Cerita Pengalaman Pelatih Persija Tonton Final Piala Eropa Dini Hari
BolaSkor.com - Pelatih Persija Jakarta Angelo Alessio merasakan pengalaman menarik dengan kehidupan barunya di Indonesia. Salah satunya adalah menyaksikan final Piala Eropa 2020 pada dini hari WIB di Indonesia.
Alessio berpaspor Italia dan pernah jadi asisten pelatih Antonio Conte dari Siena, Juventus, timnas Italia, hingga Chelsea. Sudah sewajarnya Alessio menonton pertandingan yang melibatkan negara tanah kelahirannya.
Gli Azzurri menang 3-2 dari drama adu penalti kontra Inggris di final yang dihelat di Wembley, setelah di waktu normal imbang 1-1. Itu jadi titel Piala Eropa kedua Italia setelah terakhir meraihnya pada 1968.
Roberto Mancini jadi sosok jenius di balik kebangkitan Italia. Sejak mengambilalih timnas pada 2018 menggantikan Gian Piero Ventura, pelatih yang gagal membawa Italia lolos Piala Dunia 2018, Mancini membangkitkan Italia dan tak terkalahkan di 34 laga beruntun.
Baca Juga:
Penilik Statistik Top Skorer Klub di Piala Eropa 2020
Secangkir Kopi Sudah Cukup Menggambarkan Sosok Jenius Roberto Mancini
Jorginho dan 3 Oriundi Terbaik dalam Sejarah Sepak Bola Italia
"Ada pertumbuhan eksponensial dari grup ini sejak Mancini tiba, tim telah berkembang pesat dalam kesadaran akan kemampuan mereka," tutur Alessio di wawancara langsung dengan Simone Nasso di Jmania.
"Kemudian keterampilan dan kualitas pemain yang berbeda membuat perbedaan: Saya tidak ingin menyebutkan beberapa saja, karena saya percaya bahwa seluruh grup telah menunjukkan kekuatan dan kualitas mereka di turnamen ini, selalu untuk melayani tim."
"Dengan kerendahan hati tim nasional ini telah berkembang, dipimpin dengan cara yang patut dicontoh oleh Mancini, yang sejak awal telah menunjukkan jalan menuju kesuksesan, yang pada akhirnya telah tiba," tambah Alessio.
Pengalaman Angelo Alessio di Indonesia
Sebagai warga negara Italia Alessio tak melewatkan laga final Piala Eropa 2020, meski di Indonesia laga itu disiarkan dini hari WIB dari pukul 02.00 WIB. Usai Italia menjadi juara ucapan selamat pun datang membanjirinya.
"Seperti yang Anda tahu, saya di Jakarta, saya melihat pertandingan itu jam dua pagi, di tengah malam Indonesia," tambah Alessio.
"Di sini antara lain kami menjalani lockdown total. Saya bangga menjalani momen-momen indah ini, karena saat itu saya menerima begitu banyak pesan dari teman-teman, bahkan mereka yang berada di luar negeri, yang mengucapkan selamat atas kemenangan Italia di Eropa. Ini membuat saya bangga."
Alessio melihat kesatuan yang kuat dalam skuad terkini dan juga sedikit kesamaan dari tim Italia 2016, ketika dilatih oleh Antonio Conte.
"Ini adalah kesuksesan yang pantas, hanya sedikit yang pada awalnya mempercayainya. Namun, di sini, kekuatan kelompok ini telah mengajari kami bahwa terkadang kami melampaui hipotesis awal apapun, dan tim ini mampu, sedikit demi sedikit, untuk membangun jalur yang kemudian membawanya untuk memenangkan Piala Eropa," terang Alessio.
"Kesamaannya dengan 2016? Ya, di timnas Mancini saya sudah mengulas semangat tim itu. Tapi tidak hanya itu, juga banyak kerendahan hati dan rasa memiliki yang besar. Keinginan untuk menang dan meraih hasil juga sama," urai dia.
Arief Hadi
16.195
Berita Terkait
Hasil Serie A: Christopher Nkunku Cetak Gol Telat, AC Milan Imbang 1-1 di Fiorentina
Hasil Piala FA: Martinelli Hat-trick, Arsenal Hajar Portsmouth 4-1
Mauricio Souza Nilai Kartu Merah Bruno Tubarao Sudah Tepat, Tetapi Pertanyakan Ketegasan Wasit Terhadap Persib
Selebrasi Ice Cold Beckham Putra, Bojan Hodak: Untung Tidak Ada Fans Persija
Manchester United Pecat Ruben Amorim, Barcelona Ingin Permanenkan Marcus Rashford
Bawa Persib Tak Pernah Kalah dari Persija dan Juara Paruh Musim, Ini Kata Bojan Hodak
Link Streaming Inter Milan vs Napoli, Senin 12 Januari 2026
Lolos ke Putaran Keempat Piala FA, Manchester City Berambisi Sapu Bersih Gelar
Juventus Pertimbangkan Barter Pemain dengan AC Milan
Final Piala Super Spanyol: Xabi Alonso Siapkan Rencana untuk Redam Lamine Yamal