5 Tim Semenjana yang Pernah Mengejutkan Serie A

Persaingan Serie A tidak selamanya didominasi oleh klub-klub besar atau top.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 13 Mei 2020
5 Tim Semenjana yang Pernah Mengejutkan Serie A
Sampdoria (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Serie A, liga yang memberikan cinta kepada penggemarnya melalui sajian aksi para aktor sepak bola di atas rumput hijau, duel penuh intrik, pertarungan sengit antarklub, dan adu jenius pelatih.

Semua keindahan Serie A itu hadir di era 90-an. Seluruh pecinta sepak bola dibius dengan keberadaan bintang-bintang kelas dunia yang ada di dalamnya.

Bukan cuma di Italia dan Eropa saja, Indonesia juga termasuk salah satu negara dengan pecinta Serie A terbanyak di dunia. Tidak heran jika di Indonesia ada basis fans Sampdoria, Lazio, hingga Parma.

Padahal, dahulu kala Parma merupakan klub idola bagi penggemarnya kala diperkuat pemain seperti: Fabio Cannavaro, Lilian Thuram, Gianluigi Buffon, Hernan Crespo, dan Juan Sebastian Veron.

Baca Juga:

Analisis – Atalanta, Sang Dewi yang Terus Berlari Kencang di Eropa

Nostalgia - Kisah Cinderella Hellas Verona di Musim 1984-1985

Klub Serie A Terancam Tak Terima Uang Hak Siar

Tapi yang berlalu biarlah berlalu. Serie A tidak akan pernah sama lagi seperti waktu itu. Namun, sekarang ini jadi waktu yang tepat untuk kembali menyaksikannya. Serie A tengah bangkit sejak kedatangan megabintang yang sudah meraih lima Ballon d’Or dan lima titel Liga Champions, Cristiano Ronaldo.

Kedatangannya bukan cuma menguntungkan Juventus di berbagai aspek, efek domino juga terjadi dengan semakin bertambah kompetitifnya Serie A. Persaingan di bawahnya tim-tim papan atas juga semakin bertambah seru. 19 tim lainnya seolah termotivasi untuk membuktikan bahwa Serie A bukan liga yang lemah.

Beberapa klub bersaing menjadi juara dengan Juventus, beberapa tim lainnya bertarung masuk zona Eropa, dan sisanya ingin terhindar dari zona degradasi.

Selayaknya Premier League dengan persaingan yang sulit diprediksi dari tim-tim semenjana yang dapat menganggu tim top, Serie A juga demikian.

Hal tersebut membuktikan Serie A kembali kompetitif. Jarang-jarang publik melihat tim semenjana bersaing di papan atas Serie A yang didominasi oleh Juventus, Inter Milan, AC Milan, Napoli, dan AS Roma.

Sejauh ini, hanya ada sedikit klub semenjana yang mampu mengejutkan Serie A. Di antaranya adalah kelima tim berikut ini:

1. Chievo Verona (2001-02)

Chievo Verona

Berstatus tim promosi Serie A 2001-02, Chievo Verona sedianya diprediksi banyak orang bakal turun lagi ke Serie B. Tapi nyatanya, Si Keledai Terbang – julukan Chievo – malah terbang tinggi di Serie A dan sempat menduduki puncak klasemen selama enam pekan di bawah asuhan Luigi Delneri.

Kekuatan Chievo berpusat di kedua sayap. Dalam formasi 4-4-2, Eriberto dan Christian Manfredini selalu jadi momok bagi pertahanan lawan dengan kemampuan mereka melakukan penetrasi dan memberikan umpan silang. Massimo Marazzina juga memperlihatkan ketajamannya di lini depan melalui total 13 gol yang dicetaknya di Serie A.

Selain itu, skuat Delneri juga memiliki pemain-pemain berpengalaman seperti Nicola Legrottaglie, Eugenio Corini, Simone Perrotta, Fabio Fimani, dan Bernardo Corradi. Mereka bertahan lama di papan atas klasemen dan pada akhir musim, Chievo finish di urutan lima klasemen yang berhadiah tiket Piala UEFA (kini bernama Liga Europa).

Saking heroik dan hebatnya perjalanan Chievo di musim 2001-02, Marco Vitale terinspirasi dan membuat buku sepak bola ekonomis berjudul “Fenomeno Chievo. Economia, costume, societa”.

2. Sampdoria (1990-91)

Sampdoria

Sepanjang berdirinya klub asal Genoa selama 72 tahun, Sampdoria hanya sekali memenangi Serie A, yakni pada musim 1990-91 – di era ketika Serie A tengah harum-harumnya. Roberto Mancini, Attilio Lombardo, Gianluca Pagliuca, Gianluca Vialli, dan Pietro Vierchowod, menjadi kunci sukses Sampdoria asuhan pelatih asal Serbia, Vujadin Boskov.

Vialli mencetak 19 gol di Serie A dan Mancini menjadi tandem sehatinya di lini depan. Sampdoria mengaplikasikan strategi serangan balik yang efektif dalam perjalanannya di musim 1990-91. Kokoh di lini belakang, Sampdoria tajam seperti pisau di lini depan.

Dalam tulisannya di Guardian, David Lacey (mantan koresponden Guardian) menggambarkan tim Sampdoria sebagai tim yang terjaga (dari sisi pertahanan) dan diam-diam (tanpa disadari, Sampdoria bisa mencetak gol dengan cepat).

Sementara kritikus seni asal Belanda, Rudi Fuchs, menggambarkan Sampdoria sebagai perwakilan sepak bola Italia secara menyeluruh. "Orang Italia menyambut dan menarik Anda, menggoda Anda dengan pendekatan halus mereka, lalu menceak gol setajam ujung pisau."

Sampdoria hanya menelan tiga kekalahan, kebobolan 24 gol – terbaik kedua setelah Milan, dan mencetak total 57 gol – terbanyak di antara 17 klub lainnya.

Breaking News Serie a Trivia Sepak Bola Chievo Verona Atalanta Sampdoria Udinese Cagliari

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Hasil akhir
Hasil Pertandingan: Roma Gagal Salip Inter Milan, Tottenham Menang di Markas Chelsea
Hasil Serie A dan Liga Inggris: Napoli bermain imbang 3-3 dengan Roma, sementara Tottenham menang 2-0 di markas Chelsea. Simak hasil lengkapnya.
Arief Hadi - Minggu, 25 Oktober 2026
Hasil Pertandingan: Roma Gagal Salip Inter Milan, Tottenham Menang di Markas Chelsea
Berita
SVA Senayan Padel Club Resmi Dibuka, Usung Konsep Olahraga dan Lifestyle
SVA Senayan Padel Club resmi diperkenalkan di Jakarta dengan tiga lapangan padel indoor premium, fasilitas wellness, turnamen, dan hiburan musik.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 24 Oktober 2026
SVA Senayan Padel Club Resmi Dibuka, Usung Konsep Olahraga dan Lifestyle
MotoGP
Veda Ega Catatkan Sejarah Usai Raih Pole Position Moto3 Australia 2026
Veda Ega Pratama jadi pembalap Indonesia pertama yang meraih pole position di Moto3 Australia 2026. Simak statistik dan komentarnya di sini!
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 24 Oktober 2026
Veda Ega Catatkan Sejarah Usai Raih Pole Position Moto3 Australia 2026
E-sports
Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Jadi Panggung Talenta Daerah, Kodam XVII/Cendrawasih Juara
Kodam XVII/Cendrawasih menjuarai Piala Panglima TNI Esports Championship 2026. Turnamen ini menjadi wadah pembinaan atlet dan talenta esports daerah.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 24 Oktober 2026
Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Jadi Panggung Talenta Daerah, Kodam XVII/Cendrawasih Juara
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Persijap Jepara vs Java United FC: Mencari Penguasa Jawa Tengah
Persijap Jepara vs Java United FC, pekan ke-7 Super League 2026/2027, di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (24/10), pukul 19.00 WIB, Live Vidio.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 24 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Persijap Jepara vs Java United FC: Mencari Penguasa Jawa Tengah
Liga Indonesia
Radovan Pankov Jadi Andalan Shin Tae-yong, Ban Kapten Persija Bukan Hal Baru
Radovan Pankov dipercaya Shin Tae-yong menjadi kapten Persija Jakarta saat Rizky Ridho absen. Bek Serbia itu menunjukkan kualitas dan jiwa kepemimpinannya di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 24 Oktober 2026
Radovan Pankov Jadi Andalan Shin Tae-yong, Ban Kapten Persija Bukan Hal Baru
Liga Indonesia
Jadwal dan Link Streaming IWL 2026/2027 Pekan 2: Persija vs Persikad, Dewa United Tantang Persita
Jadwal lengkap IWL 2026/2027 pekan kedua di Indomilk Arena, Minggu (25/10), lengkap dengan jam pertandingan dan cara menonton gratis di TVRI serta YouTube Rans Entertainment.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 24 Oktober 2026
Jadwal dan Link Streaming IWL 2026/2027 Pekan 2: Persija vs Persikad, Dewa United Tantang Persita
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Isenmulang Kalteng FC vs PSIM Yogyakarta: Tim Tamu Berburu Kemenangan Perdana
Isenmulang Kalteng FC vs PSIM Yogyakarta, pekan ke-7 Super League 2026/2027, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Sabtu (24/10), pukul 15.30 WIB, Live Indosiar dan Vidio.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 24 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Isenmulang Kalteng FC vs PSIM Yogyakarta: Tim Tamu Berburu Kemenangan Perdana
Jadwal
Jadwal Bola Eropa di Akhir Pekan (24-25 Oktober), 4 Laga Dapat Ditonton Gratis
Jadwal bola Eropa 24-25 Oktober 2026 menyajikan laga Premier League dan Serie A. Simak jam kick-off, Chelsea vs Tottenham, Juventus, Milan, dan siaran gratis.
Arief Hadi - Sabtu, 24 Oktober 2026
Jadwal Bola Eropa di Akhir Pekan (24-25 Oktober), 4 Laga Dapat Ditonton Gratis
Prediksi
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Napoli vs AS Roma: Momen Il Giallorossi Naik ke Puncak Klasemen
AS Roma berpeluang naik ke puncak klasemen Serie A saat menghadapi Napoli. Simak prediksi skor, kabar tim, susunan pemain, dan link live streaming!
Arief Hadi - Sabtu, 24 Oktober 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Napoli vs AS Roma: Momen Il Giallorossi Naik ke Puncak Klasemen
Bagikan