7 Stadion Megah Piala Dunia 2002 yang Dipakai Klub J1 League

Ada tiga stadion Piala Dunia 2002 di Jepang yang tidak dipakai klub J1 League.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Jumat, 03 September 2021
7 Stadion Megah Piala Dunia 2002 yang Dipakai Klub J1 League
Sapporo Dome. (J League)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Masih ingat dengan Piala Dunia 2002? Tentu saja iya, karena ini untuk pertama kalinya Piala Dunia digelar di Benua Asia. Plus untuk pertama kalinya dua negara menjadi tuan rumah Piala Dunia.

Jepang dan Korea Selatan (Korsel) ditunjuk FIFA untuk menyelenggarakan pesta sepak bola paling akbar di dunia tersebut. Saat itu, Jepang dan Korsel terbilang sukses menyelenggarakan Piala Dunia 2002.

Apalagi Korsel menjadi peringkat keempat terbaik. Adapun yang menjadi juara Piala Dunia 2002 adalah Brasil, usai mengalahkan Jerman 2-0 di laga final.

Baca Juga:

9 Bintang Eropa yang Mencoba Peruntungan di J1 League Musim Ini

6 Pemain J League yang Gabung Klub Eropa Musim Ini

Khusus di Jepang, ada 10 venue stadion yang digunakan untuk Piala Dunia 2002. Namun, hanya tujuh stadion yang masih digunakan oleh para klub J1 League musim 2021.

Tiga stadion tidak dipakai klub J1 League. Pertama, ada Shizuoka Stadium ECOPA (Shizuoka). Kedua, ada Niigata Stadium (Niigata). Ketiga, Miyagi Stadium (Miyagi)

Lalu bagaimana 7 stadion sisanya yang digunakan oleh para klub J1 League musim 2021. Berikut ulasannya:

1. International Stadium Yokohama (Yokohama) - Yokohama F Marinos

International Stadium Yokohama
International Stadium Yokohama. (Olympics.com)

Stadion ini kini dikenal dengan nama Nissan Stadium karena sponsor. Berkapasitas lebih dari 72.000 penonton, stadion ini sempat jadi stadion dengan kapasitas terbesar selama 21 tahun sebelum kemudian dikalahkan Stadion Nasional pada 2019 lalu.

Stadion ini adalah venue final Piala Dunia 2002 saat Brasil menang 2-0 atas Jerman dan jadi juara dunia, serta menggelar tiga laga lain dari babak grup (Jepang vs Rusia, Arab Saudi vs Republik Irlandia, Ekuador vs Kroasia).

Selain Piala Dunia 2002, stadion ini juga digunakan untuk Piala Dunia Rugby 2019 serta sepak bola di Olimpiade Tokyo 2020.

2. Saitama Stadium 2002 (Saitama) - Urawa Red Diamonds

Saitama Stadium 2002
Saitama Stadium 2002. (Chelseafc.com)

Seperti namanya, stadion ini juga salah satu venue penting di Piala Dunia 2002, termasuk laga perdana tuan rumah timnas Jepang.

Jepang saat itu bermain imbang 2-2 lawan Belgia di grup H. Selain itu, stadion ini juga jadi tempat laga Inggris vs Swedia dan Kamerun vs Arab Saudi di babak grup. Laga semifinal saat Brasil menang 1-0 lawan Turki juga dihelat di sini.

Berkapasitas 62.010 penonton, Saitama Stadium 2002 memang dibangun menyambut gelaran Piala Dunia 2002. Laga-laga Olimpiade Tokyo 2020 juga dihelat di sini.

3. Nagai Stadium (Osaka) - Cerezo Osaka

Nagai Stadium
Nagai Stadium. (Youtube)

Stadion ini kini dikenal dengan nama Yanmar Stadium Nagai dan sudah jadi kandang Cerezo Osaka sejak 1996.

Berkapasitas 47.853 penonton, Ada dua laga babak grup Piala Dunia 2002 yang dihelat di sini, Nigeria vs Inggris dan Tunisia vs Jepang. Selain itu, laga perempat final Senegal vs Turki juga dilangsungkan di sini.

Musim ini, Cerezo Osaka memutuskan tak akan lagi menggunakan stadion ini dalam laga domestik karena masalah krisis keuangan, mereka memutuskan pindah ke Yodoko Sakura Stadium yang lebih kecil, terletak bersebelahan hanya berjarak 15 meter saja.

Baca Juga:

Nostalgia - 5 Pertarungan Klub Indonesia Vs Klub J League

J League Punya Aturan Khusus, Pemain Indonesia Bisa Berkarier di Jepang Tanpa Ribet

4. Oita Stadium (Oita) - Oita Trinita

Oita Stadium
Oita Stadium. (Istimewa)

Stadion ini kini dikenal dengan nama Showa Denko Dome Oita dan memiliki kapasitas 31.997 penonton.

Ada tiga laga Piala Dunia 2002 yang dihelat di sini, dua laga babak grup (Tunisia vs Belgia dan Meksiko vs Italia), serta satu laga babak 16 besar, Swedia vs Senegal.

Selain Piala Dunia 2002, gelaran Piala Dunia Rugby 2019 juga sempat dihelat di sini.
Dibuka pada 2001, Oita Trinita kemudian menggunakan stadion ini sejak saat itu sampai sekarang.

5. Kashima Stadium (Kashima) - Kashima Antlers

Kashima Stadium
Kashima Stadium. (Olympics.com)

Stadion yang kini dikenal dengan nama Kashima Soccer Stadium ini memiliki kapasitas 38.669 penonton.

Sebelum dipugar untuk Piala Dunia 2002, stadion ini dibuka pada 1993 dan Kashima Antlers langsung menggunakannya sebagai kandang sejak saat itu.

Pada gelaran Piala Dunia 2002, tiga laga babak grup digelar di sini, Argentina vs Nigeria, Jerman vs Republik Irlandia, dan Italia vs Kroasia.

Selain itu, beberapa laga pagelaran Olimpiade Tokyo 2020 juga dihelat di sini.

6. Kobe Wing Stadium (Kobe) - Vissel Kobe

Kobe Wing Stadium
Kobe Wing Stadium. (Istimewa)

Stadion ini dipugar besar-besaran jelang Piala Dunia 2002. Kini mereka memiliki kapasitas 29.332 penonton dan dikenal dengan nama Noevir Stadium Kobe.

Dua laga babak grup Piala Dunia 2002 dihelat di sini (Rusia vs Tunisia dan Swedia vs Nigeria) serta satu babak 16 besar, Brasil vs Belgia.

Piala Dunia Rugby 2019 juga sempat dihelat di stadion ini.

7. Sapporo Dome (Sapporo) - Hokkaido Consadole Sapporo

Sapporo Dome
Sapporo Dome. (Olympics.com)

Stadion yang terletak paling Utara dalam list ini. Dibuka pada 2001 untuk gelaran Piala Dunia 2002, stadion ini kini berkapasitas 38.794 penonton.

Sejak dibuka, stadion ini kemudian sudah jadi kandang Hokkaido Consadole Sapporo hingga sekarang.

Ada tiga laga Piala Dunia 2002 yang dihelat di sini, tiga laga babak grup: Jerman vs Arab Saudi, Italia vs Ekuador, dan Argentina vs Inggris.

Piala Dunia Rugby 2019 dan Olimpiade Tokyo 2020 juga menggelar laga mereka di sini.

J League Trivia Sepak Bola Breaking News Piala Dunia 2002

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Timnas
Jebolan Akademi Chelsea Ingin Bawa Thailand Juara FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia
Jude Soonsup-Bell berambisi membawa Thailand juara Divisi I FIFA ASEAN Cup 2026. Jebolan Chelsea itu siap membantu Gajah Perang meraih gelar.
Rizqi Ariandi - Selasa, 22 September 2026
Jebolan Akademi Chelsea Ingin Bawa Thailand Juara FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia
Bulu Tangkis
Cara Menonton dan Link Streaming Bulu Tangkis Indonesia vs Malaysia di Asian Games 2026, Live Gratis di Sini!
Simak cara menonton dan link streaming Indonesia vs Malaysia di perempat final beregu putra bulu tangkis Asian Games 2026 melalui TVRI, YouTube Rans Entertainment, dan Vidio.
Rizqi Ariandi - Selasa, 22 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Bulu Tangkis Indonesia vs Malaysia di Asian Games 2026, Live Gratis di Sini!
Lainnya
Cara Menonton dan Link Streaming Timnas Voli Putri Indonesia vs Taiwan di Asian Games 2026, Live Sebentar Lagi!
Timnas voli putri Indonesia menghadapi Taiwan dalam perebutan posisi 5 Asian Games 2026, Selasa (22/9). Saksikan gratis di TVRI, RANS, dan Vidio.
Rizqi Ariandi - Selasa, 22 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Timnas Voli Putri Indonesia vs Taiwan di Asian Games 2026, Live Sebentar Lagi!
Timnas
Skuad Timnas Indonesia Mulai Berkumpul di Jakarta, 3 Pemain Belum Gabung
21 pemain Timnas Indonesia sudah bergabung di Jakarta jelang FIFA ASEAN Cup 2026. Tiga pemain, termasuk Calvin Verdonk dan Dean James, belum tiba.
Rizqi Ariandi - Selasa, 22 September 2026
Skuad Timnas Indonesia Mulai Berkumpul di Jakarta, 3 Pemain Belum Gabung
Liga Dunia
Alasan Mengapa Jeda Internasional Kali Ini Berlangsung Selama Tiga Pekan
Jeda internasional kali ini berlangsung hingga tiga pekan. Simak alasan FIFA menggabungkan jeda September dan Oktober menjadi satu periode.
Arief Hadi - Selasa, 22 September 2026
Alasan Mengapa Jeda Internasional Kali Ini Berlangsung Selama Tiga Pekan
Liga Indonesia
Marc Klok Minta Bobotoh Jadi Contoh Suporter di Indonesia
Marc Klok terpukau dengan atmosfer damai Bobotoh dan suporter Persijap. Kapten Persib itu berharap rivalitas suporter di Indonesia seperti di Jepara.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Marc Klok Minta Bobotoh Jadi Contoh Suporter di Indonesia
Spanyol
Di Bawah Betis Ada Madrid
Real Madrid terlempar dari tiga besar klasemen LaLiga dan kini berada di bawah Real Betis. Simak klasemen terbaru, posisi Barcelona, Atlético Madrid, dan Madrid.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Di Bawah Betis Ada Madrid
Inggris
Michael Carrick Melempem, Antonio Conte Bisa Jadi Opsi Menarik untuk Manchester United
Manchester United baru menang sekali dalam tujuh laga. Di tengah tekanan kepada Michael Carrick, nama Antonio Conte mulai dikaitkan sebagai calon pengganti.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Michael Carrick Melempem, Antonio Conte Bisa Jadi Opsi Menarik untuk Manchester United
Inggris
Daftar Top Skor Premier League 2026/2027: Striker Mahal Liverpool Buntuti Erling Haaland
Daftar top skor Premier League 2026/2027 terbaru usai pekan kelima. Erling Haaland masih di puncak, sementara Alexander Isak terus membuntuti.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Daftar Top Skor Premier League 2026/2027: Striker Mahal Liverpool Buntuti Erling Haaland
Italia
Miris, Suporter Juventus Membelakangi Lapangan saat Mengheningkan Cipta untuk Legenda Inter
Suporter Juventus di Curva Sud membelakangi lapangan saat penghormatan untuk legenda Inter, Sandro Mazzola. Juventus langsung buka suara.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Miris, Suporter Juventus Membelakangi Lapangan saat Mengheningkan Cipta untuk Legenda Inter
Bagikan