Berjuang 15 Tahun Melawan Kanker, Legenda Liverpool dan Inggris Meninggal Dunia

Berita duka menyelimuti sepak bola Eropa ketika Ray Clemence meninggal dunia karena kanker.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 16 November 2020
Berjuang 15 Tahun Melawan Kanker, Legenda Liverpool dan Inggris Meninggal Dunia
Ray Clemence (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Sepak bola Inggris berduka. Legenda Liverpool, Tottenham Hotspur, dan Inggris Ray Clemence meninggal dunia setelah bertarung melawan kanker selama 15 tahun. Clemence meninggal dunia pada usia 72 tahun.

Clemence menghiasi dunia sepak bola dengan kesuksesan dan warisan besar sebagai pemain pada posisi kiper dari medio 1965 hingga 1988 dengan hanya membela tiga klub: Scunthorpe United, Liverpool, dan Tottenham.

"Dengan kesedihan besar, kami menulis untuk memberi tahu Anda bahwa Ray Clemence meninggal dengan damai hari ini, dikelilingi oleh keluarga tercintanya," tutur pernyataan dari keluarga Clemence dikutip dari Sky Sports.

"Setelah berjuang begitu keras (melawan kanker), untuk waktu yang lama, dia sekarang damai dan tidak lagi kesakitan."

"Keluarga ingin mengucapkan banyak terima kasih atas semua cinta dan dukungan yang dia terima selama ini. Dia sangat dicintai oleh kami semua dan dia tidak akan pernah dilupakan."

Baca Juga:

3 Solusi Sementara Krisis Lini Belakang Liverpool Tanpa Rekrut Bek Baru

Andrew Robertson Perparah Krisis Lini Pertahanan Liverpool

Masih Kepala Batu Tak Mau Beli Bek Baru, Liverpool?

Ray Clemence di staf kepelatihan Inggris

Clemence adalah salah satu dari 29 pemain yang bermain lebih dari 1.000 penampilan dalam kariernya. Kesuksesan besar diraihnya dengan Liverpool dan di antaranya memenangi tiga Liga Champions, lima titel liga, dua Liga Europa, satu Piala Super Eropa, Piala FA, dan Piala Liga.

Kiper dengan 61 caps bersama timnas Inggris juga pernah menjadi pelatih Tottenham dan Barnet sebelum berada di staf kepelatihan Inggris. Clemence juga menjadi Kepala Pengembangan Pemain Muda FA pada usia U-16 hingga U-20.

"Kami sangat sedih mengetahui bahwa mantan penjaga gawang Three Lions dan pelatih Ray Clemence telah meninggal dunia pada usia 72 tahun. Semua duka kami bersama keluarga Ray, teman dan mantan klub saat ini," tutur pernyataan dari FA.

Mantan pelatih timnas Inggris Fabio Capello juga mengenal dengan baik sosok Ray Clemence yang humoris dan dihargai oleh semua orang.

Ray Clemence dengan Liverpool

"Ray adalah orang yang luar biasa dan teman yang baik. Dia adalah anggota yang sangat penting dari staf pelatih Inggris, disukai dan dihormati oleh semua orang," imbuh Capello.

"Ketika saya pertama kali tiba di Inggris, saya ingat Ray sebagai penjaga gawang yang brilian bersama Liverpool, Tottenham, dan tim nasional. Dia juga pelatih kiper yang sangat baik. Seorang pria yang memiliki selera humor yang tinggi."

"Kami sering bermain golf bersama Sir Trevor Brooking yang selalu saya nikmati. Saya sangat menghargai pengetahuan dan dukungan setianya selama saya menjadi manajer Inggris. Saya ingin menyampaikan belasungkawa yang terdalam kepada semua keluarga Ray."

"Kami sangat sedih dengan meninggalnya salah satu kiper terhebat yang pernah ada, Ray Clemence. Semua orang di Liverpool Football Club memikirkan keluarga Ray dan banyak teman," imbuh pernyatan dari Liverpool.

Legenda Liverpool Kenny Dalglish yang pernah bermain dengan Clemence menggambarkannya sebagai legenda sesungguhnya. "Clem mantan rekan setim yang fantastis dan senang berada dengannya," tambah Dalglish.

Rest in peace, Ray Clemence.

Ray Clemence Breaking News Liverpool Inggris Timnas Inggris
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Posts

17.352

Berita Terkait

Prediksi
Prediksi dan Statistik Bosnia dan Herzegovina vs Qatar: Menang Jadi Harga Mati
Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026 jadi laga hidup-mati! Simak statistik lengkap, head to head, kondisi tim, hingga prediksi skor terbaru yang menentukan nasib kedua tim di Grup B.
Johan Kristiandi - Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Bosnia dan Herzegovina vs Qatar: Menang Jadi Harga Mati
Prediksi
Prediksi dan Statistik Swiss vs Kanada: Berebut Status Juara Grup B
Swiss akan menghadapi Kanada di laga terakhir Grup B Piala Dunia 2026 yang diprediksi berlangsung sengit. Kedua tim sama-sama berpeluang lolos sebagai juara grup. Simak prediksi, statistik, dan kondisi terbaru kedua tim di sini.
Johan Kristiandi - Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Swiss vs Kanada: Berebut Status Juara Grup B
Italia
Marco Palestra Hempaskan Inter Milan demi Chelsea, Pilih Gaji Tinggi daripada Tampil di Liga Champions
Chelsea dikabarkan berhasil mengalahkan Inter Milan dalam perburuan bek muda Atalanta, Marco Palestra. Tawaran The Blues disebut lebih tinggi hingga membuat transfer ini berubah arah secara mengejutkan di bursa transfer Eropa.
Johan Kristiandi - Rabu, 24 Juni 2026
Marco Palestra Hempaskan Inter Milan demi Chelsea, Pilih Gaji Tinggi daripada Tampil di Liga Champions
Piala Dunia
Rating Pemain Inggris vs Ghana: Penampilan Gemilang Declan Rice Gagal Berbuah Kemenangan
Declan Rice tampil impresif dengan rating tertinggi saat Inggris ditahan imbang Ghana di Piala Dunia 2026. Meski dominan dan menciptakan banyak peluang, The Three Lions gagal mencetak gol. Simak rating lengkap pemain di sini.
Johan Kristiandi - Rabu, 24 Juni 2026
Rating Pemain Inggris vs Ghana: Penampilan Gemilang Declan Rice Gagal Berbuah Kemenangan
Klasemen
Klasemen Terkini Grup K dan Grup L Piala Dunia 2026: Portugal di Puncak, Inggris Rawan Tergelincir
Cek klasemen terkini Grup K dan Grup L Piala Dunia 2026! Portugal kokoh di puncak usai menang besar atas Uzbekistan, sementara Inggris harus puas ditahan Ghana dan kini berada dalam tekanan di Grup L.
Johan Kristiandi - Rabu, 24 Juni 2026
Klasemen Terkini Grup K dan Grup L Piala Dunia 2026: Portugal di Puncak, Inggris Rawan Tergelincir
Piala Dunia
Rating Pemain Portugal vs Uzbekistan: Cristiano Ronaldo Membungkam Kritik dengan Nilai Tertinggi
Cristiano Ronaldo tampil luar biasa saat Portugal menghancurkan Uzbekistan 5-0 di Piala Dunia 2026. CR7 mencetak dua gol dan meraih rating tertinggi. Simak rating lengkap seluruh pemain Portugal dan Uzbekistan di sini.
Johan Kristiandi - Rabu, 24 Juni 2026
Rating Pemain Portugal vs Uzbekistan: Cristiano Ronaldo Membungkam Kritik dengan Nilai Tertinggi
Piala Dunia
Cristiano Ronaldo Buka Suara soal Peluang Menghadapi Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Cristiano Ronaldo akhirnya berbicara tentang peluang menghadapi Lionel Messi di Piala Dunia 2026. Setelah mencetak dua gol untuk Portugal, CR7 juga menjawab kritik dan mengungkap pandangannya soal duel impian melawan sang rival abadi.
Johan Kristiandi - Rabu, 24 Juni 2026
Cristiano Ronaldo Buka Suara soal Peluang Menghadapi Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo Pimpin Pesta Gol Portugal, Inggris Gagal Menang
Cristiano Ronaldo mencetak dua gol saat Portugal membantai Uzbekistan 5-0 di Piala Dunia 2026. Sementara itu, Inggris gagal meraih kemenangan setelah ditahan Ghana. Simak hasil lengkap, klasemen, dan jalannya pertandingan di sini.
Johan Kristiandi - Rabu, 24 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo Pimpin Pesta Gol Portugal, Inggris Gagal Menang
Piala Dunia
Cristiano Ronaldo Ukir Sejarah, Jadi Pemain Pertama Cetak Gol di 6 Piala Dunia Berbeda
Cristiano Ronaldo pecah telur di Piala Dunia 2026 saat Portugal menghadapi Uzbekistan. Gol itu menghadirkan berbagai rekor di Piala Dunia.
Rizqi Ariandi - Rabu, 24 Juni 2026
Cristiano Ronaldo Ukir Sejarah, Jadi Pemain Pertama Cetak Gol di 6 Piala Dunia Berbeda
Piala Dunia
Mengenal Michel Nkuka Mboladinga, Fans Republik Demokratik Kongo yang 'Mematung' Sepanjang Laga
Michel Nkuka Mboladinga mencuri perhatian di Piala Dunia 2026 usai berdiri mematung sepanjang laga demi mendukung Republik Demokratik Kongo.
Arief Hadi - Selasa, 23 Juni 2026
Mengenal Michel Nkuka Mboladinga, Fans Republik Demokratik Kongo yang 'Mematung' Sepanjang Laga
Bagikan