9 Bintang Eropa yang Mencoba Peruntungan di J1 League Musim Ini

Ada yang datang dari klub Premier League.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Jumat, 27 Agustus 2021
9 Bintang Eropa yang Mencoba Peruntungan di J1 League Musim Ini
Yoshinori Muto. (J League)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kompetisi sepak bola Jepang, J League, sudah banyak diketahui pencinta sepak bola dunia sebagai yang terbaik di Asia. J League selalu melahirkan bintang-bintang muda Asia.

Bahkan, J League menjadi jembatan bagi pesepak bola profesional Asia yang akan mencicipi kompetisi Eropa. Lewat J League, pemain hijrah ke Bundesliga hingga kompetisi negara Eropa lainnya.

Tak hanya itu, J League juga menjadi kompetisi yang menarik bagi bintang Eropa untuk mencoba peruntungan di masa senjanya. Terutama J1 League, sebagai kompetisi kasta tertinggi sepak bola Jepang.

Khusus musim ini, bursa transfer musim panas di Meiji Yasuda J1 League sudah ditutup pada 11 Agustus 2021 lalu. Setidaknya, ada sembilan bintang Eropa yang dipinang klub-klub J1 League.

Siapa saja mereka? Simak dalam pembahasan berikut ini:

Baca Juga:

6 Pemain J League yang Gabung Klub Eropa Musim Ini

J League Punya Aturan Khusus, Pemain Indonesia Bisa Berkarier di Jepang Tanpa Ribet

1. Hiroki Sakai (Marseille) - Urawa Red Diamonds

Hiroki Sakai
Hiroki Sakai. (J League)

Hiroki Sakai kembali ke Liga Jepang setelah delapan musim di Eropa, membela Hannover 96 di Liga Jerman dan Marseille di Liga Prancis. Sakai bergabung ke Urawa Red Diamonds, tidak kembali ke klub yang membesarkan namanya, Kashiwa Reysol.

Ia sempat bermain untuk timnas Jepang di Olimpiade Tokyo 2020 terlebih dahulu sebelum kini sudah menjalani debutnya bersama Urawa Reds.

2. Alexander Scholz (FC Midtjylland) - Urawa Red Diamonds

Alexander Scholz
Alexander Scholz. (FC Midtjylland)

Selain Sakai, Urawa Reds juga mendatangkan pemain lain dari Eropa guna menambal lini belakang, Alexander Scholz.

Scholz dibeli dari tim Liga Denmark, FC Midtjylland. Pemain berusia 28 tahun itu pernah membela timnas junior Denmark, meski belum pernah bermain di timnas senior.

Ia kini sudah menjalani debutnya dan bahu membahu dengan Sakai di lini belakang untuk membawa Urawa Reds menusuk ke papan atas klasemen.

3. Ryo Miyaichi (St Pauli) - Yokohama F Marinos

Ryo Miyaichi
Ryo Miyaichi. (J League)

Ryo Miyaichi memulai karier profesionalnya di Arsenal tahun 2011, usai penampilannya saat trial memukau Arsene Wenger.

Setelah menjalani banyak peminjaman, ia bermain untuk St Pauli di Liga Jerman mulai 2015 lalu.

Kini Miyaichi untuk kali pertama akan menjajal kompetisi negara kelahirannya bersama Yokohama F. Marinos.

4. Svend Brodersen (St Pauli) - Yokohama FC

Svend Brodersen
Svend Brodersen. (Twitter)

Selain Miyaichi, St Pauli juga melepas kiper mereka, Svend Brodersen, ke J1 League, kali ini ke klub Yokohama FC.

Brodersen sudah lama masuk ke Jepang, ia jadi bagian dari timnas U-24 Jerman yang berlaga di Olimpiade Tokyo 2020.

Ia kini jadi kiper utama Yokohama FC dalam upaya menyelamatkan diri dari jurang degradasi.

Baca Juga:

Nostalgia - 5 Pertarungan Klub Indonesia Vs Klub J League

J League Punya Aturan Khusus, Pemain Indonesia Bisa Berkarier di Jepang Tanpa Ribet

5. Benjamin Kololli (FC Zurich) - Shimizu S-Pulse

Benjamin Kololli
Benjamin Kololli. (Twitter)

Shimizu S-Pulse memboyong Benjami Kololli dari FC Zurich, pemain 29 tahun yang berposisi sebagai sayap kiri.

Meski malang melintang di Liga Swiss, Kololli adalah pemain timnas Kosovo, bermain 23 kali mencetak empat gol.

Kololli kini sudah menjalani debutnya di Meiji Yasuda J1 League bersama Shimizu S-Pulse.

6. Jakub Swierczok (Piast Gliwice) - Nagoya Grampus

Jakub Swierczok
Jakub Swierczok. ( J League)

Salah satu nama terbesar dari Eropa musim panas ini, ia masuk dalam skuad timnas Polandia yang berlaga di Piala Eropa 2020.

Nagoya Grampus membeli pemain berusia 28 tahun itu secara permanen dari klub Liga Polandia, Piast Gliwice.

Di Euro 2020, bersaing dengan Robert Lewandowski, ia baru bermain di laga ketiga grup E saat kontra Swedia. Ia berlaga 29 menit, meski gagal mencetak gol.

Sebelum di Piast Gliwice, Swierczok sempat melanglang Eropa dengan membela klub-klub seperti Kaiserslautern hingga Ludogorets Razgard.

7. Yoshinori Muto (Newcastle United) - Vissel Kobe

Yoshinori Muto
Yoshinori Muto. (J League)

Kehilangan Kyogo Furuhashi yang hijrah ke Celtic FC, Vissel Kobe menjadikan Yoshinori Muto sebagai pengganti di lini depan.

Striker timnas Jepang berusia 29 tahun itu dilepas klubnya asal Liga Inggris, Newcastle United, meski aslinya masih memiliki kontrak satu musim lagi.

Muto pindah ke Eropa pada 2015 dari F.C.Tokyo, bergabung ke Mainz 05 di Bundesliga, sebelum hijrah ke Newcastle United tiga tahun berselang. Musim lalu, Muto dipinjamkan ke Eibar di Liga Spanyol.

8. Yuya Osako (Werder Bremen) - Vissel Kobe

Yuya Osako
Yuya Osako. (Istimewa)

Satu nama anyar lain di lini depan Vissel Kobe. Yuya Osako diboyong dari Werder Bremen.

Penyerang timnas Jepang ini meninggalkan Kashima Antlers menuju Eropa pada 2014, bergabung ke 1860 Munich, sebelum bergabung ke FC Koln dan Bremen.

Osako sudah tampil 49 kali di timnas Jepang, mencetak 23 gol. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan Yoshinori Muto yang tampil 29 kali dan mencetak tiga gol bagi Samurai Biru.

9. Mushaga Bakenga (Odds BK) - Tokushima Vortis

Mushaga Bakenga
Mushaga Bakenga. (Istimewa)

Mushaga Bakenga diboyong dari Liga Norwegia, tepatnya klub Odd. Klub promosi Tokushima Vortis menjadikan Bakenga sebagai kekuatan anyar agar bisa menghindari zona degradasi sampai akhir musim.

Sebelumnya, Bakenga pernah membela Club Brugge, Molde, Rosenborg, hingga Tromso.

Bakenga juga sudah tampil di timnas Norwegia junior dari U-15 sampai U-23 meski belum pernah menjalani laga resmi di timnas senior.

Trivia Sepak Bola J League Breaking News

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Chelsea vs Manchester United: Michael Carrick di Ujung Tanduk
Prediksi Chelsea vs Manchester United di Premier League 2026/2027. Michael Carrick dalam tekanan usai hasil buruk Setan Merah. Simak prediksi skor, starting XI, head to head, dan link streaming live di Vidio!
Johan Kristiandi - Sabtu, 31 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Chelsea vs Manchester United: Michael Carrick di Ujung Tanduk
Liga Indonesia
Bidik Kemenangan atas Persija, Dewa United Andalkan Dukungan Anak Dewa
Dewa United Banten FC percaya diri menghadapi Persija Jakarta pada pekan ke-8 Super League 2026/2027. Osmar Loss mengajak Anak Dewa memenuhi Banten International Stadium.
Rizqi Ariandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Bidik Kemenangan atas Persija, Dewa United Andalkan Dukungan Anak Dewa
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Persebaya vs Persijap: Amankan 3 Poin di Kandang
Persebaya vs Persijap, pekan 8 Super League 2026/2027, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (30/10), pukul 19.00 WIB, Live Indosiar dan Vidio.
Rizqi Ariandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Persebaya vs Persijap: Amankan 3 Poin di Kandang
Timnas
Konflik Timur Tengah Bikin PSSI Putar Otak Cari Lawan Timnas Indonesia
PSSI masih mencari lawan tanding Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday 9-17 November 2026 setelah agenda melawan Yordania dan Kuwait terancam batal akibat konflik Timur Tengah.
Rizqi Ariandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Konflik Timur Tengah Bikin PSSI Putar Otak Cari Lawan Timnas Indonesia
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Villarreal vs Espanyol, Live di Sini!
Cara menonton dan link streaming Villarreal vs Espanyol, Sabtu (31/10/2026) pukul 03.00 WIB. Villarreal mengincar kemenangan ketujuh beruntun atas Espanyol. Cek live streaming di sini!
Johan Kristiandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Villarreal vs Espanyol, Live di Sini!
Italia
Pemilik AC Milan Janjikan Belanja Besar-besaran pada Jendela Transfer Januari 2027
Pemilik AC Milan, Gerry Cardinale, menjanjikan pergerakan agresif pada bursa transfer Januari 2027. Ruben Amorim juga mendapat jaminan keamanan posisinya.
Johan Kristiandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Pemilik AC Milan Janjikan Belanja Besar-besaran pada Jendela Transfer Januari 2027
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Le Havre vs PSG, Cek Live di Sini!
Cara menonton dan link streaming Le Havre vs PSG gratis, Sabtu (31/10/2026) pukul 01.00 WIB. PSG berpeluang menjauh dari kejaran Rennes. Cek siaran langsungnya di sini!
Johan Kristiandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Le Havre vs PSG, Cek Live di Sini!
Jadwal
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC, Live di Indosiar
Cara menonton gratis dan link streaming Java United vs Bhayangkara FC di Indosiar, Jumat (30/10/2026) pukul 15.30 WIB. Siapa yang akan meraih kemenangan?
Johan Kristiandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC, Live di Indosiar
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Villarreal vs Espanyol: El Submarino Amarillo di Atas Angin
Prediksi Villarreal vs Espanyol di LaLiga 2026/2027. Punya rekor enam kemenangan beruntun atas Espanyol, mampukah Villarreal kembali meraih tiga poin? Cek prediksi skor dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Villarreal vs Espanyol: El Submarino Amarillo di Atas Angin
Liga Indonesia
Ketum Viking Sebut Pelaku Pembacokan Bobotoh di Bogor Bukan The Jakmania
Tobias Ginanjar menegaskan pelaku pembacokan Bobotoh di Bogor bukan The Jakmania. Ia meminta polisi mendalami dugaan afiliasi suporter pelaku.
Rizqi Ariandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Ketum Viking Sebut Pelaku Pembacokan Bobotoh di Bogor Bukan The Jakmania
Bagikan