5 Mantan Pemain Nasional Bertransformasi Menjadi Pelatih

Para mantan pemain mencoba memberi pembuktian sebagai juru taktik.
Frengky AruanFrengky Aruan - Senin, 11 Mei 2020
5 Mantan Pemain Nasional Bertransformasi Menjadi Pelatih
Aji Santoso. (BolaSkor.com/Kurniawan)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Siapa yang tak mengenal nama besar seperti Carlo Ancelotti, Frank Rijkaard, Pep Guardiola hingga Zinedine Zidane? Saat ini, mereka tersohor sebagai pelatih top yang berhasil membawa timnya meraih puncak kejayaan.

Namun keempatnya memiliki satu kesamaan. Benar, bersama tiga pelatih lain, mereka mampu membawa timnya meraih gelar Liga Champions Eropa saat menjadi pelatih maupun saat berstatus pemain.

Meski profesi lain sebagai pundit seperti yang dilakoni Rio Ferdinand dan Gary Neville juga cukup diminati. Menjadi seorang pelatih merupakan cara terbaik untuk terlibat langsung dalam dunia sepak bola.

Di Indonesia, kursus lisensi pelatih semakin meningkat setiap tahunnya sejak PSSI memperkenalkan filosofi bermain tim nasional Indonesia, Filanesia. Tak jarang, kita akan mendapati sosok-sosok terkenal seperti Isnan Ali hingga Firman Utina yang menjadi peserta kursus.

Namun, tak sedikit pula yang telah mengecap kerasnya persaingan kompetisi profesional atau turnamen internasional sebagai nahkoda dari pinggir lapangan. Bolaskor.com merangkum lima pemain timnas Indonesia yang kini menjadi pelatih. Siapa saja mereka?

Baca Juga:

4 Pemain Dunia yang Pernah Nikmati Fasilitas Bali United

4 Penyerang yang Sulit Dihadapi Otavio Dutra

1. Joko Susilo

Joko Susilo tercatat sebagai pelatih Persik. (BolaSkor.com/Kurniawan)

Berkarier nyaris sepuluh tahun sebagai asisten pelatih, Joko Susilo mendapatkan kesempatan besar saat menangani Arema FC di Liga 1 2018. Pria yang akrab disapa Gethuk dianggap sudah mumpuni menangani klub besar yang penuh tuntutan.

Namun, karier pria yang sempat mengecap pemain di Persija Jakarta tersebut hanya seumur jagung. Manajemen klub berjuluk Singo Edan menurunkan pangkatnya setelah hanya mampu membawa satu kemenangan dalam delapan laga.

Tetapi kariernya terus melejit setelahnya dengan dirinya mampu menuntaskan kursus lisensi tertinggi, AFC Pro, dan menjadi asisten pelatih timnas Indonesia yang saat itu dilatih oleh Simon McMenemy. Kini tugas besar menantinya di Persik Kediri yang meminangnya di awal musim 2020.

2. Aji Santoso

Aji Santoso,Pelatih Persebaya Surabaya. (BolaSkor.com/Kurniawan)

Dicintai dan dimusuhi, mungkin itu sudah menjadi hal lumrah bagi sosok Aji Santoso. Saat masih menjadi pemain, pria kelahiran Malang tersebut justru menjadi pujaan Bonek mania, kelompok suporter Persebaya yang merupakan rival dari klub Arema.

Saat menjadi pelatih, Aji juga sempat melatih Persebaya era LPI (Liga Primer Indonesia). Hingga takdir akhirnya membawanya menukangi klub kota kelahirannya, Arema FC pada awal musim 2017.

Meski berhasil mempersembahkan trofi Piala Presiden 2017, rupanya manajemen Arema FC menganggap performa tim di putaran pertama Liga 1 2017 jauh dari kata maksimal. Aji kemudian berlabuh ke Persela Lamongan.

Bersama Laskar Joko Tingkir, Aji Santoso sempat memiliki catatan impresif saat bermain di Surajaya. Persela dibawanya tak terkalahkan di kandang pada kompetisi resmi hingga 30 laga.

Tetapi bulan madu tersebut berakhir usai awal musim buruk Persela di Liga 1 2019 yang membuatnya hengkang ke PSIM Yogyakarta. Tetapi tuhan seperti menciptakan Aji untuk Persebaya, dan begitu pula sebaliknya.

Aji Santoso kembali datang ke Kota Pahlawan selepas putaran kedua 2019 dalam kondisi Persebaya yang tengah berjuang dari jeratan degradasi. Setelahnya, Bajul Ijo dibawanya mengakhiri kompetisi sebagai runner-up di bawah Bali United.

Baca Juga:

5 Laga Paling Bersejarah Arema

5 Pemain Lokal Terbaik PSIS Semarang Sepanjang Sejarah

3. Widodo Cahyono Putro

Widodo Cahyono Putro. (Media Persita)

Pria asal Cilacap ini tahu betul bagaimana kerasnya persaingan kompetisi sepak bola tanah air. Widodo C. Putro yang pernah menukangi sejumlah klub besar di Indonesia merasakan 'nasib tragis' dalam karier kepelatihannya.

Selepas menangani Sriwijaya FC di awal turnamen panjang berjuluk Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, mantan penyerang Petrokimia Putra dan Timnas Indonesia tersebut melangkahkan kakinya ke Pulau Dewata. Bali United berhasil dibawanya bermain atraktif dan memunculkan penyerang Sylvano Comvalus sebagai topskor 2017.

Tetapi Serdadu Tridatu 'gagal' juara di penghujung musim. PSSI menilai Mitra Kukar memainkan pemain yang tidak sah dan memberikan kemenangan WO untuk Bhayangkara FC yang akhirnya menjadi juara dengan selisih dua angka.

Bertekad meraih kejayaan di musim selanjutnya, konflik dengan manajemen dan pemain senior justru menyulitkan langkahnya. Alhasil dirinya 'dipaksa' hengkang di laga krusial sesaat sebelum menghadapi Persija Jakarta yang akhirnya menjadi juara di akhir musim Liga 1 2018.

Musim 2019 menjadi titik balik perjalanan karier kepelatihan Widodo. Turun tangga ke Liga 2, iasukses membawa Pendekar Cisadane, julukan Persita Tangerang promosi. Pengalaman di Bali United, tentu menjadi modal berharga bagi Widodo dan Persita menghadapi persaingan Liga 1 2020.

Trivia Sepak Bola Joko susilo Aji Santoso Widodo Cahyono putro Fakhri husaini Kurniawan dwi yulianto Persebaya surabaya Persik kediri Persita Tangerang Sabah FA

Berita Terkait

Klasemen
Klasemen Pekan Kedua Super League 2026/2027: Persija 3 Besar, Persib Peringkat Berapa?
Klasemen Super League 2026/2027 terbaru hingga pekan kedua. Persija Jakarta naik ke posisi 3 usai mengalahkan Persib Bandung 2-1 di SUGBK.
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
Klasemen Pekan Kedua Super League 2026/2027: Persija 3 Besar, Persib Peringkat Berapa?
Ragam
Momen-momen Tak Terlupakan dalam Sejarah Derby Manchester
Simak tujuh momen ikonik Derby Manchester, dari gol salto Wayne Rooney hingga selebrasi legendaris Mario Balotelli.
Arief Hadi - Minggu, 13 September 2026
Momen-momen Tak Terlupakan dalam Sejarah Derby Manchester
Liga Indonesia
Persebaya Janjikan Revans Kontra PSIM Yogyakarta
Persebaya menjamu PSIM Yogyakarta dengan misi revans setelah kalah 0-1 musim lalu. Bajol Ijo membidik kemenangan di Gelora Bung Tomo.
Arief Hadi - Minggu, 13 September 2026
Persebaya Janjikan Revans Kontra PSIM Yogyakarta
Liga Indonesia
Kilah Aji Santoso usai Kekalahan De Red FC di Laga Perdana Championship 2026-2027
De Red FC kalah 0-1 dari Kendal Tornado di laga perdana Championship 2026-2027. Aji Santoso tetap yakin timnya punya prospek cerah.
Arief Hadi - Sabtu, 12 September 2026
Kilah Aji Santoso usai Kekalahan De Red FC di Laga Perdana Championship 2026-2027
Liga Indonesia
Garudayaksa FC Ditekuk Persik Kediri di Pakansari, Konsentrasi Pemain Jadi Penyebab Kekalahan
Garudayaksa FC harus mengakui keunggulan Persik Kediri dengan skor 0-2 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (11/9) sore WIB.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 12 September 2026
Garudayaksa FC Ditekuk Persik Kediri di Pakansari, Konsentrasi Pemain Jadi Penyebab Kekalahan
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Persebaya vs PSIM, Live di Sini!
Persebaya Surabaya vs PSIM Yogyakarta di BRI Super League 2026/2027. Simak jadwal, cara menonton, link live streaming Vidio, dan head to head kedua tim.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 12 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Persebaya vs PSIM, Live di Sini!
Hasil akhir
Hasil Super League 2026/2027: Imbang Lawan Bhayangkara FC, Dewa United Naik ke Puncak Klasemen
Hasil Super League 2026/2027 pekan kedua, Jumat (11/9): Dewa United Banten FC bermain 2-2 kontra Bhayangkara FC, sedangkan Garudayaksa kalah 0-2 dari Persik Kediri.
Rizqi Ariandi - Jumat, 11 September 2026
Hasil Super League 2026/2027: Imbang Lawan Bhayangkara FC, Dewa United Naik ke Puncak Klasemen
Jadwal
Cara Menonton Secara Gratis dan Link Streaming Garudayaksa vs Persik, Live di Sini
Garudayaksa vs Persik di BRI Super League 2026/2027. Simak jadwal, cara menonton gratis, link live streaming, prediksi susunan pemain, dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Jumat, 11 September 2026
Cara Menonton Secara Gratis dan Link Streaming Garudayaksa vs Persik, Live di Sini
Liga Indonesia
Tunjuk Aji Santoso Jadi Pelatih, De Red FC Berambisi Menghidupkan Marwah Sepak Bola Surabaya
Aji Santoso mengungkap dua misi besar bersama De Red FC di Championship 2026/27. Bukan cuma mengejar prestasi, tetapi juga mengorbitkan pemain muda Surabaya.
Johan Kristiandi - Jumat, 11 September 2026
Tunjuk Aji Santoso Jadi Pelatih, De Red FC Berambisi Menghidupkan Marwah Sepak Bola Surabaya
Ragam
5 Nama Besar yang Tidak Masuk Nominasi Ballon d'Or 2026
Pedri, David Raya, Raphinha, Bukayo Saka, dan Bradley Barcola mengejutkan karena tidak masuk nominasi Ballon d'Or 2026.
Arief Hadi - Kamis, 10 September 2026
5 Nama Besar yang Tidak Masuk Nominasi Ballon d'Or 2026
Bagikan