3 Solusi Sementara Krisis Lini Belakang Liverpool Tanpa Rekrut Bek Baru

Liverpool memiliki sejumlah opsi untuk digunakan Jurgen Klopp guna mengatasi krisis di lini belakang.
Arief HadiArief Hadi - Sabtu, 14 November 2020
3 Solusi Sementara Krisis Lini Belakang Liverpool Tanpa Rekrut Bek Baru
Jurgen Klopp (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Juara bertahan Premier League Liverpool dihadapkan dengan tantangan besar untuk mempertahankan titel musim ini. Musim 2020-2021 baru memasuki fase awal The Reds sudah dirundung badai cedera.

Thiago Alcantara, Fabinho, Virgil van Dijk, Joe Gomez, Trent Alexander-Arnold, hingga kabarnya Alisson dan Roberto Firmino juga dalam kondisi cedera. Cedera paling parah menerjang lini belakang Liverpool.

Badai cedera di lini belakang tinggal menyisakan Joel Matip sebagai bek tengah senior dengan dua bek muda dari akademi, Rhys Williams dan Nathaniel Phillips. Bahkan Fabinho yang ditempatkan sebagai bek tengah darurat juga cedera.

Baca Juga:

Sebelum Positif Corona, Mohamed Salah Sempat Kondangan

Kenny Dalglish Tidak Khawatir dengan Badai Cedera di Pertahanan Liverpool

Masih Kepala Batu Tak Mau Beli Bek Baru, Liverpool?

Musim masih panjang dan ada kekhawatiran dari fans Liverpool harus belanja pemain pada Januari 2021. Pasalnya Liverpool tak bisa memainkan jadwal padat dan musim panjang tanpa adanya sosok bek tengah berpengalaman.

Kendati demikian seperti halnya yang diutarakan Kenny Dalglish, legenda Liverpool, fans hanya harus memercayai Jurgen Klopp. Tanpa harus merekrut bek anyar plus menanti kepulihan pemain-pemain tim, Klopp punya sejumlah opsi yang dapat dimainkan.

Selain mengandalkan dua bek tengah Williams dan Phillips, Liverpool bisa memaksimalkan opsi lain dari pemain yang tersedia. Siapa saja yang dapat jadi bek darurat Liverpool?

1. Jordan Henderson

Jordan Henderson

Solusi paling realistis. Jika dibutuhkan sang kapten siap mengemban tanggung jawab mengawal lini belakang Liverpool. Jordan Henderson pernah bermain sebagai bek tengah kala Liverpool menang 2-1 kontra Monterrey di Piala Dunia Antar Klub 2019.

Henderson juga menuturkan sendiri kesiapannya menjadi seperti Javier Mascherano di Barcelona - gelandang bertahan yang menjadi bek tengah.

"Saya memiliki pemain fantastis di sekitar saya dan mereka membantu saya. Ketika Anda memiliki kualitas itu di sekitar Anda, itu membuatnya sedikit lebih mudah. Itu berbeda dengan apapun yang pernah saya lakukan," tutur Hendo.

"Saya pernah bermain sebagai bek sayap tetapi saya belum pernah bermain di sana sebelumnya. Saya hanya mencoba melakukan yang terbaik untuk tim dan untungnya kami mendapatkan kemenangan pada akhirnya."

"Tentu saja, jika manajer membutuhkan saya untuk pergi ke sana lagi, saya akan melakukannya. Itu akan membantu tim."

2. Georginio Wijnaldum atau James Milner

James Milner

Sudah menjadi hal yang lumrah dalam sepak bola modern pemain bisa ditempatkan di banyak posisi. Klopp juga tidak khawatir dengan badai cedera bek karena ia yakin pemain lain bisa jadi solusi darurat di pertahanan.

"Dan kami masih, jelas, (memiliki) pilihan lain (untuk jadi bek tengah) seperti Hendo atau Gini atau James (Milner) - atau Robbo juga bisa bermain sebagai bek tengah," tutur Klopp. "Mereka semua tidak lebih kecil dari Mascherano, misalnya, dan dia bermain cukup baik di posisi itu."

Wijnaldum bisa menempati posisi bek tengah. Pun demikian Milner yang lebih 'berpengalaman' karena bisa ditempatkan jadi bek kiri atau kanan dari posisi gelandang sayap hingga gelandang tengah.

3. Andrew Robertson

Andy Robertson

Mengubah full-back jadi bek tengah bukan hal yang baru lagi di sepak bola modern, terutamanya dalam taktik tiga bek. Banyak bek kiri atau kanan yang ditempatkan sebagai bek tengah dalam formasi tiga bek.

Andrew Robertson yang berposisi sebagai bek kiri juga bisa bermain sebagai bek tengah darurat seperti halnya David Alaba di Bayern Munchen. Terlebih pergeseran posisi Robertson bisa membuka kans Kostas Tsimikas bermain lebih banyak lagi pada posisi bek kiri Liverpool.

Breaking News Liverpool Trivia Sepak Bola

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita
Becks Apparel Dukung Tim Futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026
Becks Apparel mendukung tim futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026 melalui penyediaan jersey. Sekolah menurunkan dua tim untuk mengasah kemampuan dan regenerasi pemain.
Rizqi Ariandi - Jumat, 16 Oktober 2026
Becks Apparel Dukung Tim Futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026
Liga Indonesia
The Jakmania Tegaskan Wacana Pengurangan Poin Persija Harus Berdasarkan Regulasi
Meta Description: The Jakmania menilai insiden penyerangan bus Persib U-18 belum bisa menjadi dasar pengurangan poin Persija. Aditya menegaskan sanksi harus mengacu pada regulasi yang berlaku.
Rizqi Ariandi - Jumat, 16 Oktober 2026
 The Jakmania Tegaskan Wacana Pengurangan Poin Persija Harus Berdasarkan Regulasi
Liga Indonesia
The Jakmania Siapkan Sanksi Tegas untuk Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18
The Jakmania berkomitmen mengawal kasus penyerangan bus Persib U-18 di Batang. Anggota yang terbukti terlibat terancam pencabutan KTA.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
The Jakmania Siapkan Sanksi Tegas untuk Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18
Liga Indonesia
Karhutla Meluas, Bonek Kampanyekan Misi Mulia: One Man One Mask!
Karhutla mengancam kualitas udara di Indonesia. Bonek mengajak suporter Persebaya, BCS, dan Slemania berdonasi masker lewat One Man One Mask.
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Karhutla Meluas, Bonek Kampanyekan Misi Mulia: One Man One Mask!
Liga Indonesia
Komdis PSSI Respons Tuntutan Pengurangan Poin Persija, Singgung Batas Kewenangan
Ketua Komdis PSSI merespons tuntutan pengurangan poin Persija Jakarta dan larangan tur tandang The Jakmania setelah insiden penyerangan di perjalanan.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Komdis PSSI Respons Tuntutan Pengurangan Poin Persija, Singgung Batas Kewenangan
Jadwal
Link Streaming dan Cara Menonton Atalanta vs Pafos, Live di Sini!
Link streaming Atalanta vs Pafos di UEFA Conference League 2026/2027, Jumat (16/10) pukul 02.00 WIB. Cek cara menonton live, prediksi susunan pemain, dan peluang Atalanta meraih tiga poin!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Link Streaming dan Cara Menonton Atalanta vs Pafos, Live di Sini!
Liga Indonesia
IWL 2026/27 Gandeng TVRI dan RANS, Sepak Bola Putri Bidik Jangkauan Lebih Luas
Indonesia Women’s League 2026/27 menggandeng TVRI dan RANS Entertainment untuk memperluas jangkauan siaran dan meningkatkan eksposur sepak bola putri Indonesia.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
IWL 2026/27 Gandeng TVRI dan RANS, Sepak Bola Putri Bidik Jangkauan Lebih Luas
Indonesia
Risiko Tim Jago, Mariano Peralta Sudah Tahu Persib Menghadapi Banyak Pertandingan
Mariano Peralta buka suara soal jadwal padat Persib Bandung di ACL Two 2026/2027. Tak mau mengeluh, striker asal Argentina itu siap bermain setiap tiga hari dan mengisi berbagai posisi di lini serang!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Risiko Tim Jago, Mariano Peralta Sudah Tahu Persib Menghadapi Banyak Pertandingan
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Atalanta vs Pafos: Memburu Tiga Poin Pertama
Prediksi Atalanta vs Pafos di UEFA Conference League 2026/2027, Jumat (16/10) pukul 02.00 WIB. Simak prediksi skor, susunan pemain, head to head, dan link streaming pertandingan!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Atalanta vs Pafos: Memburu Tiga Poin Pertama
Jadwal
Link Streaming dan Cara Menonton Benfica vs Celtic, Live di Sini!
Link streaming Benfica vs Celtic di Liga Europa 2026/2027, Jumat (16/10) pukul 02.00 WIB. Simak cara menonton, prediksi susunan pemain, head to head, dan peluang Benfica melanjutkan tren positif!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Link Streaming dan Cara Menonton Benfica vs Celtic, Live di Sini!
Bagikan