Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

5 Momen Paling Tidak Terlupakan di MotoGP pada Satu Dekade Terakhir

Begitu banyak hal tidak terlupakan terjadi selama satu dekade terakhir di dunia olahraga, tidak terkecuali MotoGP.
Hendry WibowoHendry Wibowo - Senin, 30 Desember 2019
5 Momen Paling Tidak Terlupakan di MotoGP pada Satu Dekade Terakhir
Valentino Rossi dan Marc Marquez (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Tahun 2020, bakal jadi momen dimulainya dekade baru. Begitu banyak hal tidak terlupakan terjadi selama satu dekade terakhir di dunia olahraga, tidak terkecuali MotoGP.

Bahkan bisa dibilang, satu dekade terakhir merupakan momen paling menarik dalam sejarah Kejuaraan Dunia Balap Motor.

Pasalnya bukan hanya soal persaingan yang lebih ketat, tapi juga begitu banyak momen menarik terjadi. BolaSkor.com pun mengumpulkan 5 momen paling tidak terlupakan di MotoGP pada satu dekade terakhir.

Baca Juga:

4 Catatan Penting yang Diraih Marc Marquez saat Jadi Juara Dunia MotoGP 2019

5 Pembalap Terbaik di MotoGP pada Satu Dekade Terakhir

1. Momen Buruk Valentino Rossi Ketika Memutuskan ke Ducati

Dekade sebelumnya, MotoGP atau yang sebelumnya bernama kelas 500 cc begitu dikuasai oleh Valentino Rossi. Namun satu dekade terakhir fakta yang terjadi sebaliknya.

Rossi mengalami turun naik prestasi dan titik terendah dalam kariernya adalah saat memutuskan hengkang ke Ducati pada musim 2011. Gabung selama dua tahun, ia gagal menang di atas motor Ducati Desmosedici.

Valentino Rossi
Valentino Rossi (Zimbio)

Pembalap asal Italia ini akhirnya kembali ke salah satu tim yang membesarkan namanya, Yamaha. Keputusan tepat karena ia bisa kembali ke jalur kemenangan.

Rossi bahkan nyaris merasakan titel juara dunia ke-10 pada musim 2015 jika tidak kalah bersaing melawan rekan setimnya, Jorge Lorenzo. Namun kini kesulitan kembali dialaminya. Tercatat kali terakhir ia merasakan kemenangan adalah MotoGP Belanda tahun 2017.

2. Periode Kelam Jorge Lorenzo di Repsol Honda dan Berakhir Pensiun

Perpindahan pembalap paling buruk pada satu dekade terakhir juga menjadi milik Jorge Lorenzo. Meninggalkan Yamaha kemudian gabung Ducati pada musim 2017-2018, ia merasakan tiga kemenangan di saat manajemen pabrikan asal Italia itu sudah kehabisan kesabaran dengan Lorenzo.

Lorenzo pun harus hengkang dan memilih pinangan tim pabrikan papan atas lainnya, Repsol Honda. Duetnya bersama Marc Marquez sempat digadang sebagai The Dream Team.

Jorge Lorenzo
Jorge Lorenzo Sempat Gabung Ducati Sebelum Hijrah ke Honda (Zimbio)

Namun ekspektasi begitu tinggi tidak dibarengi dengan performa Lorenzo di lintasan. Dia sangat kesulitan menaklukkan motor Honda RC213V. Ditambah ia mengalami serangkaian cedera.

Imbasnya Lorenzo bahkan tidak pernah finis sepuluh besar musim 2019. Sebuah pencapaian buruk untuk pembalap juara dunia tiga kali sepertinya. Akhirnya penghujung MotoGP 2019, ia memutuskan pensiun pada usia 32 tahun.

3. Ketika Marc Marquez Mengejutkan Dunia

Naik kelas ke MotoGP pada musim 2013, ia menulis sejarah sebagai pembalap pertama setelah Kenny Roberts yang berhasil merasakan titel juara dunia pada tahun 1978.

Marc Marquez
Marc Marquez Jalani Debut di MotoGP Qatar 2013 (Zimbio)

Tidak hanya itu, begitu banyak catatan prestisius lainnya yang didapat Marquez. Kala itu ia juga berstatus pembalap termuda yang bisa jadi juara dunia MotoGP, pembalap termuda memenangkan lomba kelas tertinggi Kejuaraan Dunia Balap Motor sampai rookie dengan jumlah kemenangan terbanyak.

Hebatnya catatan pada musim 2013 ternyata tidak hanya sekadar kebetulan. Dia melanjutkan tren positif sampai musim 2019 dengan hanya sekali gagal merasakan gelar juara dunia yaitu musim 2015.

Mengingat usianya yang masih sangat muda: 26 tahun, Marquez dipastikan dapat meraih lebih banyak gelar juara dunia lagi. Kini torehan titel miliknya: delapan gelar hanya berselisih satu dari rival beratnya, Rossi.

4. Casey Stoner Pensiun

Casey Stoner mungkin hanya tampil selama tiga tahun pertama di dekade ini. Namun keputusannya untuk pensiun di usia 27 tahun dan masih sangat kompetitif membuat banyak orang terkaget-kaget.

Casey Stoner
Casey Stoner (Zimbio)

Terlebih pada musim 2011, ia baru saja merasakan titel juara dunia bersama Honda. Sehingga ia berstatus pembalap yang bisa mendapat gelar juara dunia dengan dua pabrikan berbeda: sebelumnya bersama Ducati.

Namun semua dikagetkan saat pembalap asal Australia ini memutuskan pensiun pada Mei 2012 pada lomba di Sirkuit Le Mans, Prancis.

Kala itu, Stoner beralasan sudah tidak cocok dengan keputusan yang diambil penyelenggara MotoGP terkait regulasi dan banyak hal lainnya. Selain itu, ia juga ingin menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga.

5. Sepang 2015: Rossi vs Marquez

Momen tidak telupakan dalam satu dekade terakhir bukan hanya untuk MotoGP saja, melainkan dunia olahraga secara keseluruhan. Drama antara Marquez dan Rossi di Sirkuit Sepang, Malaysia tahun 2015 membuat semua mata dunia tertuju kepada olahraga ini.

Senggolan Rossi terhadap Marquez di MotoGP Malaysia 2015 dipicu oleh komentar pembalap asal Italia itu yang menuding sang junior membantu Lorenzo pada lomba sebelumnya di Sirkuit Phillip Island, Australia.

Rossi Marquez di Sepang
Momen Ketika Valentino Rossi Menyenggol Marc Marquez (Istimewa)

Seperti diketahui, MotoGP 2015, Rossi memang bersaing melawan Lorenzo untuk menjadi juara dunia. Kesal dengan komentar pembalap Yamaha itu, Marquez seperti sengaja bermain-main dengan Rossi di Sepang.

Dia terus membuntuti Rossi selama beberapa lap. Rossi pun kesal dan akhirnya menyenggol Marquez sehingga terjatuh. Akibat kejadian ini, Rossi dihukum start dari grid terakhir pada lomba pamungkas di Valencia dan turut jadi faktor kegagalannya bersaing melawan Lorenzo untuk jadi juara dunia.*

Baca Berita Selengkapnya soal MotoGP Lainnya di KabarOto.com

Breaking News Motogp Valentino Rossi Marc marquez Jorge lorenzo Casey Stoner

Hendry Wibowo

Motorsports Enthusiast and Giallorossi Fan
Show More

Berita Terkait

Inggris
Xabi Alonso Puji Fleksibilitas Chelsea Usai Libas AC Milan di SUGBK
Pelatih Chelsea, Xabi Alonso, puas melihat fleksibilitas skuadnya saat mengalahkan AC Milan 3-0 pada laga pramusim Indonesia Super Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Yusuf Abdillah - Minggu, 09 Agustus 2026
Xabi Alonso Puji Fleksibilitas Chelsea Usai Libas AC Milan di SUGBK
Inggris
Xabi Alonso Kagum dan Apresiasi Dukungan Suporter Chelsea di Indonesia
Xabi Alonso memberikan apresiasi tinggi terhadap dukungan suporter Indonesia setelah Chelsea mengalahkan AC Milan 3-0 di SUGBK.
Yusuf Abdillah - Minggu, 09 Agustus 2026
Xabi Alonso Kagum dan Apresiasi Dukungan Suporter Chelsea di Indonesia
Italia
AC Milan Dibantai Chelsea, Ruben Amorim Terpukau Atmosfer SUGBK
AC Milan harus mengakui keunggulan Chelsea pada laga pramusim Indonesia Super Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Yusuf Abdillah - Sabtu, 08 Agustus 2026
AC Milan Dibantai Chelsea, Ruben Amorim Terpukau Atmosfer SUGBK
Klasemen
Klasemen Akhir Grup B Piala AFF 2026: Malaysia Temani Thailand ke Semifinal
Klasemen akhir Piala AFF 2026 Grup B: Thailand menjadi juara grup dengan 12 poin, sedangkan Malaysia runner-up dengan 9 poin dan lolos semifinal.
Johan Kristiandi - Sabtu, 08 Agustus 2026
Klasemen Akhir Grup B Piala AFF 2026: Malaysia Temani Thailand ke Semifinal
Timnas
Hasil Piala AFF 2026: Thailand Tumbangkan Myanmar, Malaysia Tekuk Filipina
Hasil Piala AFF 2026 Grup B: Thailand menang 2-0 atas Myanmar, sedangkan Malaysia menekuk Filipina 1-0. Thailand dan Malaysia lolos ke semifinal.
Johan Kristiandi - Sabtu, 08 Agustus 2026
Hasil Piala AFF 2026: Thailand Tumbangkan Myanmar, Malaysia Tekuk Filipina
Liga Dunia
Kabar Duka, Ayah Lionel Messi Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun
Kabar duka datang dari keluarga Lionel Messi. Jorge Messi, ayah sekaligus agen bintang Argentina tersebut, meninggal dunia pada usia 68 tahun.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 08 Agustus 2026
Kabar Duka, Ayah Lionel Messi Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun
Italia
Hasil Chelsea vs AC Milan: The Blues Gulung Rossoneri di GBK
Chelsea menang telak 3-0 atas AC Milan dalam laga uji coba pramusim yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 08 Agustus 2026
Hasil Chelsea vs AC Milan: The Blues Gulung Rossoneri di GBK
Spanyol
Barcelona Belum Menyerah, Siapkan Tawaran Kedua untuk Rodri
Barcelona belum menyerah dalam perburuan Rodri. Blaugrana dikabarkan tengah menyiapkan tawaran kedua untuk memboyong gelandang Manchester City tersebut setelah proposal awal mereka ditolak.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 08 Agustus 2026
Barcelona Belum Menyerah, Siapkan Tawaran Kedua untuk Rodri
Inggris
Manchester City Selangkah Lagi Amankan Wonderkid Maroko
Manchester City semakin dekat untuk mengamankan tanda tangan gelandang muda Lille, Ayyoub Bouaddi.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 08 Agustus 2026
Manchester City Selangkah Lagi Amankan Wonderkid Maroko
Ragam
Bukan Sekadar Angka, Kisah Haru di Balik Nomor 39 Bruno Guimaraes
Bruno Guimaraes mempertahankan nomor 39, angka yang memiliki makna emosional dalam perjalanan hidupnya.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 08 Agustus 2026
Bukan Sekadar Angka, Kisah Haru di Balik Nomor 39 Bruno Guimaraes
Bagikan