Cerita Menarik dan Unik di Balik Maskot-maskot Piala Eropa

Maskot Piala Eropa selalu memiliki cerita unik dan menarik di tiap edisinya.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 08 Juni 2021
Cerita Menarik dan Unik di Balik Maskot-maskot Piala Eropa
Trix dan Flix maskot Piala Eropa 2008 (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Maskot merupakan bagian penting dalam sepak bola. Setiap klub sepak bola, khususnya di Eropa, memiliki maskot yang senantiasa menghibur fans, pemain-pemain, serta pelatih sebelum dan sesudah pertandingan.

Di balik topeng maskot yang unik dan menarik ada sosok manusia yang bekerja di dalamnya. Semenjak Willie dikenalkan sebagai maskot Piala Dunia 1966, maskot-maskot selalu menghibur penonton di turnamen besar.

Penjualan merchandise juga banyak menggunakan gambar maskot dari syal, baju, stiker, hingga boneka. Tak ayal di setiap edisinya selalu ada cerita menarik di balik pemilihan maskot-maskot, baik itu di Piala Dunia atau Piala Eropa.

Baca Juga:

Prediksi Pemenang Piala Eropa 2020 Versi Komputer Super

5 Tim dengan Kedalaman Skuad Terbaik di Piala Eropa 2020

5 Kuda Hitam Paling Menjanjikan di Piala Eropa 2020

Dalam edisi kali ini BolaSkor.com akan mengenalkan cerita menarik dan unik dari maskot-maskot Piala Eropa dari 1980 hingga 2020. Berikut penjabaran lengkapnya:

1. Pinocchio - Piala Eropa 1980

Pinocchio atau Pinokio dalam bahasa Indonesia adalah karakter fiktif, boneka kayu yang hidup dan bermimpi jadi anak laki-laki. Ketika berbohong hidungnya memanjang. Ketenaran Pinokio menjadikannya maskot di Piala Eropa 1980 di Italia dengan hidungnya yang diberi warna bendera Italia.

2. Peno - Piala Eropa 1984

Ayam selalu jadi simbol Prancis dan simbol itu juga yang menjadi alasan terbentuknya Peno, maskot Piala Eropa 1984 yang berlangsung di Prancis. Peno merupakan slang dari penalti dan Peno nyatanya memberikan keberuntungan karena Prancis menjadi juara di depan fans mereka.

3. Berni - Piala Eropa 1988

Berni adalah kelinci yang bermain bola lengkap dengan jersey sebagai maskot Piala Eropa 1988 yang dimainkan di Jerman Barat. Berni dijadikan maskot setelah penamaan Kota Berne (yang pernah jadi markas UEFA dan tempat Jerman memenangi Piala Dunia 1954)

4. Rabbit - Piala Eropa 1992

Dari 1988 hingga 1992 kreativitas maskot Piala Eropa tidak terlalu imajinatif. Pada 1988 kelinci bernama Berni dan pada 1992 juga kelinci bernama Rabbit (yang juga punya arti kelinci). Bedanya hanya pada pemilihan warna karena Rabbit berbalut warna kuning-biru Swedia.

5. Goaliath - Piala Eropa 1996

Tidak lagi kelinci kali ini maskotnya adalah singa berbadan besar bernama Goaliath, lengkap dengan jersey Inggris. Singa memang menjadi simbol Inggris dan hal itu melatarbelakangi pemilihan singa bernama Goaliath di Piala Eropa.

6. Benelucky - Piala Eropa 2000

Belanda dan Belgia jadi tuan rumah Piala Eropa 2000. Tidak mudah mencari maskot dengan simbol yang mewakili keduanya hingga tercetuslah Benelucky: kombinasi bene dari bahasa Latin dan Inggris keberuntungan. Itu kombinasi singa dengan simbol 'Setan Merah' yang menjadi julukan Belgia.

7. Kinas - Piala Eropa 2004

Tidak lagi binatang di edisi maskot pada 2004. Kinas adalah anak laki-laki dengan kekuatan spesial dengan dibalut warna Portugal, tuan rumah Piala Eropa 2004. Portugal ke final tapi pada akhirnya kalah 0-1 dari Yunani.

8. Trix dan Flix - Piala Eropa 2008

Trix dan Flix, si kembar dari pegunungan Alpen yang mewakili warna dua tuan rumah: Austria dan Swiss. Penuh keceriaan, dapat berdansa, juggling bola serta memiliki musik resmi turnamen Piala Eropa 2008.

9. Slavek dan Slavko - Piala Eropa 2012

Seperti halnya Piala Eropa 2008, pada 2012 ada dua negara yang jadi tuan rumah: Polandia dan Ukraina dengan maskot bernama Slavek dan Slavko. Konsepnya tak jauh berbeda, si kembar dengan jersey warna negara masing-masing.

"Saya sangat menyukai rambut mereka - 40 tahun yang lalu saya memiliki rambut seperti itu," kata Grzegorz Lato, Presiden Asosiasi Sepak Bola Polandia (PZPN) kala itu.

10. Super Victor - Piala Eropa 2016

Super Victor jadi maskot Piala Eropa 2016 di Prancis. Dengan jersey warna Prancis, celana, sepatu, bola, serta jubah ala pahlawan, Super Victor menjadi maskot spesial yang tenar kala itu. Sayang, Prancis kalah 0-1 di final dari Portugal.

11. Skillzy - Piala Eropa 2020

Setelah melalui serangkaian proses seleksi karena banyaknya tuan rumah Piala Eropa 2020, Skillzy muncul sebagai pemenang. Dia adalah freestyler sepak bola yang pandai men-juggling bola dan melakukannya di tempat parkir.

Breaking News Piala eropa Piala Eropa 2020

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Tidak Ada yang Mustahil, Cape Verde Bertekad Perpanjang Mimpi di Piala Dunia
Di babak 32 besar Piala Dunia 2026, Cape Verde akan menghadapi juara bertahan Argentina pada laga yang akan dihelat di Miami, Sabtu (4/7).
Yusuf Abdillah - Sabtu, 27 Juni 2026
Tidak Ada yang Mustahil, Cape Verde Bertekad Perpanjang Mimpi di Piala Dunia
Piala Dunia
Mesir vs Iran Imbang, Peluang Korea Selatan ke Babak 32 Besar Makin Tipis
Hasil imbang 1-1 antara Mesir dan Iran pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6) pagi WIB, menjadi kabar yang kurang menggembirakan bagi Korea Selatan.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 27 Juni 2026
Mesir vs Iran Imbang, Peluang Korea Selatan ke Babak 32 Besar Makin Tipis
Piala Dunia
Bielsa Bertanggung Jawab atas Kegagalan Uruguay, Pasang Badan Lindungi Muslera
Marcelo Bielsa menegaskan dirinya bertanggung jawab atas kegagalan timnas Uruguay asuhannya melaju ke babak gugur Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 27 Juni 2026
Bielsa Bertanggung Jawab atas Kegagalan Uruguay, Pasang Badan Lindungi Muslera
Piala Dunia
Panama vs Inggris: Hanya Reece James yang Absen, Thomas Tuchel Senang Punya Banyak Opsi
Jelang laga melawan Panama, Inggris mendapat kabar baik dengan pulihnya Declan Rice dan Elliot Anderson.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 27 Juni 2026
Panama vs Inggris: Hanya Reece James yang Absen, Thomas Tuchel Senang Punya Banyak Opsi
Liga Indonesia
Persija Resmi Datangkan Pemain Keturunan Kanada Victor Dethan
Persija Jakarta memperkenalkan Victor Dethan sebagai rekrutan pertama mereka di era pelatih Shin Tae-yong. Siapa selanjutnya?
Rizqi Ariandi - Sabtu, 27 Juni 2026
Persija Resmi Datangkan Pemain Keturunan Kanada Victor Dethan
Piala Dunia
Kesalahan Norwegia saat Dihajar Prancis: 'Melupakan' Dembele
Ousmane Dembele menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Norwegia saat Prancis menutup fase grup Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan 4-1.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 27 Juni 2026
Kesalahan Norwegia saat Dihajar Prancis: 'Melupakan' Dembele
Piala Dunia
Cedera Pino dan Williams Jadi Kabar Buruk di Balik Kelolosan Spanyol
Timnas Spanyol kehilangan dua pemain sayap penting, Yeremy Pino dan Nico Williams, yang mengalami masalah cedera.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 27 Juni 2026
Cedera Pino dan Williams Jadi Kabar Buruk di Balik Kelolosan Spanyol
Piala Dunia
Pelatih Norwegia Bela Keputusannya Turunkan 'Tim B' saat Digulung Prancis
Pelatih Timnas Norwegia, Stale Solbakken, membela keputusannya mengistirahatkan sebagian besar pemain inti, termasuk Erling Haaland, saat menghadapi Prancis.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 27 Juni 2026
Pelatih Norwegia Bela Keputusannya Turunkan 'Tim B' saat Digulung Prancis
Prediksi
Prediksi dan Statistik Aljazair vs Austria: Duel Krusial Tim Kuda Hitam
Berikut prediksi Aljazair vs Austria di Grup J Piala Dunia 2026 lengkap dengan kabar tim, statistik, head to head, susunan pemain, dan prediksi skor.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 27 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Aljazair vs Austria: Duel Krusial Tim Kuda Hitam
Prediksi
Prediksi dan Statistik Yordania vs Argentina: Jaga Ritme dan Momentum
Berikut prediksi Yordania vs Argentina di Grup J Piala Dunia 2026 lengkap dengan kabar tim, statistik, head to head, susunan pemain, dan prediksi skor.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 27 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Yordania vs Argentina: Jaga Ritme dan Momentum
Bagikan