Alasan Andritany Ardhiyasa Jadi Kapten Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022

Simon McMenemy memiliki alasan khusus mengapa dirinya memilih Andritany Ardhiyasa.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Selasa, 03 September 2019
Alasan Andritany Ardhiyasa Jadi Kapten Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022
Andritany Ardhiyasa. (Persija)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy, tidak perlu waktu lama untuk menunjuk kapten Timnas Indonesia. Ia menunjuk Andritany Ardhiyasa sebagai kapten Skuat Garuda untuk menghadapi Malaysia di babak kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 dan Piala Asia 2023.

Meski banyak pemain lain yang lebih berpengalaman, Simon McMenemy memiliki alasan khusus mengapa dirinya memilih Andritany Ardhiyasa. Menurutnya, kapten Persija Jakarta ini sudah memiliki banyak pengalaman di pertandingan internasional.

Tidak hanya itu saja, pemain berusia 28 tahun ini dinilai sudah sering bermain di tengah penonton yang full, itu menjadi nilai khusus bagi Simon McMenemy untuk menunjuk Andritany Ardhiyasa sebagai kapten.

"Kapten kita adalah Andritany. Kenapa, karena dia punya pengalaman yang besar, apalagi dia sudah sering main di stadion yang full ya, yang penuh dengan penonton yang banyak," kata Simon McMenemy kepada awak media usai melakulan latihan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (2/9).

Baca Juga:

Ekspektasi Simon McMenemy terhadap Saddil Ramdani

Pelatih Timnas Thailand Umumkan 23 Pemain untuk Hadapi Vietnam dan Indonesia

Lebih lanjut, mantan pelatih Bhayangkara FC itu mengaku lebih senang memilih kapten berposisi penjaga gawang atau pemain belakang. Ini karena pemain tersebut bisa melihat seluruh pertandingan dengan baik dan mampu lebih mengorganisir permainan.

Berbeda dengan pemain tengah, jika ia menjadi kapten maka pikirannya akan terbelah. Karena pemain tengah memiliki tugas yang cukup berat ketika berada dalam sebuah permainan dan itu yang tidak mau Simon McMenemy lakukan dalam timnya.

"Saya kalau memiliki kapten lebih suka kalau kaptennya adalah kiper kalau tidak centre back, kenapa, karena dia bisa melihat seluruh pertandingan. Kalau kita misalnya memilihnya pemain tengah, pemain tengah nanti dia bisa kepalanya kemana mana ya, striker juga sama atau pemain depan lainnya," kata Simon McMememy. (Reporter Hadi Febriansyah)

Timnas Indonesia Simon mcmenemy Breaking News Andritany Ardhiyasa
Ditulis Oleh

Tengku Sufiyanto

The author is a senior sports journalist focused on football, with over 12 years of experience. Covered major international tournaments, including the AFC Asian Cup, the FIFA U-17 World Cup, the ASEAN Championship, and the Southeast Asian Games. Also been actively involved with the Football Journalists Association of Indonesia and the PSSI Pers, strengthening his network and expertise within the football industry. Among his most notable works are "Menjawab Keterkaitan PSIM dengan Keraton Yogyakarta" & "Persib Menghapus Hegemoni Belanda dari Kota Bandung"
Posts

18.373

Berita Terkait

Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Spanyol Mengamuk, Arab Saudi Dihajar 4-0
Timnas Spanyol meraih tiga poin penting pada laga kedua Grup H Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Arab Saudi dengan skor telak 4-0 di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Senin, 22 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Spanyol Mengamuk, Arab Saudi Dihajar 4-0
Piala Dunia
Mesir Diganggu Kabar Keretakan Pelatih Hossam Hassan dengan Mohamed Salah
Rumor keretakan tersebut mencuat setelah Salah ditarik keluar pada laga Mesir melawan Belgia di laga pembuka.
Yusuf Abdillah - Minggu, 21 Juni 2026
Mesir Diganggu Kabar Keretakan Pelatih Hossam Hassan dengan Mohamed Salah
Basket
Hasil Final IBL 2026: Hajar Pelita Jaya, Bogor Hornbills Samakan Kedudukan
Kedudukan Final IBL 2026 antara Pelita Jaya dan Bogor Hornbills kini menjadi 1-1 dalam format best of five.
BolaSkor - Minggu, 21 Juni 2026
Hasil Final IBL 2026: Hajar Pelita Jaya, Bogor Hornbills Samakan Kedudukan
Spanyol
Jaga Hubungan Baik dengan Bayern Munchen, Real Madrid Bantah Incar Michael Olise
Real Madrid angkat bicara untuk meredam spekulasi transfer yang mengaitkan mereka dengan Michael Olise dari Bayern Munchen.
Yusuf Abdillah - Minggu, 21 Juni 2026
Jaga Hubungan Baik dengan Bayern Munchen, Real Madrid Bantah Incar Michael Olise
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Kunci Kemenangan Bersejarah Jepang atas Tunisia
Timnas Jepang meraih kemenangan di laga ke-1000 Piala Dunia. Samurai Biru membungkam wakil Afrika, Tunisia, 4-0.
Rizqi Ariandi - Minggu, 21 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Kunci Kemenangan Bersejarah Jepang atas Tunisia
MotoGP
Hasil MotoGP Ceko 2026: Marco Bezzecchi Absen, Marc Marquez Menang Lagi
Marc Marquez melanjutkan tren positif dengan memenangi balapan utama MotoGP Ceko 2026. Sebelumnya dia juga memenangi MotoGP Hungaria 2026 awal bulan ini.
BolaSkor - Minggu, 21 Juni 2026
Hasil MotoGP Ceko 2026: Marco Bezzecchi Absen, Marc Marquez Menang Lagi
Piala Dunia
Jika Yamal dan Williams Absen, Peluang Arab Saudi Kejutkan Spanyol Bertambah
Lamine Yamal dan Nico Williams masih berupaya memulihkan kondisi setelah mengalami cedera.
Yusuf Abdillah - Minggu, 21 Juni 2026
Jika Yamal dan Williams Absen, Peluang Arab Saudi Kejutkan Spanyol Bertambah
Piala Dunia
Reaksi Unik Gakpo dan Brobbey setelah Samai Rekor 12 Tahun Milik Robben-Van Persie
Rekor Arjen Robben dan Robin van Persie yang bertahan selama 12 tahun akhirnya disamai Brian Brobbey dan Cody Gakpo.
Yusuf Abdillah - Minggu, 21 Juni 2026
Reaksi Unik Gakpo dan Brobbey setelah Samai Rekor 12 Tahun Milik Robben-Van Persie
Piala Dunia
Lawan Mesir, Selandia Baru Wajib Kawal Mohamed Salah secara Kolektif
Selandia Baru akan menghadapi Mesir pada laga kedua Grup G Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di BC Place Vancouver.
Yusuf Abdillah - Minggu, 21 Juni 2026
Lawan Mesir, Selandia Baru Wajib Kawal Mohamed Salah secara Kolektif
Piala Dunia
Digulung Belanda, Graham Potter Ungkap Titik Lemah Swedia
Pelatih Timnas Swedia, Graham Potter, menegaskan bahwa kekalahan telak dari Belanda di laga Grup F Piala Dunia 2026 akan menjadi pelajaran penting bagi timnya.
Yusuf Abdillah - Minggu, 21 Juni 2026
Digulung Belanda, Graham Potter Ungkap Titik Lemah Swedia
Bagikan