7 Pemain Kinclong yang Tidak Masuk Skuad Inggris di Piala Eropa 2020

Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Senin, 07 Juni 2021
7 Pemain Kinclong yang Tidak Masuk Skuad Inggris di Piala Eropa 2020
James Maddison (twitter)

BolaSkor.com - Gareth Southgate sudah menetapkan 26 pemain yang akan dibawanya ke Piala Eropa 2020, dengan pengecualian Trent Alexander Arnold yang cedera dan sang pelatih belum memilih penggantinya. Armada Inggris memang terlihat tangguh dengan beberapa pemain berbakat yang masuk.

Rasanya sulit mengingat kapan terakhir kali seorang manajer Inggris memiliki begitu banyak pilihan. Alhasil, pilihan Southgate tidak bisa memuaskan semua pihak.

Baca Juga:

Jadwal Lengkap Piala Eropa 2020, dari Fase Grup hingga Final

7 Duel Piala Eropa 2020 yang Tidak Boleh Dilewatkan

7 Pemain yang Bisa Pensiun Usai Piala Eropa 2020

Memang ada beberapa pemain brilian, yang telah menjalani musim yang luar biasa, tidak beruntung karena tidak bisa membela Inggris di Piala Eropa kali ini. Berikut tujuh di antaranya.


1. Aaron Wan-Bissaka

Ini adalah bukti betapa ketatnya persaingan bek kanan di Inggris. Saking banyaknya stok bek kanan, Aaron Wan-Bissaka bahkan tidak benar-benar masuk dalam kandidat dan tentu saja absen dari skuar pilihan Gareth Southgate.

Wajar, pasalnya dia dia bersaing dengan pemenang Liga Champions, juara LaLiga, dan pemain berusia 22 tahun yang sudah memainkan peran utama dalam memenangkan Premier League dan Liga Champions.

Satu hal yang membuat Wan-Bissaka lepas dari jaring Southgate adalah kemampuannya dalam membantu serangan. Ya, jika melihat skuad Inggris, terlihat Southgate akan mengandalkan sektor sayap sebagai salah satu alur dalam menyerang. Dibandingkan empat bek kanan yang dipanggil, Wan-Bissaka unggul dalam bertahan.


2. Ezri Konsa

Muncul perdebatan kuat bahwa Enzri Konsa lebih pantas dipanggil Gareth Southgate dibandingkan Tyrone Mings. Pasalnya sepanjang musim kemarin, bek tengah Aston Villa itu tampil menawan.

Dia menjadi pilar pertahanan Villa, yang mencatatkan 15 clean sheet. Jumlah clean sheet tersebut hanya kalah dari Chelsea dan Manchester City.

Pemain berusia 23 tahun itu sebelumnya pernah membela Inggris di level U-21. Pastinya Konza akan menjadi bagian dari pembicaraan jika dia mempertahankan standar yang sama musim depan.


3. James Ward-Prowse

Pemain Southampton ini secara mengejutkan tidak masuk dalam skuad Inggris. Apalagi dengan kondisi Jordan Henderson dan Kalvin Phillips yang belum pulih sepenuhnya dari cedera.

Tetapi Southgate memiliki kesempatan untuk mengembalikan keseimbangan. Pasalnya dia masih punya kesempatan untuk memasukkan pengganti Alexander-Arnold. Dan, Ward-Prowse akan menjadi kandidat kuat.

Nyaris di semua tim memiliki spesialis bola mati dan sepanjang musim lalu Ward-Prowse menjadi momok bagi lawan lewat sepakan-sepakan bola matinya.


4. James Maddison

Selain Ward-Prowse, absennya James Maddison dalam skuad Inggris terbilang mengejutkan. Namun keputusan Southgate bisa dipahami, karena Maddison tidak dalam performa terbaiknya di pengujung musim. Dia hanya mencetak dua gol dan tanpa assist dalam 15 penampilan terakhirnya.

Tapi tidak dapat disangkal, Maddison adalah pemain yang spesial dan termasuk pemain yang bisa mengubah permainan.


5. Jack Harrison

Memasuki tahun ketiganya dengan status pinjaman dari Manchester City di Leeds United, Jack Harrison akhirnya akan pindah secara permanen musim panas ini. Sangat masuk akal mengapa Leeds menginginkannya.

Di tangan Marcelo Bielsa, Harrison berkembang pesat. Dia mencatatkan delapan gol dan delapan assist untuk Leeds yang finis di urutan kesembilan. Sebagai catatan, tidak ada pemain sayap Inggris yang memiliki kontribusi gol langsung lebih banyak Premier League selain Harrison.


6. Patrick Bamford

Teriakan "England Number 9" acap terdengar dari suporter Leeds United dan diarahkan kepada Bamford. Dengan penampilannya sepanjang musim, tidak salah jika fans Leeds berteriak demikian. Bamford bermimpi membela Inggris. Bahkan dia menolak panggilan tim nasional Republik Irlandia dengan berulang kali menyatakan keinginannya untuk bermain untuk Three Lions.

Harry Kane adalah satu-satunya pemain Inggris yang mencetak lebih banyak daripada Bamford musim lalu. Dengan kebugaran dan kemauannya yang tinggi untuk mengejar bola dan menekan seperti didikan Bielsa, Bamford sejatinya bisa menjadi pilihan bagi Southgate.

Hanya dua dari 17 golnya di Premier League berasal dari titik penalti, sementara dia juga mencetak tujuh assist. Memang mengejutkan Bamford tidak akan tampil membela Inggris di Piala Eropa 2020.


7. Ollie Watkins

Selain Bamford, penyerang lain yang mencuri perhatian musim 2020-21 adalah Ollie Watkins. Watkins merupakan pemain sayap yang bisa berbahaya jika bergeser menjadi penyerang tengah.

Southgate jelas terkesan dengan Watkins. Buktinya dia memanggilnya pada jeda internasional terakhir pada Maret kemarin. Watkins juga masuk dalam skuad sementara Inggris.

Southgate awalnya ingin mengandalkan Watkins sebagai penyerang serbabisa. Pemain sayap yang mampu mencetak gol. Namun Watkins kalah bersaing dengan Raheem Sterling dan Marcus Rashford yang memiliki kemiripan.

Piala Eropa 2020 Trivia Sepak Bola
Ditulis Oleh

Yusuf Abdillah

Posts

5.782

Bagikan