5 Pemain Top yang Tidak Pernah Memenangi Titel Liga Champions

Akan tapi ada beberapa pemain atau legenda sepak bola Eropa yang tidak beruntung menjuarainya. Siapa saja?
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 28 Mei 2020
5 Pemain Top yang Tidak Pernah Memenangi Titel Liga Champions
Gianluigi Buffon (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Memenangi Liga Champions menjadi salah satu pencapaian tertinggi yang dapat diraih pesepak bola profesional di Eropa selain Piala Dunia. Meraihnya tidak mudah dan beberapa pemain sudah cukup senang mewujudkan bermain di Liga Champions.

Drama, adu jenius, kualitas, dan pengalaman tersaji di turnamen antarklub terbaik Eropa yang sudah berlangsung sejak 1992. Pengalaman bermain di dalamnya menjadi hal yang tak tergantikan bagi para pemain yang pernah berpatisipasi.

Real Madrid masih menjadi raja di Eropa melalui raihan 13 titel Liga Champions diikuti AC Milan (tujuh titel) dan Liverpool (enam titel). Pemain-pemain yang pernah menjuarainya cukup beruntung dapat meraih trofi berjuluk Si Kuping Besar.

Baca Juga:

Ketika Cristiano Ronaldo Ucapkan Selamat Tinggal Real Madrid di Kiev

Final Liga Champions 2009, Treble Pertama Barcelona dan Akhir Era Cristiano Ronaldo di Manchester United

Bantahan Chiellini Terkait Konflik Ruang Ganti Juventus Pada Final Liga Champions 2017

Akan tapi ada beberapa pemain atau legenda sepak bola Eropa yang tidak beruntung menjuarainya. Siapa saja? Berikut penjabaran dari BolaSkor.com:

1. Zlatan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic

Saking seringnya Zlatan Ibrahimovic gagal memenangi Liga Champions sampai ada istilah tim yang dibelanya tidak akan bisa menjuarainya selama ada dia. Ironis, pasalnya Ibrahimovic salah satu striker top Eropa yang bahkan saat ini masih prima dan bermain pada usia 38 tahun dengan AC Milan.

Ibrahimovic sudah sering meraih trofi liga dengan klub-klub yang pernah dibelanya dari Juventus, Inter Milan, FC Barcelona, AC Milan, hingga PSG (Paris Saint-Germain), namun baru pada 2017 ia meraih trofi Eropa pertamanya - Liga Europa - dengan Manchester United.

Titel Eropa itu bukan Liga Champions namun bisa menjadi hiburan baginya yang tak pernah menjadi juara di Eropa. Kutukan yang unik jika mengingat kualitasnya dalam bermain.

2. Ronaldo

Ronaldo

Bukan Cristiano Ronaldo tentunya karena ia sudah meraih lima titel Liga Champions, melainkan Ronaldo yang menjadi ikon sepak bola Brasil dan legenda bagi Barcelona, Inter Milan, dan Real Madrid. Dalam kondisi prima kualitasnya tak perlu diragukan lagi.

Ronaldo mengombinasikan ketajaman mencetak gol dengan keahlian mendribel bola ala khas Negeri Samba. Ronaldo - yang kini jadi Presiden Real Valladolid - sudah memenangi LaLiga dan dua Piala Dunia dengan Brasil, namun titel Liga Champions tak diraihnya. Trofi Eropa yang pernah diraihnya adalah UEFA Cup Winners' Cup dan Piala UEFA (format sebelum Liga Europa).

3. Fabio Cannavaro

Fabio Cannavaro

Legenda Parma dan Juventus pernah menjuarai titel Piala Dunia 2006 bersama timnas Italia. Pada eranya Fabio Cannavaro bek yang komplit dengan tingkat kedisiplinan yang bagus, memiliki jiwa kepemimpinan, dan taktis ketika bertahan serta membaca permainan.

Tidak banyak lawan yang dapat melaluinya dalam kondisi prima. Namun dalam 19 tahun kariernya Cannavaro tidak pernah menjuarai Liga Champions dan satu-satunya titel Eropa adalah Piala UEFA bersama FC Parma pada 1999.

4. Gianluigi Buffon

Gianluigi Buffon

Tiga kali mencapai final Liga Champions pada 2003, 2015, dan 2017, sejumlah itu juga kiper legendaris Juventus dan Italia kalah di final dan urung menjadi juara.

"Saya ingin mengakhiri karier saya dengan kemenangan besar. 12 tahun lalu saya memenangi Piala Dunia, namun saya kalah tiga kali di final Liga Champions," ucap Buffon pada 2017 ketika dia mengumumkan pensiun.

Akan tapi rasa penasaran disinyalir masih dirasakan Buffon yang pada akhirnya bermain semusim bersama PSG dan kini kembali membela Juventus pada usia 42 tahun.

5. Patrick Vieira

Patrick Vieira

Legenda Arsenal salah satu gelandang top di eranya dengan kemampuan bertahan dan melakukan transisi bermain dengan baik. Patrick Vieira sudah memenangi tiga titel Premier League, tiga Piala FA, dan empat Scudetto, serta Piala Dunia dan Piala Eropa dengan timnas Prancis namun tak punya trofi Liga Champions.

Uniknya Vieira meninggalkan Inter setelah bermain selama empat tahun di sana pada momen yang tidak tepat. Vieira ke Manchester City pada 2010 dan di tahun yang sama Inter mengukir sejarah treble winners di era kepelatihan Jose Mourinho.

Breaking News Trivia Sepak Bola Liga Champions Buffon Gianluigi Buffon Fabio Cannavaro Zlatan Ibrahimovic Patrick Vieira Ronaldo

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Internasional
Erick Thohir Klaim Anggota AFC 100 Persen Dukung Gianni Infantino Kembali Pimpin FIFA
Erick Thohir menyebut Indonesia dan seluruh negara Asia mendukung Gianni Infantino untuk kembali menjabat Presiden FIFA periode 2027-2031.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Erick Thohir Klaim Anggota AFC 100 Persen Dukung Gianni Infantino Kembali Pimpin FIFA
Liga Indonesia
Dewa United Banten FC Ingatkan Suporter Persija Tidak Datang ke BIS
Dewa United mengingatkan suporter Persija Jakarta untuk tidak hadir di Banten International Stadium saat laga pekan ke-8 Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Dewa United Banten FC Ingatkan Suporter Persija Tidak Datang ke BIS
Timnas
Kelme Luncurkan Jersey Champions Edition Timnas Indonesia, Ini Harga dan Jadwal Penjualannya
Kelme meluncurkan jersey Champions Edition Timnas Indonesia dengan badge juara emas. Simak harga, jadwal pre-order, dan lokasi penjualannya.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Kelme Luncurkan Jersey Champions Edition Timnas Indonesia, Ini Harga dan Jadwal Penjualannya
Lainnya
Klasemen Sementara Kart Inc Pro League Season 2: Dewa United Motorsports Bayangi Speed Adrenaline
Speed Adrenaline sukses mendominasi dan bertengger kokohdi puncak klasemen.
Tengku Sufiyanto - Kamis, 29 Oktober 2026
Klasemen Sementara Kart Inc Pro League Season 2: Dewa United Motorsports Bayangi Speed Adrenaline
Timnas
Erick Thohir Bicara Nasib Piala Asia 2027 yang Terancam Mundur ke 2028
AFC akan membahas nasib Piala Asia 2027 di Arab Saudi pada 18 November. Timnas Indonesia tergabung di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Erick Thohir Bicara Nasib Piala Asia 2027 yang Terancam Mundur ke 2028
Lainnya
DKI Jakarta Pertahankan Gelar Juara Umum Kejurnas Catur 2026, Bukti Pembinaan Berjalan dengan Baik
DKI Jakarta memborong 17 medali.
Tengku Sufiyanto - Kamis, 29 Oktober 2026
DKI Jakarta Pertahankan Gelar Juara Umum Kejurnas Catur 2026, Bukti Pembinaan Berjalan dengan Baik
Timnas
Erick Thohir Pastikan Timnas Indonesia Tidak Main di Kandang pada FIFA Matchday November 2026
Erick Thohir memastikan Timnas Indonesia tidak bermain di kandang pada FIFA Matchday November 2026. PSSI segera menentukan lawan dan lokasi pertandingan.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Erick Thohir Pastikan Timnas Indonesia Tidak Main di Kandang pada FIFA Matchday November 2026
Liga Indonesia
Pelaku Pembacokan Bobotoh di Bogor Bukan Suporter, Polisi Ungkap Kronologi Kejadian
Polres Bogor menegaskan pelaku pembacokan suporter Persib Bandung berinisial ARK bukan bagian dari kelompok suporter. Korban tewas usai laga kontra Garudayaksa FC.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Pelaku Pembacokan Bobotoh di Bogor Bukan Suporter, Polisi Ungkap Kronologi Kejadian
Liga Indonesia
Alasan Shin Tae-yong Sulap Rizky Ridho Jadi Gelandang di Persija
Shin Tae-yong menjelaskan alasan menempatkan Rizky Ridho sebagai gelandang Persija Jakarta. Ridho pun mempelajari permainan gelandang-gelandang Eropa.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Alasan Shin Tae-yong Sulap Rizky Ridho Jadi Gelandang di Persija
Liga Indonesia
Persija Siapkan Rotasi Besar di League Cup, Shin Tae-yong Beri Kesempatan Pemain Pelapis
Shin Tae-yong berencana merotasi pemain Persija Jakarta di League Cup 2026/2027. PSMS Medan dan Sumsel United menjadi dua lawan awal Macan Kemayoran.
Rizqi Ariandi - Rabu, 28 Oktober 2026
Persija Siapkan Rotasi Besar di League Cup, Shin Tae-yong Beri Kesempatan Pemain Pelapis
Bagikan