Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Baru Melatih Genoa, Thiago Motta Sudah Pikirkan Konsep Taktik 2-7-2

Thiago Motta dan taktik 2-7-2 yang berpotensi diterapkan di Genoa.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 23 Oktober 2019
Baru Melatih Genoa, Thiago Motta Sudah Pikirkan Konsep Taktik 2-7-2
Thiago Motta (@GenoaCFC)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pelatih anyar Genoa, Thiago Motta, sudah memikirkan evolusi taktik unik 2-7-2 untuk diterapkan di I Rossoblu. Motta, 37 tahun, pernah menerapkannya di tim PSG (Paris Saint-Germain) U-19 selama melatih di sana semusim (2018-19).

Motta, mantan pemain Barcelona, Genoa, dan Inter Milan, ditunjuk melatih Genoa yang saat ini ada di urutan 19 klasemen dengan raihan lima poin. Lelaki berdarah Brasil berpaspor Italia itu menggantikan Aurelio Andreazzoli.

Ketika ditanya adakah kemungkinan Genoa bermain dengan taktik 2-7-2, Motta hanya menjawab pertanyaan itu dengan diplomatis. Dia ingin melihat terlebih dahulu kemampuan Genoa sebelum - berpotensi - memainkan 2-7-2, formasi tanpa kiper.

Baca Juga:

Revolusi Sepak Bola ala Thiago Motta: Kenalkan Formasi 2-7-2

Gantung Sepatu, Thiago Motta Emosional Akhiri Perjalanannya dengan PSG

Thiago Motta

"Siapa pun dapat melihatnya (taktik 2-7-2) kapan pun mereka inginkan. Saya hanya coba melihat sisi penting jauh dari angka-angka," ucap Motta, sebagaimana dilansir dari Football-Italia.

"Saya memimpikan begitu banyak hal, tapi kali ini bukan waktunya bermimpi. Kami harus bekerja setiap harinya," lanjutnya.

Motta, yang bermain untuk Genoa pada musim 2008-09, senang dapat kembali ke Genoa dan berharap bisa membangkitkan performa tim hingga secepat mungkin menjauh dari zona degradasi.

"Perasaan ini sangat bagus, bagi saya kembali ke sini merupakan kesempatan hebat dan sebuah kehormatan," tambah Motta.

"Situasinya sulit, tapi melalui kerja keras saya yakin kami bisa keluar dari periode negatif. Untuk jersey ini, kami harus memberikan segalanya setiap hari. Pada 2008 Genoa mengubah situasi saya. Sekarang saya benar-benar ingin melatih skuat dan mengubah peruntungan."

"Kami punya skuat yang menarik, baik dari segi kualitas dan kuantitas. Laga berikutnya melawan Brescia akan sulit bagi kedua tim. Mereka punya individu yang bagus, tapi kami bermain kandang dan kami ingin memainkan permainan sendiri," urai Motta.

Breaking News Genoa Thiago motta

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan