Anomali Paul Pogba Ketika Dilatih Jose Mourinho dan Ole Gunnar Solskjaer

Dua sisi berbeda Paul Pogba di bawah asuhan Jose Mourinho dan Ole Gunnar Solskjaer.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 31 Desember 2018
Anomali Paul Pogba Ketika Dilatih Jose Mourinho dan Ole Gunnar Solskjaer
Transformasi Paul Pogba (Foto: @paulpogba)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Dari pemain yang disebut racun dan dibicarakan ke publik seolah dia 'musuh dalam selimut' di Manchester United, Paul Pogba tiba-tiba memperlihatkan kelayakannya sebagai pemain dengan banderol 89 juta poundsterling.

Perubahan cepat itu terjadi di era Ole Gunnar Solskjaer. Tiga laga berlalu di bawah arahan sang legenda, Man United menang tiga kali beruntun dan mencetak total 12 gol, kebobolan tiga gol, ketika melawan Cardiff City (5-1), Huddersfield Town (3-1), dan Bournemouth (4-1).

Solskjaer menyamai rekor Jose Mourinho dan Sir Matt Busby sebagai manajer yang memenangi tiga laga pertamanya di Man United. Ucapannya ketika ingin membangun skuat untuk menunjang performa Paul Pogba benar adanya.

Baca Juga:

Manchester United 4-1 Bournemouth: Solskjaer Samai Mourinho dan Busby

Man United 3-1 Huddersfield: Solskjaer Sejajar dengan Manajer Legendaris, Pogba Bukan Racun

Cara Solskjaer Memotivasi Lukaku dan Sanchez untuk Tampil Seperti Pogba

Paul Pogba

"Saya pikir Paul pemain top. Dia salah satu pemain terbaik di dunia. Dari sisi ofensif dia tampil dengan sangat baik dan dia pemain yang tinggi - dapat memenangi duel bola udara, melakukan tekel," tutur Solksjaer beberapa waktu lalu soal Pogba.

"Dia telah jadi pemain yang sama seperti pemain lainnya. Sikapnya sejauh ini sempurna dan itulah kuncinya - Anda seharusnya kelelahan jelang akhir di tiap laga."

"Dia pemain top dan kami ingin membangun tim di sekitarnya, tentu saja, namun ada banyak pemain berkualitas (di dalam skuat Man United)," imbuh Solskjaer.

Benar saja, melihat performa Pogba di bawah arahan Mourinho dengan Solskjaer bak melihat bumi dan langit. Seolah, publik melihat dua kepribadian Pogba yang berbeda: versi Pogba dengan muka yang tegang dan senyum dibuat-buat, dan versi Pogba yang punya senyuman ikhlas di wajahnya.

Jika dulu kualitas bermainnya tidak layak seharga 89 juta poundsterling, kini dia memperlihatkan kualitas setara harga tersebut. Perbandingannya sangat mudah dilihat.

14 laga musim ini di bawah asuhan Mourinho, Pogba mencetak tiga gol dan memberi tiga assists. Di bawah arahan Solskjaer, Pogba hanya bermain tiga kali dan sudah mencetak empat gol, serta memberi tiga assists.

Solskjaer tampak tidak perlu melakukan apapun untuk mengubah permainan Man United. Dia hanya mengembalikan identitas bermain tim yang identik dengan permainan ofensif dan merangkul Pogba, bukan memusuhinya.

Para pemain Man United dibebaskan mengekspresikan diri mereka tanpa rasa takut. Dampaknya, lini depan Man United kembali ditakuti lawan-lawannya karena tak lagi bermain hati-hati dan monoton.

Bak gayung bersambut, Pogba memuji Solskjaer yang mengembalikan permainan dan identitas bermain Setan Merah. Dia benar-benar jadi sentral permainan Man United. Itu bisa terlihat ketika melawan Bournemouth.

Juara dunia 2018 melepaskan lima tendangan, empat tepat sasaran, dua gol, satu assist, 99 operan dengan akurasi sebesar 89 persen. Pogba juga terlibat dalam tujuh dari 12 gol Man United yang tercipta di era Mourinho.

"Menyelesaikan tahun dengan cara seperti ini sangatlah indah," ucap Pogba pasca laga berakhir di Sky Sports. Pogba tidak salah. Dia mengembalikan senyuman fans Man United yang sedianya sudah enggan menonton tim bertanding di bawah arahan Mourinho.

Breaking News Manchester United Bournemouth Premier League Paul Pogba Ole gunnar Solskjaer Jose Mourinho

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Ragam
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Brentford vs Chelsea menjanjikan laga seru di Premier League. Simak lima alasan yang membuat duel ini layak dinanti, dari hujan gol hingga H2H.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Italia
Ruben Amorim Sudah Mencari-cari Alasan di AC Milan, Dibandingkan dengan Manchester United
Ruben Amorim kembali menyoroti ketidaksesuaian profil pemain dengan taktiknya usai AC Milan kalah dari Benfica. Polanya mengingatkan masa di Man United.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
Ruben Amorim Sudah Mencari-cari Alasan di AC Milan, Dibandingkan dengan Manchester United
Liga Indonesia
Persija Dihukum 2 Laga Usiran dan Denda Rp130 Juta Usai Kalahkan Persib
Persija Jakarta dijatuhi sanksi Komdis PSSI berupa dua laga kandang usiran dan denda Rp130 juta akibat insiden sebelum dan saat melawan Persib.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Persija Dihukum 2 Laga Usiran dan Denda Rp130 Juta Usai Kalahkan Persib
Inggris
Permintaan Transfer Wonderkid Manchester United Menyita Perhatian, Michael Carrick Angkat Bicara
JJ Gabriel mengajukan permintaan untuk meninggalkan Manchester United. Michael Carrick angkat bicara dan menekankan kesejahteraan wonderkid 15 tahun itu.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
Permintaan Transfer Wonderkid Manchester United Menyita Perhatian, Michael Carrick Angkat Bicara
Inggris
Kabar Terkini dan Prediksi Susunan Pemain Chelsea vs Brentford
Chelsea berusaha bangkit saat menghadapi Brentford. Simak kabar skuad dan prediksi susunan pemain The Blues pada pekan kelima Premier League.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
Kabar Terkini dan Prediksi Susunan Pemain Chelsea vs Brentford
Liga Indonesia
Persija vs Java United Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
Persija Jakarta vs Java United digelar tanpa penonton di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, karena Pilkades serentak di Gianyar pada 20 September.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Persija vs Java United Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
Basket
Dewa United Sudahi Kerja Sama dengan Agusti Julbe
Dewa United Basketball resmi menyudahi kerja sama dengan pelatih Agusti Julbe usai evaluasi performa di IBL dan BCL Asia 2026.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 17 September 2026
Dewa United Sudahi Kerja Sama dengan Agusti Julbe
Timnas
Kelme Luncurkan Jersey Ketiga Timnas Indonesia, Usung Nuansa Laut dan Bunga Melati
Kelme resmi merilis jersey ketiga Timnas Indonesia dengan warna biru muda dan motif bunga melati. Jersey tersedia dalam versi Player Issue dan Replica.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Kelme Luncurkan Jersey Ketiga Timnas Indonesia, Usung Nuansa Laut dan Bunga Melati
Liga Indonesia
Persija vs Java United, Shin Tae-yong Waspadai Gustavo Almeida
Shin Tae-yong mewaspadai kekuatan Java United yang diperkuat Gustavo Almeida, David da Silva, serta Yakob dan Yance Sayuri jelang menghadapi Persija.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Persija vs Java United, Shin Tae-yong Waspadai Gustavo Almeida
Liga Indonesia
Shayne Pattynama Bantah Akan Tinggalkan Persija Jakarta
Shayne Pattynama membantah rumor pindah dari Persija Jakarta ke Arema FC. Bek Timnas Indonesia itu menyebut kabar tersebut hoaks dan berharap segera pulih dari cedera punggung.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Shayne Pattynama Bantah Akan Tinggalkan Persija Jakarta
Bagikan