7 Informasi Menarik Mengenai Wonderkid Manchester City, Cole Palmer

Cole Palmer (19 tahun) jadi bintang Manchester City di Piala FA.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 09 Januari 2022
7 Informasi Menarik Mengenai Wonderkid Manchester City, Cole Palmer
Cole Palmer (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Manchester City tak menemui halangan besar kala melalui putaran 32 besar Piala FA. Bermain di markas Swindon Town, The Citizens menang dengan skor telak 4-1 dari gol Bernardo Silva, Gabriel Jesus, Ilkay Gundogan, dan Cole Palmer yang diperkecil Harry McKirdy.

Man City sedianya tak bisa menurunkan banyak pemain karena akumulasi cedera dan partisipasi di Piala Afrika, terlebih Pep Guardiola juga positif virus corona. Tapi kedalaman skuad City sudah cukup untuk menangani Swindon.

Dari laga itu satu nama menjadi 'buah bibir' selepas laga berakhir. Dia adalah pemain berusia 19 tahun Cole Palmer yang menorehkan satu assist (untuk gol Silva) dan satu gol di penghujung laga.

Kehadiran Palmer ada di momen yang tepat di kala winger kanan Man City, Riyad Mahrez tengah bermain di Piala Afrika 2021 bersama timnas Aljazair. Palmer meneruskan tradisi bagus produk akademi City setelah Jadon Sancho, Phil Foden, dan Brahim Diaz.

Baca Juga:

Swindon Town 1-4 Man City: Pemain 19 Tahun Curi Perhatian

Swindon Town 1-4 Man City: Laju Mulus The Citizens

Man City Melaju Sendirian di Puncak Klasemen, Pep Guardiola Tak Jemawa

Gol Cole Palmer ke gawang Swindon

BolaSkor.com juga telah mengumpulkan informasi-informasi menarik mengenai Cole Palmer, berikut penjelasan lengkapnya:

1. Bakat Terlihat Sejak Kecil

Satu dari pelatih Man City, Graeme Fowler, salah satu sosok yang melihat bakat Palmer sejak kecil. Fowler melihat Palmer kala dia masih bermain sepak bola dengan NJ Wythenshawe, klub lokal di kampung halamannya.

Dengan tubuhnya yang kecil Palmer tidak ragu menghadapi lawan-lawan dengan tubuh yang lebih besar. Pada momen itu Fowler telah melihat bakat besar dari Palmer.

"Saya berjalan di lapangan dan melihat anak berambut pirang kecil yang sangat kecil dan hanya berlari dengan bola. Pada usia itu, anak-anak hanya mengejar bola dan dia memiliki sepuluh anak mengejarnya," tutur Fowler.

"Dia berlari dengan bola dan hanya akan melakukan belokan sederhana dan pergi ke arah lain dan anak-anak kemudian akan mengikutinya ke arah lain. Mereka tidak bisa mendapatkan bola darinya, ke mana pun dia berbalik, dan dia setahun lebih muda dari mereka semua."

“Dia bermil-mil di atas semua orang dari segi (kecerdasan) otak. Kemampuan teknisnya sangat bagus; Saya memiliki banyak pemain teknis yang bagus tetapi otaknya sejauh ini maju untuk otak sepak bola di usia muda itu luar biasa."

“Dia melakukan hal-hal pada usia tujuh dan delapan tahun yang saya tidak melihat anak berusia 14 tahun melakukannya. Kecepatan berpikirnya di lapangan, hal-hal yang dia lihat, dan kemampuan teknisnya untuk melakukan sesuatu dan menjadi inventif, dia benar-benar hebat, bagus untuk ditonton."

2. Pilih Man City ketimbang Man United

Bakatnya juga tercium oleh rival sekota City, Manchester United pada 2010 silam dan menciptakan Derby Manchester dalam perebutannya. Kala itu Man United dengan sejarah besar dan dilatih Sir Alex Ferguson cukup menggoda banyak pemain.

Tapi pada akhirnya Palmer dan keluarganya memilih City dan bergabung di akademi mereka sejak U-8.

3. Pemain Serba Bisa

Kendati berperan sebagai gelandang kreatif dan sering berposisi sebagai gelandang serang, Palmer dapat bermain di banyak posisi di lini depan seperti penyerang sayap selain gelandang serang.

Tubuhnya memang tidak berisi, tapi Palmer bak Kai Havertz di Chelsea yang unggul dalam duel bola udara dan bisa bermain di banyak posisi di lini serang.

Gaya mainnya pun lebih banyak 'mengandalkan otak' dengan kualitas teknik mendribel bola melewati lawan, berkaki kidal, dengan insting gol tinggi.

4. Sudah Merasakan Kesuksesan

Selain pernah mendapatkan medali dan memenangi titel Piala Liga dengan tim senior City, Palmer juga sudah punya banyak pengalaman di tim yang memenangi trofi dan bahkan ia jadi pemimpin di usia muda (U-18).

Pada musim 2019-2020 di U-18 City memenangi titel Premier League serta Piala FA usia muda dan Palmer ada dalam skuad tersebut. Performa hebatnya itu terjaga hingga Man City U-23.

5. Inggris Usia Muda

Palmer pemain reguler di timnas Inggris usia muda dan mewakili negaranya dari level U-15 hingga U-18. Palmer pernah tampil sebanyak 30 kali untuk tim U-15 sebelum naik ke U-18 dengan enam penampilan dan satu gol.

Apabila Palmer terus mengasah kemampuannya dan berkembang dengan Pep Guardiola, bukan tidak mungkin ia dipanggil ke timnas senior Inggris.

6. Pengakuan Pep Guardiola, Rencana Jangka Panjang City

Apabila Pep Guardiola sudah berbicara memuji pemain itu sudah dapat digambarkan sebagai pengakuan besar akan talentanya. Itulah yang terjadi kepada Palmer.

Kami punya Cole Palmer yang akan menjadi pemain yang sangat hebat," ucap Guardiola pada Agustus lalu. Guardiola pun telah memberinya debut di Liga Champions serta penampilan di tim senior pada ajang Community Shield.

Man City juga tak mau kehilangan Palmer seperti Sancho dan Diaz. Palmer diberi kontrak lima tahun dan akan berakhir pada musim panas 2026.

7. Banjir Pujian

Mantan bek kiri timnas Inggris, Ashley Cole dibuat kagum dengan kecerdasan bermain Palmer dan ia melihat masa depan cerah darinya.

"Itu (pergerakan Palmer) membuka lapangan. Dengan kemampuan satu lawan satu miliknya membuat para bek kesulitan untuk mendekatinya. Dia punya otak di mana dia bisa mengisolasi Anda satu lawan satu dan membawa Anda ke posisi bertahan," terang Cole.

“Saya senang bekerja dengannya dan melihat kualitas yang dia miliki. Dia adalah pemain sayap yang sangat cerdas yang suka keluar dari garis. Dia punya masa depan yang cerah. Mudah-mudahan dia ada di jalur itu ke tim senior."

Legenda City, Paul Dickov turut dibuat kagum oleh Palmer seraya memuji mentalitasnya.

“Saya tidak peduli apa kompetisinya atau siapa lawannya – itu penyelesaian kelas dunia. Dan Cole pantas mendapatkannya karena dia luar biasa sepanjang malam," tambah Dickov.

“Dia menciptakan gol pertama dan terlibat dalam segala hal yang baik dan positif tentang Manchester City. Kita berbicara tentang dia sebagai seorang anak muda tetapi kedewasaan yang dia tunjukkan dalam penampilannya juga luar biasa."

“Saya banyak berbicara tentang mentalitas, dan itu mengatakan banyak tentang dia bahwa ada banyak orang yang berbicara tentang dia untuk waktu yang lama."

“Tetapi ketika Anda mendapatkan kesempatan atau kesempatan Anda, ada beberapa yang ingin mengkritik atau mungkin mengatakan 'Apa itu tentang Cole Palmer', Namun, dia bangkit untuk kesempatan itu."

“Jangan lupa, dia bermain dalam satu tim dengan Kevin De Bruyne, dengan Ilkay Gundogan, dengan Bernardo Silva dan Gabriel Jesus tetapi dia menonjol dan menjadi Man of the Match melebihi mereka."

"Dia adalah talenta super dan dia memiliki begitu banyak kemampuan alami - dia bermain di antara garis dan mengambil bola di ruang sempit."

Breaking News Cole Palmer Sosok Trivia Sepak Bola Manchester City

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jerman
Raih Ballon d'Or 2026, Harry Kane Ukir Sejarah Bagi Sepak Bola Inggris
Harry Kane resmi sabet Ballon d'Or 2026 dan Trofi Gerd Muller usai catatkan 73 gol bersama Bayern Munchen serta Timnas Inggris. Simak kisahnya!
Gazza Roosaryatama - Selasa, 27 Oktober 2026
Raih Ballon d'Or 2026, Harry Kane Ukir Sejarah Bagi Sepak Bola Inggris
Jadwal
Link Streaming PSS Sleman vs Borneo FC, Live Sebentar Lagi di Sini!
PSS Sleman vs Borneo FC di Indonesia Super League 2026/2027 tayang di Indosiar! Simak jadwal kick-off, prediksi susunan pemain, head to head, dan link streaming gratis di sini.
Johan Kristiandi - Selasa, 27 Oktober 2026
Link Streaming PSS Sleman vs Borneo FC, Live Sebentar Lagi di Sini!
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Sassuolo vs Lazio, Disiarkan ANTV?
Sassuolo vs Lazio di Serie A 2026/2027 digelar Rabu dini hari. Apakah laga tayang di ANTV? Simak jadwal, prediksi starting XI, head to head, dan link streaming!
Johan Kristiandi - Selasa, 27 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Sassuolo vs Lazio, Disiarkan ANTV?
Jadwal
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming AS Roma vs Cagliari, Live di ANTV
AS Roma vs Cagliari di Serie A 2026/2027 digelar Rabu dini hari. Benarkah live di ANTV? Cek jadwal, kondisi pemain, prediksi starting XI, dan link streaming!
Johan Kristiandi - Selasa, 27 Oktober 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming AS Roma vs Cagliari, Live di ANTV
Liga Indonesia
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming PSS Sleman vs Borneo FC
PSS Sleman vs Borneo FC Samarinda, pekan ke-7 Super League 2026/2027, di Stadion Maguwoharjo, Selasa (27/10), pukul 15.30 WIB, Live Indosiar dan Vidio.
Rizqi Ariandi - Selasa, 27 Oktober 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming PSS Sleman vs Borneo FC
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Fleetwood vs Arsenal, Live di Sini!
Link streaming Fleetwood vs Arsenal di Carabao Cup 2026/2027. Simak jadwal, prediksi starting XI, kondisi pemain, dan cara menonton The Gunners dini hari nanti!
Johan Kristiandi - Selasa, 27 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Fleetwood vs Arsenal, Live di Sini!
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Torino vs Como, Cek Live di Sini
Como pernah membantai Torino 6-0 dan menang 5-1. Mampukah pesta gol terulang di Serie A 2026/2027? Cek jadwal, prediksi starting XI, dan link streaming Torino vs Como!
Johan Kristiandi - Selasa, 27 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Torino vs Como, Cek Live di Sini
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Torino vs Como: Pesta Gol Lagi?
Prediksi Torino vs Como di Serie A 2026/2027. Como pernah menang 6-0 dan 5-1 atas Torino. Simak jadwal, prediksi skor, starting XI, dan link streaming!
Johan Kristiandi - Selasa, 27 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Torino vs Como: Pesta Gol Lagi?
Prediksi
Bungkam Madura United, Persebaya Masih Punya Banyak PR
Persebaya menang 3-1 atas Madura United di Gelora Bung Tomo. Bernardo Tavares mengakui masih ada yang perlu dibenahi. Simak evaluasi Bajol Ijo dan laga berikutnya!
Johan Kristiandi - Selasa, 27 Oktober 2026
Bungkam Madura United, Persebaya Masih Punya Banyak PR
Liga Indonesia
Pelatih Persik Sebut Lapangan JIS Seperti Bencana Usai Dikalahkan Persija
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, menyebut kualitas rumput JIS seperti bencana setelah timnya kalah 1-2 dari Persija Jakarta pada pekan ke-7 Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 27 Oktober 2026
Pelatih Persik Sebut Lapangan JIS Seperti Bencana Usai Dikalahkan Persija
Bagikan