5 Pemain Tak Terduga yang Muncul dan Jadi Pembeda Dalam Perburuan Titel Premier League

Pemain tak terduga seketika muncul jadi pahlawan. Skenario yang menarik dalam dunia sepak bola.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 21 Januari 2025
5 Pemain Tak Terduga yang Muncul dan Jadi Pembeda Dalam Perburuan Titel Premier League
Selebrasi gol Ilkay Gundogan (Laman Resmi Manchester City)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Sepak bola bisa dianalogikan bak skenario panjang sebuah cerita di berbagai aspek. Termasuk salah satunya ketika pemain tak terduga yang muncul - entah dari mana, kemudian menjadi pahlawan sekaligus pembeda bagi timnya.

Tokoh protagonis tak terduga itu bahkan menentukan dalam perburuan titel Premier League. Di masa lalu, sosok seperti Thierry Henry, Dennis Bergkamp, Cristiano Ronaldo, Didier Drogba, Sergio Aguero jadi pembeda. Dan mereka bukan sosok tak terduga tersebut.

Nama mereka sudah tenar dan menjadi pembeda merupakan harapan yang biasa mereka emban. Baru-baru ini di Premier League 2024-2025, Darwin Nunez mencetak dua gol dan membawa Liverpool menang 2-0 atas Brentford.

Baca Juga:

Premier League: 14 Gol Tercipta dari 2 Laga Terakhir Chelsea Vs Wolverhampton Wanderers

Hasil Premier League: Ditekuk Brighton 1-3, Manchester United Telan Kekalahan Ke-10

Hasil Premier League: Darwin Nunez Super-sub, Dua Golnya di Menit Akhir Bawa Liverpool Kalahkan Brentford

Dua gol itu dapat menjadi krusial dalam perburuan titel Premier League musim ini, dan Nunez, bukan pemain yang diharapkan bisa melakukannya seperti Mohamed Salah atau Luis Diaz.

Dalam sejarahnya, setidaknya ada lima pemain tak terduga yang pernah jadi pembeda dan menentukan dalam perebutan titel liga. Siapa saja?

1. Federico Macheda

Federico Macheda dengan Sir Alex Ferguson (Planet Football)

Musim 2008-2009, Sir Alex Ferguson memainkan produk akademi Federico Macheda dan ia menjadi super-sub dengan golnya ke gawang Aston Villa.

Pada pekan berikutnya, gol Macheda juga menentukan kemenangan Man United atas Sunderland, sisanya menjadi sejarah. Tanpa gol-golnya, Man United bisa saja kehilangan titel liga melawan Liverpool.

2. Michy Batshuayi

Michy Batshuayi (Goal/Getty Images)

Pemain yang sering dipinjamkan kala membela Chelsea mulai dari Borussia Dortmund, Valencia, Crystal Palace (dua periode), hingga Besiktas. Chelsea tak sepenuhnya percaya kepada Michy Batshuayi.

Tapi pada musim 2016-2017, pada 19 penampilan dari 20 laga saat muncul dari bangku cadangan, Batshuayi dapat mencetak lima gol dan memberikan satu assist.

Ia jadi super-sub sekaligus pelapis bagi Diego Costa. Bahkan, satu gol kemenangan Batshuayi menyegel titel Premier League, saat Chelsea menang 1-0 atas West Bromwich Albion.

3. Leonardo Ulloa

Leonardo Ulloa (Eurosport)

Musim 2015-2016 adalah musim bersejarah di Premier League. Leicester City arahan Claudio Ranieri mengukir sejarah menjuarai liga bersama pemain seperti N'Golo Kante, Jamie Vardy, Riyad Mahrez, dan Robert Huth.

Bermodalkan taktik 4-4-2, Leicester juga memiliki sosok protagonis tak terduga dalam diri Leonardo Ulloa. Kendati melapis Vardy dan Shinji Okazaki, Ulloa acapkali mencetak gol telat kontra Norwich City dan West Ham United yang krusial memberikan titel liga untuk timnya.

4. Ilkay Gundogan

Ilkay Gundogan (The Independent)

Dalam skuad bertabur bintang Manchester City, peran Ilkay Gundogan acapkali tak dilihat karena ia gelandang tengah. Namun pada masa prima, Gundogan acapkali jadi pembeda.

Pada musim 2021-2022 di pekan terakhir liga, Man City tiba-tiba tertinggal 0-2 lawan Aston Villa, tetapi dua gol Gundogan menyamakan kedudukan sebelum comeback tercipta dari gol Rodri. Setelahnya jadi sejarah, Gundogan seringkali muncul sebagai pembeda.

5. Divock Origi

Divock Origi (Getty Images)

Liverpool mengakhiri penantian 30 tahun titel liga pada musim 2019-2020 di bawah arahan Jurgen Klopp. Klopp menjadikan Divock Origi bak senjata rahasia karena ia tak pernah mengecewakan kala dipercaya bermain.

Origi punya rata-rata kontribusi gol setiap 141 menit dan ia mencetak dua gol lawan Everton, juga saat melawan Newcastle United di pekan terakhir. Origi hanya tujuh kali jadi starter di liga dan dampaknya sangat besar.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Trivia Sepak Bola Premier League

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Manchester United Batal Boyong Mantan Bek Real Madrid, Targetkan Pemain yang Lebih Muda
Manchester United batal memboyong David Alaba karena riwayat cedera. Setan Merah kini alihkan bidikan ke bek kiri yang lebih muda.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 08 September 2026
Manchester United Batal Boyong Mantan Bek Real Madrid, Targetkan Pemain yang Lebih Muda
Ragam
Sederet Rekor yang Dapat Terukir di Liga Champions Pekan Ini
Haaland hingga Zion Suzuki berpeluang mencetak sejarah di Liga Champions. Simak lima rekor yang bisa terukir pada matchday pertama.
Arief Hadi - Selasa, 08 September 2026
Sederet Rekor yang Dapat Terukir di Liga Champions Pekan Ini
Inggris
Analisis Manchester United: Red Devils dan Masalah Mengontrol Pertandingan
Man United masih bermasalah dalam mengontrol pertandingan dan menjaga pertahanan. Simak analisis usai hasil imbang 2-2 kontra Everton.
Arief Hadi - Selasa, 08 September 2026
Analisis Manchester United: Red Devils dan Masalah Mengontrol Pertandingan
Inggris
Dijegal Everton, Manchester United Tetap Pede Hadapi Liga Champions
Michael Carrick tetap optimistis menatap laga Liga Champions usai Manchester United ditahan imbang Everton. Fokus penuh lawan Sabah FC.
Gazza Roosaryatama - Senin, 07 September 2026
Dijegal Everton, Manchester United Tetap Pede Hadapi Liga Champions
Ragam
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Dari Serie D ke Liga Champions, Como menulis dongeng sepak bola Italia. Simak perjalanan klub, peran Cesc Fabregas, dan dukungan suporternya.
Arief Hadi - Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Inggris
Kali Kedua dalam Kurun Waktu 50 Tahun, Pertahanan Manchester United Rapuh di Awal Musim Premier League
Man United kebobolan enam gol dalam tiga laga awal Premier League. Menurut Opta, catatan ini baru terjadi dua kali dalam 50 tahun.
Arief Hadi - Senin, 07 September 2026
Kali Kedua dalam Kurun Waktu 50 Tahun, Pertahanan Manchester United Rapuh di Awal Musim Premier League
Inggris
Chelsea Masih Berada di Bawah Bayang-bayang Arsenal, Tak Pernah Menang Sejak 2021
Chelsea kembali kalah dari Arsenal 1-2 di Premier League. The Blues belum pernah menang atas The Gunners sejak 2021.
Arief Hadi - Senin, 07 September 2026
Chelsea Masih Berada di Bawah Bayang-bayang Arsenal, Tak Pernah Menang Sejak 2021
Klasemen
Klasemen Terbaru Premier League: Manchester City Dipepet Arsenal, Manchester United Tak Terlihat di 10 Besar
Klasemen terbaru Premier League 2026-2027: Man City masih sempurna, Arsenal menempel di posisi dua, Hull City mengejutkan, dan Man United di urutan 11.
Arief Hadi - Senin, 07 September 2026
Klasemen Terbaru Premier League: Manchester City Dipepet Arsenal, Manchester United Tak Terlihat di 10 Besar
Hasil akhir
Hasil Premier League 2026/2027: Kalahkan Chelsea, Arsenal Rajai Derby London
Arsenal sukses memenangi derby London dengan mengalahkan Chelsea 2-1 di Emirates Stadium, Minggu (6/9) malam WIB.
Gazza Roosaryatama - Senin, 07 September 2026
Hasil Premier League 2026/2027: Kalahkan Chelsea, Arsenal Rajai Derby London
Hasil akhir
Hasil Pertandingan: Manchester United Batal Menang, Barcelona Pesta Gol
Manchester United batal menang usai kebobolan menit akhir saat hadapi Everton. Sementara Barcelona lanjutkan tren sempurna dengan menghajar Valencia.
Gazza Roosaryatama - Minggu, 06 September 2026
Hasil Pertandingan: Manchester United Batal Menang, Barcelona Pesta Gol
Bagikan