BolaSkor.com - Mantan bek Manchester United, Rio Ferdinand, menilai penundaan penjualan tim oleh keluarga Glazer bisa berdampak buruk. Ia mempertanyakan keputusan keluarga Glazer yang tidak juga melepas The Red Devils.
Manchester United telah menghabiskan banyak uang pada jendela transfer kali ini untuk membeli pemain. Andre Onana, Mason Mount, dan Rasmus Hojlund adalah tiga penggawa anyar yang bergabung.
Namun, di balik aktivitas di bursa transfer, ada hal lain yang bisa membuat Manchester United tidak berkembang. Apalagi, penampilan Man United pada awal musim ini juga masih meragukan.
Baca Juga:
Manchester United 3-2 Nottingham Forest: Comeback Dramatis The Red Devils
Prediksi Premier League 2023-2024: Tantangan Manchester City, Perebutan Empat Besar Memanas
Rio Ferdinand menilai, kemajuan Manchester United jadi terhambat karena hingga sejauh ini masalah pemilik baru masih abu-abu. Ia menganggap keluarga Glazer plintat-plintut.
"Sudah hampir sembilan bulan sejak keluarga Glazer memasang tanda jual di Old Trafford. Namun, tidak ada yang tahu apakah mereka benar-benar berniat menjual atau bertahan. Beberapa pekan lalu saya diberi tahu jika penjualan sudah dekat. Namun, tidak ada yang terwujud," kata Ferdinand di Mirror.
"Satu-satunya penghiburan bagi pendukung Manchester United adalah Sheikh Jassim maupun Sir Jim Ratcliffe tidak mengungkapkan masalah Glazer dan meninggalkan negosiasi."
Ferdinand menilai, penjualan yang berlarut-larut justru akan merugikan perkembangan Manchester United di bawah Erik ten Hag. Apalagi, gelombang kritik dari para suporter kembali terasa.
"Sekarang, masalah sudah sampai di mana titik amarah suporter meningkat lagi. Jika dibiarkan, maka masalah akan terjadi. Erik ten Hag dan para pemain akan mendapati diri mereka di tengah badai yang bukan hasil perbuatan mereka," jelas Ferdinand.