BolaSkor.com - Manchester United tak bermain selama dua pekan karena Premier League baru berlangsung kembali pada 21 Februari, tetapi mereka tetap ramai dibahas baru ini.
Keramaian itu terjadi setelah pemilik Man United yang memiliki INEOS, Sir Jim Ratcliffe, berbicara soal imigran di Inggris.
"Anda tidak bisa memiliki ekonomi dengan sembilan juta orang yang menerima tunjangan dan jumlah imigran yang masuk sangat besar," kata Ratcliffe baru-baru ini.
"Maksud saya, Inggris telah dijajah. Biayanya terlalu mahal. Inggris telah dijajah oleh imigran, sungguh, bukan?"
Baca Juga:
5 Masalah yang Harus Diselesaikan Michael Carrick di Manchester United Saat Ini
Akhiri Rumor Latih Manchester United, Thomas Tuchel Teken Kontrak Baru dengan Timnas Inggris
Masih Ada Peluang bagi Marcus Rashford Kembali ke Manchester United
View this post on Instagram
Ratcliffe tak berbicara pada kapasitas pemilik Man United, tetapi ucapannya itu memberikan dampak besar, mengingat banyak staf yang bekerja di klub juga imigran.
"Kelompok pemain, staf, dan komunitas pendukung global kami yang beragam mencerminkan sejarah dan warisan Manchester; sebuah kota yang dapat disebut rumah oleh siapa pun," demikian pernyataan dari klub.
"Manchester United mencerminkan persatuan dan ketahanan semua komunitas yang sangat kami banggakan untuk wakili."
"Kami akan terus mewakili rakyat kami, kota kami, dan penggemar kami dengan tujuan dan kebanggaan."