Captain Tsubasa, Kisah Fantasi Idola Para Legenda

lagu Captain Tsubasa yang menjadi satu di antara kartun paling laris di Indonesia, bahkan dunia. Captain Tsubasa tidak hanya sekadar lakon biasa
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Selasa, 09 Juni 2020
Captain Tsubasa, Kisah Fantasi Idola Para Legenda
Captain Tsubasa (El Pais Cali)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Berlari di tengah lapangan rumput yang hijau. Bola di kakinya, bergulir dengan lincah. Lari, lari, lari (lari lari lari). Tendang dan berlari. Dengan tendangan halilintar dia cetak gol. Saat itu dialah pahlawan kita.

Demikianlah penggalan lirik lagu Captain Tsubasa yang menjadi satu di antara kartun paling laris di Indonesia, bahkan dunia. Captain Tsubasa tidak hanya sekadar lakon biasa, namun juga inspirasi bagi para legenda sepak bola dunia.

Captain Tsubasa mengembol dari gagasan kartunis asal Jepang, Yoichi Takahashi. Ide Takahashi menggarap komik tentang sepak bola terbilang gila karena pada periode akhir 1970-an, olahraga yang mendominasi di Jepang adalah sumo dan bisbol.

Satu di antara sempena hati Takahashi dalam membuat Captain Tsubasa adalah Piala Dunia 1978 di Argentina. Takahashi mengawang jauh ihwal mimpi Jepang berlaga di Piala Dunia.

Takahashi pun mulai menuangkan idenya dengan menciptakan karakter utama bernama Tsubasa Oozora. Untuk lebih mengikat pembaca, Takahashi membuat Tsubasa sangat erat dengan sepak bola, satu di antara jargon yang terkenal: bola adalah teman. Bahkan, pada usia satu tahun, Tsubasa dikisahkan selamat setelah ditabrak bus karena memeluk bola.

Baca juga:

Menerka Bursa Transfer Inter Milan: Memperkental Cita Rasa Italia

5 Mantan Pemain Leeds United yang Menjadi Bintang Premier League

5 Pemain yang Berpotensi Menyelamatkan AS Roma dari Kebangkrutan

Captain Tsubasa

Captain Tsubasa pertama kali muncul pada majalah mingguan, Shonen Jump. Hingga saat ini, tidak kurang dari 15 serial manga, enam seri anime, empat film panjang, 14 game multikonsol, dan berbagai macam mainan memorabilia mengenai Tsubasa sudah terbit. Itu membuktikan sang kapten masa depan selalu berada di hati penggemarnya.

Takahashi pun tidak lupa pada mimpinya melihat tim nasional Jepang berlaga di Piala Dunia. Tak heran, pada satu di antara edisi awal Captain Tsubasa, sang tokoh utama melafazkan: "Suatu hari, aku akan mewujudkannya!".

Captain Tsubasa bak candu yang terus merongrong. Tertinggal satu episode mambuat hati terasa kosong.

Meskipun hanya cerita fiksi, namun Captain Tsubasa diyakini memberikan pengaruh besar pada perkembangan sepak bola Jepang. Anak-anak di Jepang punya tujuan yang senada yakni berlaga di Piala Dunia.

"Kemunculan Captain Tsubasa membuat geger sepak bola di Jepang dan mempercepat perkembangan olahraga," terang Takahashi pada wawancara dengan Nippon pada 2011.

Captain Tsubasa

Meski Captain Tsubasa semakin digandrungi, namun Takahashi tidak besar kepala. Ia menilai, Captain Tsubasa tidak punya garis lurus dengan melesatnya prestasi Jepang di sepak bola. Takahasi tidak silau kendati Captain Tsubasa dianggap sebagai satu di antara alasan Jepang lolos ke Piala Dunia untuk pertama kali pada 1998.

"Saya pikir, itu bukan karena pengaruh Captain Tsubasa. Itu terjadi karena daya tarik sepak bola itu sendiri yang telah menyebabkan penerimaan luas yang dinikmati dunia olahraga hari ini," ulas sang kreator.

"Namun, saya bersyukur orang-orang mengatakan demikian. Jujur, itu menyenangkan untuk berpikir saya mungkin memberikan dorongan pada sepak bola Jepang sampai tingkat tertentu."

Terlepas dari jawaban diplomatis Takahashi, satu fakta yang tak bisa ditepis adalah Captain Tsubasa banyak menginspirasi banyak pemain dunia. Satu di antaranya adalah pemain yang dianggap sebagai bakat terbesar dalam sejarah sepak bola Jepang, Hidetoshi Nakata.

"Di Jepang, sekitar 20 atau 30 tahun yang lalu, saya tidak punya pahlawan, tim impian," kenang mantan pemain AS Roma itu dalam wawancara dengan FIFA.

"Namun, ada kartun bernama Captain Tsubasa. Ketika melihatnya, saya sangat menyukai sepak bola. Saya sedang berpikir tentang bermain bisbol atau sepak bola, saya akan memilih sepak bola."

Timnas Jepang Breaking News Captain Tsubasa

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Internasional
Cristiano Ronaldo Sekadar Mesin Pengeruk Uang bagi Federasi Sepak Bola Portugal
Cristiano Ronaldo berselisih dengan Jorge Jesus setelah tak dimainkan melawan Norwegia. Benarkah FPF khawatir kehilangan pemasukan sponsor dan penjualan tiket jika Ronaldo pergi?
Johan Kristiandi - Jumat, 09 Oktober 2026
Cristiano Ronaldo Sekadar Mesin Pengeruk Uang bagi Federasi Sepak Bola Portugal
Inggris
Soal Kasus Manchester City, Jose Mourinho: Putusan Akhir Keluar Ketika Saya Berumur 80 Tahun
Jose Mourinho menyindir lamanya proses hukum Manchester City. Ia bahkan bergurau putusan akhir kasus Man City baru keluar saat dirinya berusia 80 tahun!
Johan Kristiandi - Jumat, 09 Oktober 2026
Soal Kasus Manchester City, Jose Mourinho: Putusan Akhir Keluar Ketika Saya Berumur 80 Tahun
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Port FC vs Persib Bandung: Misi Berat Pangeran Biru di Thailand
Prediksi skor Port FC vs Persib, ASEAN Club Championship, lengkap dengan informasi waktu kick off dan link streaming gratis.
Rizqi Ariandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Port FC vs Persib Bandung: Misi Berat Pangeran Biru di Thailand
Liga Indonesia
Kapan Marselino Ferdinan Main untuk Persija? Ini Bocoran Shin Tae-yong
Marselino Ferdinan diperkirakan mulai bergabung dengan Persija Jakarta pada akhir November atau awal Desember 2026 setelah menjalani pemulihan cedera lutut di Spanyol.
Rizqi Ariandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Kapan Marselino Ferdinan Main untuk Persija? Ini Bocoran Shin Tae-yong
Berita
LIMA Unifest Perluas Ekosistem Mahasiswa, Siapkan Ekspansi ke Sejumlah Kampus hingga Akhir 2026
LIMA Unifest memperluas kegiatan mahasiswa lewat olahraga, edukasi, dan hiburan. Sejumlah kampus masuk agenda ekspansi hingga akhir 2026.
Rizqi Ariandi - Kamis, 08 Oktober 2026
LIMA Unifest Perluas Ekosistem Mahasiswa, Siapkan Ekspansi ke Sejumlah Kampus hingga Akhir 2026
Liga Indonesia
Port FC vs Persib Bandung Nonton di Mana? Berikut Link Streaming Gratisnya!
Port FC vs Persib Bandung, ASEAN Club Championship 2026/2027, di Stadion Thammasat, Kamis (8/10), pukul 19.00 WIB, Live Youtube.
Rizqi Ariandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Port FC vs Persib Bandung Nonton di Mana? Berikut Link Streaming Gratisnya!
Liga Indonesia
Satu Pemain Persija Diragukan Tampil Lawan PSIM
Persija Jakarta diragukan tampil dengan kekuatan penuh saat menghadapi PSIM Yogyakarta. Fajar Fathurrahman cedera, tetapi Dony Tri dan Kwon Chang-hoon siap kembali.
Rizqi Ariandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Satu Pemain Persija Diragukan Tampil Lawan PSIM
Italia
Ruben Amorim Siapkan Transfer Kejutan untuk AC Milan, Targetnya Striker Manchester United
Ruben Amorim dikabarkan ingin membawa Joshua Zirkzee ke AC Milan. Rossoneri disebut menyiapkan opsi peminjaman striker Manchester United.
Johan Kristiandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Ruben Amorim Siapkan Transfer Kejutan untuk AC Milan, Targetnya Striker Manchester United
Liga Indonesia
Segrup dengan PSBS Biak dan Kendal Tornado FC di League Cup, Persebaya Ogah Besar Kepala
Persebaya tergabung di Grup G League Cup 2026/2027 bersama PSBS Biak dan Kendal Tornado FC. Bernardo Tavares minta Green Force tak anggap remeh lawan.
Johan Kristiandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Segrup dengan PSBS Biak dan Kendal Tornado FC di League Cup, Persebaya Ogah Besar Kepala
Indonesia
Head to Head Port FC vs Persib: Kemenangan Masih Sebatas Mimpi untuk Maung Bandung
Head to head Port FC vs Persib menunjukkan Maung Bandung belum pernah menang. Simak rekor 3 pertemuan jelang laga ASEAN Club Championship 2026/2027.
Johan Kristiandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Head to Head Port FC vs Persib: Kemenangan Masih Sebatas Mimpi untuk Maung Bandung
Bagikan