5 Pemain yang Berani Berkhianat di Derby London Utara

Derby London Utara memiliki sejarah soal beberapa pemain yang dicap pengkhianat.
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Sabtu, 23 September 2023
5 Pemain yang Berani Berkhianat di Derby London Utara
Emmanuel Adebayor (Twitter Premier League)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Arsenal akan menjamu Tottenham Hotspur pada pertandingan pekan keenam Premier League 2023-2024, di Stadion Emirates, Minggu (24/9). Duel bertajuk Derby London Utara itu memiliki sejarah soal beberapa pemain yang dicap pengkhianat karena hengkang ke rival.

Derby London Utara menjadi satu di antara yang paling panas di Inggris. Meski prestasi kedua tim sedang stagnan pada beberapa tahun terakhir, tetapi pertemuan Arsenal kontra Tottenham tetap menarik perhatian.

Pada masa lalu, beberapa pemain yang memutuskan hengkang ke klub rival langsung mendapatkan cap sebagai pengkhianat. Padahal, sejumlah di antaranya tidak pindah secara langsung dari Arsenal ke Tottenham atau sebaliknya.

Baca Juga:

Arsenal 4-0 PSV, The Gunners Emosional Akhiri Penantian Bermain di Liga Champions

Hasil Liga Champions: Bayern Munchen Tekuk Manchester United, Arsenal Pesta Gol

Erik Ten Hag Bantah Manchester United Berada dalam Krisis

Berikut ini adalah lima pengkhianat derby London Utara:

Pat Jennings

Pat Jennings merupakan pemain legenda Tottenham Hotspur. Berdasarkan statistik, sang kiper membukukan 173 pertandingan dengan torehan 46 clean sheet. Jennings juga menjadi penjaga gawang pertama yang meraih penghargaan pemain terbaik versi PFA.

Namun, kisah sang kiper bersama Tottenham harus berakhir pada 1977. The Lilywhites tidak memperpanjang kontrak sang kiper.

Kemudian, Pat Jennings memilih membelot ke Arsenal. Ia membuktikan diri masih bertaji dengan tampil dalam 80 laga.

Selama membela Arsenal, catatan terbaik Jennings adalah meraih titel Piala FA. Sementara itu, ketika masih bermain untuk Tottenham, ia memenangi UEFA Cup 1971-1972.

Jimmy Robertson

Jimmy Robertson menghabiskan waktu lima tahun bersama Tottenham. Pemain sayap asal Skotlandia tersebut bermain dari 1963 hingga 1968.

Sayangnya, Tottenham menjadikan Jimmy Robertson sebagai alat mendapatkan penggawa Arsenal, David Jenkins. Akhirnya, Robertson mencatatkan 17 penampilan bersama Arsenal.

Sol Campbell

Tottenham merupakan klub yang membesarkan nama Sol Campbell. Sang pemain sudah memperkuat Tottenham sejak akademi. Tak heran, ia setidaknya tampil dalam 300 laga sebelum berusia 27 tahun.

Prestasi terbaik Sol Campbell di Tottenham adalah memenangi Piala Liga Inggris 1999. Ia juga mendapatkan panggilan tim nasional Inggris.

Sayangnya, Sol Campbell tidak sepakat dengan kontrak yang diajukan Tottenham. Ia pun angkat kaki ke Arsenal dengan status bebas transfer.

Rupanya, itu bukan keputusan keliru. Sol Campbell meraih gelar Liga, Piala FA, dan menembus final Liga Champions 2006.

William Galas

Arsenal memboyong William Gallas pada 2006. Gallas didatangkan untuk mengisi lubang yang ditinggalkan Ashley Cole. Pemain asal Inggris itu memilih angkat kaki ke Chelsea.

Namun, Gallas dan Arsenal berpisah dengan cara yang tidak baik-baik. The Gunners memilih tidak memperpanjang kontrak Gallas karena pemintaan gaji yang terlalu tinggi.

Pada akhirnya, Gallas menuju Tottenham pada musim panas 2010. Ia ditunjuk sebagai kapten The Lyliwhites.

Emmanuel Adebayor

Emmanuel Adebayor mungkin merupakan pemain yang dicap paling berkhianat. Kebencian kepada Adebayor berada dalam hati sebagian besar suporter Arsenal.

Arsenal mengeluarkan dana 10 juta euro untuk mendapatkan Adebayor dari AS Monaco. Selama tiga tahun membela Arsenal, ia mencetak 62 gol.

Namun, segala kenangan manis itu runtuh setelah Adebayor melakukan selebrasi gol ke gawang Arsenal ketika sudah memperkuat Manchester City. Ujung tombak asal Togo itu dicap pengkhianat.

Adebayor semakin menjadi musuh bersama suporter Arsenal setelah memilih membela Tottenham Hotspur pada musim panas 2011. Adebayor tampil dalam 113 laga dengan torehan 42 gol plus 20 assist.

Arsenal Tottenham Hotspur Emmanuel adebayor Trivia Sepak Bola Premier League

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Ragam
3 Pemain Thailand yang Layak Diwaspadai Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Chanathip Songkrasin, Teerasak Poeiphimai, dan Kakana Khamyok menjadi tiga pemain Thailand yang layak diwaspadai Indonesia di final ASEAN Cup 2026.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
3 Pemain Thailand yang Layak Diwaspadai Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Inggris
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Skandal finansial Manchester City menjadi topik pembicaraan di skuad Inggris. Thomas Tuchel memilih tak berspekulasi jelang lawan Kroasia.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Inggris
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Manchester City mengajukan banding atas vonis pelanggaran aturan keuangan Premier League dan menegaskan klub tidak bersalah atas dakwaan tersebut.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Inggris
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Jamie Carragher merasa kasihan kepada pemain Man City, tetapi menilai gelar Premier League pada periode pelanggaran finansial harus dicabut.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Inggris
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Pep Guardiola akhirnya buka suara setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial Premier League. Ia menegaskan dukungannya kepada klub.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Inggris
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak 4 temuan utama Premier League dan respons terbaru The Citizens.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Inggris
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Simak daftar gaji pemain Manchester City. Erling Haaland menjadi pemain dengan bayaran tertinggi, mencapai £27,3 juta atau sekitar Rp559,65 miliar per tahun.
Arief Hadi - Selasa, 29 September 2026
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Inggris
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran Premier League. Chairman Khaldoon Al Mubarak buka suara dan bertekad buktikan kebenaran.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 26 September 2026
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Inggris
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak potensi hukuman, dari pengurangan poin hingga pencabutan gelar.
Arief Hadi - Jumat, 25 September 2026
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Inggris
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran regulasi Premier League. Sanksi belum diputuskan dan City diperkirakan banding.
Arief Hadi - Jumat, 25 September 2026
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Bagikan