7 Momen Besar Sepak Bola Dunia pada 2022

BolaSkor merangkum momen-momen besar sepak bola dunia pada 2022.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 01 Januari 2023
7 Momen Besar Sepak Bola Dunia pada 2022
Selebrasi timnas Argentina di kampung halaman (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Tahun 2022 telah berlalu dan dalam kurun waktu 12 bulan begitu banyak event sepak bola yang sudah berlangsung. Bahkan tahun 2022 bisa disebut sebagai tahunnya sepak bola dengan klimaks Piala Dunia 2022 Qatar.

Virus corona pada 2022 masih ada di dunia tetapi tidak lagi menjadi pandemi karena manusia sudah beradaptasi dengannya. Tak ayal kehidupan kembali berjalan normal dan publik sudah tahu sikap yang harus dilakukan jika terpapar Covid-19.

Baca Juga:

Resmi Main di Arab Saudi, Cristiano Ronaldo Terima Gaji 200 Juta Euro per Tahun

Cristiano Ronaldo Hancurkan Dirinya Sendiri

Akhir Cerita Dua Rival: Warisan Cristiano Ronaldo Ternodai, Lionel Messi Pemenang Sejati

Gabung Al-Nassr, Cristiano Ronaldo Jadi Atlet dengan Bayaran Termahal di Dunia

Menilik tahun 2022 yang baru saja berlalu dan menyambut 2023, berikut tujuh momen besar sepak bola dunia pada 2022 yang sudah dirangkum oleh BolaSkor:

1. Juara Afrika Baru

Piala Afrika 2021 berlangsung dari 9 Januari hingga 6 Februari 2022 di Kamerun. Pada turnamen tersebut juara baru muncul yakni timnas Senegal besutan Aliou Cisse yang berisikan pemain seperti Sadio Mane, Kalidou Koulibaly, dan Edouard Mendy.

Senegal melawan Mesir yang diperkuat Mohamed Salah di final yang dimainkan di Olembe Stadium. Laga berakhir imbang tanpa gol di waktu normal dan Senegal memenangi drama adu penalti dengan skor 4-2. Sekedar informasi, Mesir berstatus raja Piala Afrika setelah memenanginya sebanyak tujuh kali.

2. Raja Eropa Patenkan Status

Pada Mei 2022 di Stade de France, Prancis, final Liga Champions 2021-2022 berlangsung antara Liverpool kontra Real Madrid. The Reds bertarung di empat kompetisi berbeda dan Los Blancos juga bertarung di LaLiga.

Laga dihadiri penonton dan untuk kali pertama sejak final pada 2019 stadion dipenuhi suporter, setelah dua final terakhir dipengaruhi oleh pandemi virus corona.

Pertandingan dimenangi Real Madrid dengan skor 1-0 melalui gol tunggal Vinicius Junior di menit 59. Madrid pun mematenkan status mereka sebagai Raja Eropa dengan 14 titel Liga Champions.

3. Dominasi Manchester City

Manchester City melanjutkan dominasi mereka di Inggris pada era Pep Guardiola. Pasca juara Premier League 2020-2021 The Citizens mempertahankannya kembali untuk musim 2021-2022, sekaligus mengubur impian quadruple titel Liverpool.

The Reds benar-benar membuat Man City tak bisa lengah untuk sesaat, bahkan sampai laga terakhir alias pekan 38. Pada akhirnya jarak kedua tim hanya dipisahkan dengan satu poin.

Man City juara dengan 93 poin dari 38 laga dan Liverpool punya 92 poin dari 38 laga.

4. Akhir Penantian Scudetto AC Milan

11 tahun. Itulah penantian panjang fans AC Milan untuk melihat tim kesayangan mereka kembali memenangi Scudetto atau titel Serie A. Semua itu menjadi nyata pada musim 2021-2022 di bawah arahan Stefano Pioli.

Rival sekota AC Milan, Inter Milan, memberikan perlawanan ketat dalam perebutan Scudetto dan pada akhirnya kedua tim hanya dipisahkan dengan dua poin: Milan di urutan satu dengan 86 poin dan Inter di peringkat dua dengan 84 poin.

Keberhasilan Milan tak lepas dari peran besar Pioli dalam menyatukan skuad. Milan tak bergantung kepada satu pemain dan itu bisa dilihat dari daftar top skorer Serie A, di mana tidak ada satu pun pemain Milan yang berada di 10 besar.

5. Era Baru Chelsea

Menyusul konflik panas Rusia-Ukraina, pergantian kepemilikan dalam skuad Chelsea pun tak terhindarkan. Roman Abramovich, pengusaha asal Rusia, terpaksa menjual klub pada Maret 2022 dan melepas Chelsea setelah 19 tahun lamanya.

The Blues memasuki era baru ketika pada Mei 2022 pengusaha Amerika Serikat, Todd Boehly, membeli saham besar klub. Boehly langsung merevolusi Chelsea dengan menggantikan Bruce Buck, Marina Granovskaia, Petr Cech, hingga Thomas Tuchel.

6. Piala Dunia 2022, Timnas Argentina, dan Lionel Messi

Piala Dunia 2022 Qatar jadi satu anomali dalam sejarah Piala Dunia. Bukan hanya untuk kali kedua dimainkan di Asia sejak 2022 di Jepang dan Korea Selatan, tetapi itu dihelat pada November-Desember di mana itu seyogyanya jadwal kompetisi liga-liga Eropa.

Liga-liga Eropa pun 'mengalah' dan memasuki jeda selama Piala Dunia 2022 berlangsung. Pada akhirnya timnas Argentina keluar sebagai juara dan pertama sejak 1986 di kala skuad masih memiliki Diego Maradona.

Albiceleste memenangi trofi Piala Dunia ketiga setelah menang 4-2 atas juara bertahan, Prancis, via drama adu penalti pasca laga di waktu normal berakhir imbang 3-3.

Keberhasilan timnas Argentina juga menyusul kesuksesan juara Copa America 2021 dan memasukkan nama pelatih timnas, Lionel Scaloni, dalam buku sejarah sepak bola dunia.

Tak hanya itu Lionel Messi juga dipastikan bersanding dengan nama-nama legendaris sepak bola setelah memenangi Piala Dunia, menyempurnakan perjalanan kariernya yang telah memenangi Liga Champions, LaLiga, Ligue 1, dan tujuh Ballon d'Or.

7. Drama Cristiano Ronaldo

Tahun 2022 ditutup dengan akhir drama megabintang asal Portugal, Cristiano Ronaldo. Dimulai dari wawancaranya kepada Piers Morgan yang membuat heboh karena menyinggung beberapa individu, hingga akhirnya kontraknya diputus Manchster United, kemudian semua berakhir di Arab Saudi.

Tangis Ronaldo di Piala Dunia 2022 setelah Portugal tersingkir di perempat final menyita perhatian, sebab pada usia 37 tahun itu bisa jadi Piala Dunia terakhirnya bersama Portugal. Kala itu Ronaldo masih berstatus free agents.

Pasca gosip mengenainya banyak dibicarakan pada akhirnya Ronaldo meninggalkan Eropa setelah 20 tahun berkarier, meraih sukses besar di Eropa. Ronaldo dikontrak klub Arab Saudi Al-Nassr - kabarnya - dengan durasi kontrak dua tahun setengah.

Di sana penilik lima Ballon d'Or mendapatkan gaji mendekati 200 juta euro per tahun, menjadikan Ronaldo sebagai atlet dengan bayaran termahal di dunia.

Lionel Messi Cristiano Ronaldo Trivia Sepak Bola Piala dunia 2022 Piala Dunia 2022 Qatar

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Dunia
Timnas Argentina Menatap Era Baru Tanpa Sang GOAT, Lionel Messi
Argentina memasuki era baru tanpa Lionel Messi. Alexis Mac Allister meminta Tim Tango lebih kuat sebagai tim setelah kehilangan sang GOAT.
Arief Hadi - Selasa, 22 September 2026
Timnas Argentina Menatap Era Baru Tanpa Sang GOAT, Lionel Messi
Liga Dunia
Portofolio Bisnis Lionel Messi: dari Properti, Lelang Karya Digital, hingga Rumah Sakit Anak
Lionel Messi membangun portofolio bisnis di luar sepak bola, dari properti dan perhotelan hingga seni digital serta proyek kemanusiaan.
Arief Hadi - Senin, 21 September 2026
Portofolio Bisnis Lionel Messi: dari Properti, Lelang Karya Digital, hingga Rumah Sakit Anak
Ragam
5 Fakta Unik Derby Madrid: Lebih Bergengsi daripada El Clasico
5 fakta unik Derby Madrid antara Atlético Madrid dan Real Madrid yang jarang diketahui. Simak sejarah rivalitas, Cibeles, hingga awal berdirinya Atlético.
Johan Kristiandi - Minggu, 20 September 2026
5 Fakta Unik Derby Madrid: Lebih Bergengsi daripada El Clasico
Liga Dunia
Skuad Portugal Era Jorge Jesus: Berusia 41 Tahun, Cristiano Ronaldo Dilibatkan untuk UEFA Nations League
Jorge Jesus memanggil Cristiano Ronaldo dalam skuad pertama Portugal meski sang megabintang sudah berusia 41 tahun. Simak daftar lengkapnya.
Arief Hadi - Sabtu, 19 September 2026
Skuad Portugal Era Jorge Jesus: Berusia 41 Tahun, Cristiano Ronaldo Dilibatkan untuk UEFA Nations League
Ragam
Floyd Samba, Putra Legenda Blackburn Rovers yang Mencuri Perhatian Bareng Manchester City di Piala Liga
Floyd Samba mencetak dua gol pada debut bersama Manchester City. Striker 17 tahun itu merupakan putra mantan bek Blackburn Rovers, Christopher Samba.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Floyd Samba, Putra Legenda Blackburn Rovers yang Mencuri Perhatian Bareng Manchester City di Piala Liga
Ragam
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Brentford vs Chelsea menjanjikan laga seru di Premier League. Simak lima alasan yang membuat duel ini layak dinanti, dari hujan gol hingga H2H.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Liga Dunia
Koleksi Trofinya Bertambah, Lionel Messi Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Messi membawa Inter Miami juara Campeones Cup dan mencetak gol ke-100. David Beckham menilai sang megabintang layak meraih Ballon d'Or 2026.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
Koleksi Trofinya Bertambah, Lionel Messi Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Liga Dunia
Gara-gara Cristiano Ronaldo, Pelatih Al Nassr Ribut dengan Reporter
Pelatih Al Nassr, Ange Postecoglou, terlibat adu mulut dengan reporter usai kekalahan 0-4 dari Al Ain demi membela dan pasang badan untuk Cristiano Ronaldo.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
Gara-gara Cristiano Ronaldo, Pelatih Al Nassr Ribut dengan Reporter
Internasional
Catat! Lionel Messi Akan Mainkan Laga Terakhir dengan Argentina, Ini Tanggalnya
Lionel Messi akan menjalani laga perpisahan bersama Timnas Argentina melawan Benin pada 6 Oktober 2026 di Stadion Monumental, Buenos Aires.
Rizqi Ariandi - Rabu, 16 September 2026
Catat! Lionel Messi Akan Mainkan Laga Terakhir dengan Argentina, Ini Tanggalnya
Ragam
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Harry Kane punya tiga alasan kuat untuk memenangkan Ballon d'Or 2026, dari dominasi di Jerman hingga performa impresif bersama Timnas Inggris.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Bagikan