Trivia Sepak Bola

7 Bintang yang Tidak Pernah Rasakan Juara Liga Champions

Tidak sedikit pemain yang berstatus bintang, bahkan legenda, yang tidak pernah juara Liga Champions.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Kamis, 15 Februari 2024
7 Bintang yang Tidak Pernah Rasakan Juara Liga Champions
Gianluigi Buffon (twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Liga Champions sudah mencapai babak 16 besar, di mana klub-klub saling sikut demi bertahan di kompetisi klub paling di Benua Biru. Bagi pemain, tampil di final, bahkan bisa mengangkat trofi, menjadi impian setelah Piala Dunia.

Namun, tidak sedikit pemain yang berstatus bintang, bahkan legenda, yang hingga tutup karier belum merasakan menjadi juara di ajang ini, berikut tujuh di antaranya.

Baca juga:

3 Alasan Real Madrid Ngotot Mendatangkan Kylian Mbappe

Hasil Liga Champions: PSG Atasi Real Sociedad, Bayern Munchen Takluk di Italia

Efek Domino yang Terjadi jika Kylian Mbappe Gabung Real Madrid


1. Ronaldo

Ronaldo Luis Nazario de Lim hanyalah salah satu pesepak bola terhebat dalam sejarah namun hanya bermain dalam 40 pertandingan Liga Champions.

Sang Fenomena hanya mampu mengangkat trofi Piala Winners bersama Barcelona (1996/97) dan Piala UEFA saat memperkuat Inter Milan (1997/98)

Pada 2003, setelah pindah ke Real Madrid, seharusnya menjadi momen baginya. Terlebih setelah hat-tricknya melawan Manchester United di Old Trafford. Madrid menghadapi Juventus di semifinal dan Ronaldo mencetak gol pembuka di Madrid, namun cedera kembali menyerang dan dia hanya bermain 38 menit pada leg kedua. Madrid tersingkir dengan agregat 3-4.

Tahun berikutnya Madrid menghadapi Monaco di perempat final. Madrid yang sangat diunggulkan secara mengejutkan tersingkir.


2. Gianluigi Buffon

Tidak ada yang meragukan Buffon sebagai salah satu kiper terbaik yang pernah ada. Secara luas dia dianggap para pemain, pakar, dan pelatih sebagai salah satu penjaga gawang terhebat sepanjang masa.

Berbagai penghargaan pernah diterimanya, beragam trofi diangkatnya, termasuk Piala Eropa dan Piala Dunia. Namun, ada satu trofi yang selalu gagal diraihnya, meski dia tiga kali mencapai final (2002/03, 2014/15, dan 2016/17).


3. Zlatan Ibrahimovic

Pemain internasional Swedia ini masih belum mendapatkan trofi klub yang paling didambakan. Dalam sejarah kompetisi ini, tidak ada pemain yang mencatatkan penampilan lebih banyak dari 109 penampilan tanpa hasil maksimal.

Inter asuhan Jose Mourinho, klub yang dia tinggalkan untuk bergabung dengan Josep Guardiola di Barcelona, menggagalkan upaya Ibrahimovic di semifinal 2009/10.


4. Michael Ballack

"Sulit untuk mengingat detail apa yang terjadi ketika Anda kalah dalam pertandingan besar. Anda hanya ingat betapa menyakitkannya itu," kata Ballack yang kalah di dua final.

Dia adalah pemain kunci dari Leverkusen yang dikalahkan oleh Real Madrid di final 2002. Enam tahun kemudian, tim Chelseanya kalah dari Manchester United di Moskow.


5. Francesco Totti

“Saya selalu bermimpi akan mengenakan seragam ini sepanjang karier saya,” kata Totti. Dia berhasil mencapai hal tersebut dan mengakhiri kariernya bersama satu klub, AS Roma.

Di bawah asuhan Fabio Capello pada musim 2000/01, dia membantu menginspirasi Roma meraih gelar Serie A. Di Eropa, Totti tidak mampu melampaui babak delapan besar, kehilangan tempat di semifinal pada musim 2006/07 dan 2007/08.

6. Roberto Baggio

Pemain berjuluk Divine Ponytail mewakili klub terbesar di Italia, namun jarang mendapat kesempatan menampilkan bakatnya di Liga Champions.

Baggio berada di Milan yang tersingkir di babak penyisihan grup pada 1996/97, berhasil mencapai babak delapan besar musim berikutnya bersama Inter.

Penyerang yang mengoleksi 27 gol dalam 56 pertandingan untuk negaranya ini memang memenangkan trofi Eropa dalam kariernya, Piala UEFA bersama Juventus pada 1992/93.

7. Eric Cantona

Tak lama setelah kekalahan semifinal United dari juara bertahan Borussia Dortmund pada musim 1996/97, Cantona mengatakan ia akan pensiun.

Pasukan Sir Alex Ferguson pulih setelah kepergian kapten mereka dan menjadi juara Liga Champions dua tahun kemudian.

Trivia Sepak Bola Liga Champions Breaking News

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Timnas
Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 dan Daftar Harganya
Simak cara beli tiket Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 melalui Kita Garuda, lengkap dengan harga tiket mulai Rp100 ribu dan jadwal pertandingannya.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 dan Daftar Harganya
Timnas
Jay Idzes Patah Hati Gagal Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Jay Idzes dipastikan absen di FIFA ASEAN Cup 2026 karena cedera paha. Kapten Timnas Indonesia itu mengaku patah hati dan tetap dukung perjuangan Garuda.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Jay Idzes Patah Hati Gagal Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Liga Indonesia
Persija Ajukan Banding atas Sanksi Komdis PSSI
Persija Jakarta akan mengajukan banding atas sanksi Komdis PSSI berupa larangan dua laga kandang dan denda total Rp130 juta.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Persija Ajukan Banding atas Sanksi Komdis PSSI
Ragam
Floyd Samba, Putra Legenda Blackburn Rovers yang Mencuri Perhatian Bareng Manchester City di Piala Liga
Floyd Samba mencetak dua gol pada debut bersama Manchester City. Striker 17 tahun itu merupakan putra mantan bek Blackburn Rovers, Christopher Samba.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Floyd Samba, Putra Legenda Blackburn Rovers yang Mencuri Perhatian Bareng Manchester City di Piala Liga
Liga Indonesia
Cara Menonton dan Link Streaming Persebaya vs Garudayaksa, Live di Sini!
Persebaya vs Garudayaksa, pekan ketiga Super League 2026/2027, di Gelora Bung Tomo, Sabtu (19/9), pukul 15.30 WIB, Live Indosiar dan Vidio.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Persebaya vs Garudayaksa, Live di Sini!
Liga Indonesia
Cara Menonton dan Link Streaming Persija vs Java United, Live di TV Nasional
Persija Jakarta vs Java United, pekan ketiga Super League 2026/2027, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Sabtu (19/9), pukul 19.00 WIB, Live Indosiar.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Persija vs Java United, Live di TV Nasional
Ragam
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Brentford vs Chelsea menjanjikan laga seru di Premier League. Simak lima alasan yang membuat duel ini layak dinanti, dari hujan gol hingga H2H.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Liga Indonesia
Persija Dihukum 2 Laga Usiran dan Denda Rp130 Juta Usai Kalahkan Persib
Persija Jakarta dijatuhi sanksi Komdis PSSI berupa dua laga kandang usiran dan denda Rp130 juta akibat insiden sebelum dan saat melawan Persib.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Persija Dihukum 2 Laga Usiran dan Denda Rp130 Juta Usai Kalahkan Persib
Liga Indonesia
Persija vs Java United Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
Persija Jakarta vs Java United digelar tanpa penonton di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, karena Pilkades serentak di Gianyar pada 20 September.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Persija vs Java United Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
Basket
Dewa United Sudahi Kerja Sama dengan Agusti Julbe
Dewa United Basketball resmi menyudahi kerja sama dengan pelatih Agusti Julbe usai evaluasi performa di IBL dan BCL Asia 2026.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 17 September 2026
Dewa United Sudahi Kerja Sama dengan Agusti Julbe
Bagikan