Blue Lock dan Sederet Penyerang yang Menjadi Pembeda di Liga Champions 2023-2024

Ketajaman penyerang dapat jadi pembeda pertandingan.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 07 Maret 2024
Blue Lock dan Sederet Penyerang yang Menjadi Pembeda di Liga Champions 2023-2024
Anime Blue Block (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Anime dengan judul "Blue Lock" menegaskan akan pentingnya peran penyerang dalam semua tim. Bahkan, konsep yang ditawarkan "Blue Lock" radikal dengan menghadirkan satu tim yang seluruhnya berposisi sebagai penyerang.

"Saat Anda senang pada kesuksesan yang relatif biasa saja, penyerang sesungguhnya membuka jalan untuk kemenangan atau kehilangan segalanya. Setiap harinya agar tetap dapat bertahan," ucap Jinpachi Ego, salah satu karakter di Blue Lock.

Korelasi antara Blue Lock pun terealisasi ke dunia nyata dalam konteks penyerang. Pada Liga Champions 2023-2024, terutamanya di fase gugur, pemain pada posisi penyerang membuktikan bahwa mereka jadi pembeda untuk timnya.

Baca juga:

Liga Champions 2024-2025 Resmi Terapkan Format Baru

Hasil Liga Champions: Real Madrid dan Manchester City Segel Tempat di Delapan Besar

Detail Tawaran Real Madrid untuk Rayu Kylian Mbappe: Gajinya Bukan yang Terbaik

BolaSkor.com telah merangkum sederet penyerang yang memiliki kualitas tersebut di Liga Champions musim ini. Berikut penjabaran lengkapnya:

1. Kylian Mbappe (Paris Saint-Germain)

Definisi penyerang yang tajam dan 'kejam' ada pada diri Kylian Mbappe. Striker berusia 25 tahun bak mengerahkan segalanya di musim terakhirnya membela Paris Saint-Germain (PSG), sebab kabarnya Mbappe tak memperpanjan kontraknya dan memilih pergi ke Real Madrid di akhir musim.

Luis Enrique mulai mengurangi ketergantungan PSG kepada Mbappe dengan mencadangkannya, tetapi pemain dengan kualitas sepertinya terlalu sayang untuk tidak dimainkan.

Terbukti, Mbappe mencetak dua gol ketika PSG menang 2-1 di markas Real Sociedad, Anoeta, dan membawa klub ke perempat final Liga Champions.

Mbappe sudah mencetak enam gol dari delapan laga Liga Champions musim ini, total sudah melesakkan 34 gol di seluruh kompetisi dari 34 laga. Mbappe jelas jadi pembeda untuk PSG.

2. Harry Kane (Bayern Munchen)

Banderol 95 juta euro yang dikeluarkan Bayern Munchen untuk merekrut Harry Kane terbukti tepat. Kapten timnas Inggris membawa pengalamannya ke Bayern, menjadi ujung tombak andalan di lini depan.

Kane dapat membuka ruang untuk rekan setim dan terpenting, oportunis dalam mencetak gol. Sampai saat ini Kane sudah mencetak 33 gol dari 33 laga di seluruh kompetisi, juga memberikan delapan assists.

Teranyar, dua golnya ke gawang Lazio mengantarkan Bayern ke perempat final dengan agregat go 3-1.

3. Erling Haaland (Manchester City)

52 gol. Itulah torehan gol Erling Haaland pada musim debutnya bersama Manchester City yang berujung treble winners. Haaland selalu jadi ancaman untuk pertahanan lawan, meski di beberapa laga ia tak berkutik.

Namun pada situasi tersebut, Haaland hanya butuh satu momen untuk mencetak gol dan mengubah jalannya pertandingan. Haaland jadi target man ideal untuk Man City dan juga dapat membuka ruang untuk rekan setim.

Striker berusia 23 tahun sudah mendulang 28 gol dari 31 laga sejauh ini, lima di antaranya hadir di Liga Champions.

4. Luuk de Jong (PSV Eindhoven)

Fakta Luuk de Jong sebagai top skorer sementara Liga Champions musim ini sudah menunjukkannya. Pada usia 33 tahun eks striker Barcelona menemukan performa terbaiknya kembali dengan PSV Eindhoven.

Dengan postur tubuh tinggi, De Jong unggul bola udara dan dapat menjadi target man untuk membuka ruang bagi rekan setimnya. Peran De Jong sangat vital untuk PSV.

5. Antoine Griezmann (Atletico Madrid)

Sudah mencetak lima gol di Liga Champions musim ini dan kembali ke Atletico Madrid jadi pilihan terbaik. Antoine Griezmann, pada usia 32 tahun, semakin matang dalam permainannya dan punya peran besar untuk Atletico.

Pemain timnas Prancis bukan penyerang tengah murni dan akan lebih baik ditandemkan di depan, tetapi Griezmann punya kualitas yang dapat menjadi momok untuk pertahanan lawan.

6. Lautaro Martinez (Inter Milan)

Kapten Inter Milan sudah mencetak 26 gol dari 35 laga di seluruh kompetisi musim ini. Seperti pemain lain, Lautaro Martinez juga acapkali melalui momen kala ia tidak mencetak gol atau tampil buruk.

Kendati demikian, Martinez memiliki kualitas untuk jadi pembeda pertandingan dengan nalurinya mencetak gol dan membaca ruang di pertahanan lawan. Jangan lupa, ia ada dalam skuad juara Piala Dunia timnas Argentina.

7. Robert Lewandowski (Barcelona)

Striker berusia 35 tahun tak menjalani musim terbaiknya saat ini dengan Barcelona, namun Robert Lewandowski masih mendulang 18 gol dari 36 laga di seluruh kompetisi - dua gol dicetak di Liga Champions dari enam laga.

Kendati demikian, Lewandowski memiliki kualitas yang dapat jadi pembeda untuk timnya khususnya dengan betapa oportunisnya ia mencetak gol.

Liga Champions Trivia Sepak Bola Erling Haaland Kylian Mbappe Harry Kane

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Champions
Siap Hadapi Barcelona, Penyerang Haus Gol Galatasaray Pulih dari Cedera
Victor Osimhen pulih dari cedera dan kembali berlatih jelang Galatasaray vs Barcelona di Liga Champions. Galatasaray bertekad bangkit.
Arief Hadi - Jumat, 09 Oktober 2026
Siap Hadapi Barcelona, Penyerang Haus Gol Galatasaray Pulih dari Cedera
Inggris
Angkat Bicara Terkait Skandal Keuangan, Ini Pesan Enzo Maresca untuk Skuad Manchester City
Man City diguncang putusan skandal keuangan senilai lebih dari £830 juta. Enzo Maresca meminta pemain tetap fokus dan didukung Erling Haaland.
Arief Hadi - Kamis, 08 Oktober 2026
Angkat Bicara Terkait Skandal Keuangan, Ini Pesan Enzo Maresca untuk Skuad Manchester City
Inggris
Luka Kekalahan di Final Liga Champions Masih Membekas di Hati Mikel Arteta
Mikel Arteta mengakui luka kekalahan Arsenal dari PSG di final Liga Champions masih membekas. Ia menjadikan rasa sakit itu sebagai motivasi.
Arief Hadi - Kamis, 08 Oktober 2026
Luka Kekalahan di Final Liga Champions Masih Membekas di Hati Mikel Arteta
Italia
Inter Milan Bermimpi Menangi Liga Champions Musim Ini
Inter Milan tetap membidik trofi Liga Champions meski kalah 1-2 dari Real Madrid. Piotr Zielinski yakin Nerazzurri mampu bersaing hingga juara.
Arief Hadi - Kamis, 08 Oktober 2026
Inter Milan Bermimpi Menangi Liga Champions Musim Ini
Liga Champions
Di Bawah Bayang-bayang Skandal Keuangan, Pep Guardiola Hadir pada laga Manchester City vs PSG
Pep Guardiola kembali ke Etihad untuk menyaksikan Man City vs PSG. Ia hadir setelah klub dinyatakan bersalah dalam kasus pelanggaran aturan finansial.
Arief Hadi - Kamis, 08 Oktober 2026
Di Bawah Bayang-bayang Skandal Keuangan, Pep Guardiola Hadir pada laga Manchester City vs PSG
Inggris
Ukir Rekor Lagi, Harry Kane Disebut Pemain Terbaik Sepanjang Masa Inggris
Harry Kane menyamai rekor Peter Shilton dengan 125 caps Inggris dan mencetak dua gol. Jude Bellingham menyebutnya pemain Inggris terbaik sepanjang masa.
Arief Hadi - Rabu, 07 Oktober 2026
Ukir Rekor Lagi, Harry Kane Disebut Pemain Terbaik Sepanjang Masa Inggris
Sosok
Analisis: Mengapa Prancis Harus Membangun Kekuatan Lini Tengah di Sekitar Bintang Como, Lucas da Cunha
Lucas da Cunha tampil impresif meski melakukan kesalahan kontra Italia. Simak alasan Prancis perlu membangun lini tengah di sekitar bintang Como itu.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Analisis: Mengapa Prancis Harus Membangun Kekuatan Lini Tengah di Sekitar Bintang Como, Lucas da Cunha
Inggris
Sah, Harry Kane Pecahkan Rekor Berusia 78 Tahun
Harry Kane mencetak dua gol saat Inggris menang 7-0 atas Kroasia dan memecahkan rekor gol tandang Inggris yang bertahan sejak 1948.
Arief Hadi - Minggu, 04 Oktober 2026
Sah, Harry Kane Pecahkan Rekor Berusia 78 Tahun
Hasil akhir
Hasil UEFA Nations League: Inggris Pesta Tujuh Gol di Markas Kroasia
Inggris pesta tujuh gol saat membantai Kroasia 7-0 di UEFA Nations League. Harry Kane dan Bukayo Saka mencetak brace untuk The Three Lions.
Arief Hadi - Minggu, 04 Oktober 2026
Hasil UEFA Nations League: Inggris Pesta Tujuh Gol di Markas Kroasia
Ragam
3 Pemain Thailand yang Layak Diwaspadai Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Chanathip Songkrasin, Teerasak Poeiphimai, dan Kakana Khamyok menjadi tiga pemain Thailand yang layak diwaspadai Indonesia di final ASEAN Cup 2026.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
3 Pemain Thailand yang Layak Diwaspadai Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Bagikan