5 Kuda Hitam yang Pernah Singkirkan Juventus dari Liga Champions

Sudah lama sekali sejak Juventus terakhir juara pada musim 1995-1996. Sejak saat itu perjalanan Juventus naik turun dari absen di Liga Champions
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 09 Maret 2021
5 Kuda Hitam yang Pernah Singkirkan Juventus dari Liga Champions
Juventus kala disingkirkan Lyon (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Liga Champions menghadirkan banyak drama di tiap edisi per musimnya. Salah satu drama yang tersaji adalah fenomena giant killing atau momen ketika tim non-unggulan mengalahkan tim unggulan.

Segala kemungkinan dapat terjadi di Liga Champions tak peduli meski di fase gugur atau grup klub-klub besar atau favorit bertemu tim-tim non-unggulan. Juventus juga pernah merasakannya di masa lalu.

Sudah lama sekali sejak Juventus terakhir juara pada musim 1995-1996. Sejak saat itu perjalanan Juventus naik turun dari absen di Liga Champions, mencapai final dua kali dan gagal, hingga disingkirkan tim-tim kuda hitam.

Lantas tim kuda hitam apa saja yang pernah menyingkirkan tim raksasa dari Turin itu?

Baca Juga:

Hindari Pemecatan, Pirlo Gantungkan Harapan kepada Cristiano Ronaldo

Analisis - Low Block Porto yang Merepotkan Juventus

Profil Radu Dragusin, Pengagum Van Dijk yang Pernah Menolak Chelsea

1. Olympique Lyon

Masih segar di ingatan karena terjadi pada musim 2019-2020. Juventus dilatih Maurizio Sarri dan melaju ke-16 besar. Di sana Juventus bertemu Olympique Lyonnais arahan Rudi Garcia di kala pandemi virus corona tengah menyebar di dunia.

Pada leg pertama Juventus kalah 0-1 di Prancis. Di leg kedua tak lebih baik di Turin. Juventus memang menang 2-0 melalui dua gol Cristiano Ronaldo, tapi Lyon mencetak gol tandang krusial dari penalti Memphis Depay.

Juventus tersingkir dan Maurizio Sarri terkena efek darinya hingga ia dipecat lalu digantikan oleh legenda Juventus, Andrea Pirlo.

2. Ajax Amsterdam

Musim 2018-2019 adalah musim kejutan bagi tim tradisional Belanda Ajax Amsterdam. Tak ada yang menduga Ajax memiliki pemuda-pemuda bertalenta yang bermain apik di bawah arahan Erik ten Hag.

Dalam perjalanannya ke semifinal sebelum tersingkir oleh Tottenham Hotspur, Ajax menyingkirkan Juventus dengan agregat gol 3-2 di perempat final.

Ajax sebelumnya menyingkirkan Real Madrid. Imbang 1-1 di Belanda pada leg satu melawan Juventus, Ajax menang 2-1 di Turin pada leg dua. Donny van de Beek, Frenkie de Jong, Matthijs de Ligt, David Neres adalah pemuda-pemuda Ajax bertalenta itu.

3. Galatasaray

Kali ini tak terjadi di fase gugur melainkan fase grup 2013-2014. Juventus ada di grup B bersama Real Madrid, Galatasaray, dan Copenhagen. Il Bianconeri dijagokan lolos dengan Madrid tapi yang terjadi adalah Madrid lolos dengan Galatasaray.

Juventus imbang tiga kali, kalah dua kali, dan menang sekali dari enam laga. Parahnya satu kekalahan itu diderita ketika menghadapi Galatasaray di Istanbul pada Desember 2013 dari gol tunggal Wesley Sneijder.

Alhasil Juve gagal lolos ke fase gugur dan tersingkir dari Liga Champions, menerima nasib bermain di Liga Europa.

4. Deportivo La Coruna

Super Depor terkenal dengan kejutan dari skuad mereka yang kuat pada awal medio 2000-an. Bahkan Juventus menjadi 'korban' keganasan Super Depor atau Deportivo La Coruna di fase 16 besar Liga Champions 2003-2004.

Deportivo menang 1-0 di markas mereka dari gol Albert Luque, lalu di leg dua yang berlangsung di Turin juga menang 1-0 dari gol Walter Pandiani. Juventus dibuat tak berkutik tidak dapat mencetak gol.

5. Borussia Dortmund

Juventus sudah tinggal selangkah lagi meraih titel Liga Champions ketiga mereka pada musim 1996-1997. Di atas kertas mereka diunggulkan atas Borussia Dortmund pada final yang berlangsung di Munchen 28 Mei 1997.

Takdir berkata berbeda untuk Juventus. Dortmund arahan Ottmar Hitzfeld memberikan perlawanan sengit hingga mampu unggul dari dua gol Karl-Heinz Riedle dan Lars Ricken, sedangkan satu gol hiburan Juve datang dari Alessandro Del Piero.

Juventus arahan Marcello Lippi yang diperkuat Zinedine Zidane, Didier Deschamps, Ciro Ferrara, Christian Vieri, dan Paolo Montero tak mampu memenangi final tersebut.

Breaking News Liga Champions Juventus Trivia Sepak Bola
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Posts

16.380

Berita Terkait

Inggris
Arne Slot Tak Pernah Ragukan Kualitas Florian Wirtz
Bos Liverpool Arne Slot memuji Florian Wirtz sebagai talenta istimewa setelah awal yang sulit.
Yusuf Abdillah - Jumat, 06 Februari 2026
Arne Slot Tak Pernah Ragukan Kualitas Florian Wirtz
Hasil akhir
Hasil Coppa Italia: Taklukkan Juventus 3-0, Atalanta Melaju ke Semifinal
Atalanta melaju ke semifinal Coppa Italia seusai menaklukkan Juventus 3-0 pada perempat final di Stadion Gewiss.
Yusuf Abdillah - Jumat, 06 Februari 2026
Hasil Coppa Italia: Taklukkan Juventus 3-0, Atalanta Melaju ke Semifinal
Jadwal
Jadwal Live Streaming Coppa Italia Atalanta vs Juventus, Tayang Jumat (06/02) Pukul 03.00 WIB
Jadwal siaran langsung serta link live streaming perempat final Coppa Italia Atalanta vs Juventus di Gewiss Stadium.
Arief Hadi - Kamis, 05 Februari 2026
Jadwal Live Streaming Coppa Italia Atalanta vs Juventus, Tayang Jumat (06/02) Pukul 03.00 WIB
Spanyol
Ada Peluang Kembali ke Manchester United, Marcus Rashford Sudah Tentukan Masa Depannya
Spekulasi masa depan Marcus Rashford kembali mencuat. Ada peluang kembali ke Manchester United, namun sang striker dikabarkan sudah menentukan sikap. Apa keputusan Rashford sebenarnya?
Johan Kristiandi - Kamis, 05 Februari 2026
Ada Peluang Kembali ke Manchester United, Marcus Rashford Sudah Tentukan Masa Depannya
Liga Indonesia
Layvin Kurzawa dan Dion Markx Main Lawan Malut United?
Persib Bandung menghadapi Malut United di Stadion GBLA, Jumat (6/2).
Tengku Sufiyanto - Kamis, 05 Februari 2026
Layvin Kurzawa dan Dion Markx Main Lawan Malut United?
Spanyol
Pasang Badan, Pelatih Timnas Prancis Tidak Setuju Kylian Mbappe Diminta Lebih Banyak Bertahan
Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps angkat suara membela Kylian Mbappe dari kritik soal kontribusi bertahan. Apa alasan sang pelatih dan bagaimana peran Mbappe sebenarnya? Simak ulasannya!
Johan Kristiandi - Kamis, 05 Februari 2026
Pasang Badan, Pelatih Timnas Prancis Tidak Setuju Kylian Mbappe Diminta Lebih Banyak Bertahan
Hasil akhir
Hasil Semifinal Piala Asia Futsal 2026: Sejarah Tercipta, Timnas Indonesia Bungkam Jepang 5-3 dan Menembus Final
Laga paling menegangkan! Timnas Futsal Indonesia menaklukkan Jepang 5-3 lewat drama extra time dan penalti. Sejarah tercipta, Garuda melaju ke final Piala Asia Futsal 2026.
Johan Kristiandi - Kamis, 05 Februari 2026
Hasil Semifinal Piala Asia Futsal 2026: Sejarah Tercipta, Timnas Indonesia Bungkam Jepang 5-3 dan Menembus Final
Timnas
Nova Arianto Pastikan Kurniawan Dwi Yulianto Gantikan Posisinya sebagai Pelatih Kepala Timnas Indonesia U-17
Nova Arianto sebelumnya sudah ditunjuk PSSI naik ke Timnas Indonesia U-20 sebagai pelatih kepala.
Tengku Sufiyanto - Kamis, 05 Februari 2026
Nova Arianto Pastikan Kurniawan Dwi Yulianto Gantikan Posisinya sebagai Pelatih Kepala Timnas Indonesia U-17
Italia
Alessandro Del Piero Klaim Peluang Scudetto AC Milan Lebih Besar daripada Inter Milan
Legenda Juventus Alessandro Del Piero menilai peluang AC Milan meraih Scudetto musim ini lebih besar dibanding Inter Milan. Apa alasan di balik penilaiannya? Simak ulasan lengkapnya!
Johan Kristiandi - Kamis, 05 Februari 2026
Alessandro Del Piero Klaim Peluang Scudetto AC Milan Lebih Besar daripada Inter Milan
Italia
Tes Medis Sangat Ketat, AC Milan Dihindari Beberapa Agen Pemain
Tes medis super ketat AC Milan disebut membuat sejumlah agen pemain berpikir dua kali. Kasus Jean-Philippe Mateta hingga Victor Boniface jadi sorotan panas bursa transfer.
Johan Kristiandi - Kamis, 05 Februari 2026
Tes Medis Sangat Ketat, AC Milan Dihindari Beberapa Agen Pemain
Bagikan