
15.464
Berita Terkait
Bernardo Tavares Tak Akan Bajak Pemain PSM, Datangkan Dua Pemain Asing Anyar ke Persebaya
Tiba di Surabaya, Bernardo Tavares Bicara Satu Abad Persebaya Surabaya
Persebaya Surabaya Sempat Kaget Taktik Bertahan Madura United
Hasil Super League 2025/2026: Bali United Kalahkan Arema FC, Persita Menang di Kandang Persis Solo
Hasil Super League 2025/2026: Persebaya Menang Tipis dari Madura United, Borneo FC ke Puncak Klasemen
Unggul Statistik, Persebaya Tak Boleh Lengah Lawan Madura United
Hasil Super League 2025/2026: 10 Pemain Persita Sukses Bungkam Arema FC di Kanjuruhan
Hasil Super League 2025/2026: Persebaya Bungkam Persijap 4-0, Madura United Permalukan Semen Padang
Hasil Super League 2025/2026: Derbi Jawa Timur Arema FC vs Madura United Berakhir Imbang
Persebaya Surabaya Resmi Perkenalkan Bernardo Tavares sebagai Pelatih Baru