5 Fakta Unik di Balik Premier League 2019-2020 yang Terganggu Pandemi Virus Corona

Perjalanan Premier League musim ini tak berjalan mulus seperti musim-musim sebelumnya.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Rabu, 29 Juli 2020
5 Fakta Unik di Balik Premier League 2019-2020 yang Terganggu Pandemi Virus Corona
Trofi Premier League (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Premier League musim 2019-2020 telah berakhir pada akhir pekan lalu. Liverpool berhasil mengakhiri masa penantiannya selama 30 tahun untuk meraih gelar juara.

Perjalanan Premier League musim ini tak berjalan mulus seperti musim-musim sebelumnya. Jadwal kompetisi sempat ditangguhkan sejak pertengahan Maret lalu karena adanya pandemi virus corona.

Setelah sempat terombang-ambing, kompetisi akhirnya dilanjutkan mulai 17 Juni. Sejumlah protokol kesehatan yang ketat harus dijalani untuk mewujudkan hal ini.

Baca Juga:

Sembilan Klub Premier League Ternyata Sempat Minta CAS Tolak Banding Manchester City

Kepa Arrizabalaga Memble, Chelsea Hubungi Tiga Kiper

Lewat Instagram, Sang Ayah Umbar Kode Masa Depan Pierre-Emerick Aubameyang

Selain itu, seluruh pertandingan di masa pandemi digelar secara tertutup. Hal ini tentu membuat atmosfer di stadion menjadi sangat berbeda mengingat Premier League dikenal dengan tingginya antusiasme penonton.

Meski berjalan secara tak normal, kompetisi pada akhirnya bisa selesai tanpa masalah berarti. Mungkin hanya polemik VAR yang sedikit mencoreng Premier League musim ini.

Liverpool sudah mengunci gelar juara saat kompetisi tersisa tujuh laga. Sementara perebutan empat besar dan degradasi belangsung hingga pekan terakhir.

Sejumlah fakta unik mengiringi jalannya Premier League 2019-2020 yang tak normal ini. Berikut lima di antaranya yang dilansir dari BBC:


1. Arsenal lebih banyak berada di empat besar ketimbang Manchester United

Arsenal vs Manchester United

Fakta menarik mengiringi keberhasilan Manchester United finis di empat besar klasemen akhir Premier League 2019-2020. Ternyata tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu hanya menghabiskan waktu selama 22 hari di posisi tersebut.

Jumlah tersebut menjadi yang paling sedikit dari penghuni empat besar lainnya. Ironisnya, Arsenal yang menyelesaikan kompetisi di posisi kedelapan justru menghabiskan waktu lebih banyak di posisi empat besar ketimbang Manchester United, yaitu 39 hari.

Jumlah hari Manchester United di posisi empat besar bahkan kalah banyak dari Chelsea dan Leicester City. Seperti diketahui, dua klub tersebut akhirnya mampu dikangkangi Setan Merah pada akhir musim.

Chelsea tercatat berada di empat besar selama 282 hari. Sementara Leicester City bahkan jauh lebih lama yaitu 325 hari meskipun harus puas finis di posisi kelima.


2. Aston Villa lebih banyak berada di zona degradasi ketimbang Bournemouth

Aston Villa

Aston Villa memenangi persaingan dengan Bournemouth untuk bertahan di Premier League. Padahal The Villans lebih banyak menghabiskan waktu di zona degradasi ketimbang saingannya tersebut.

Villa yang berstatus tim promosi sempat berada di zona degradasi selama 193 hari. Jumlah itu sedikit lebih banyak dari Bournemouth yang menghabiskan 180 hari.

Sementara Norwich City dan Watford memang layak menjadi dua klub lain yang terdegradasi. Keduanya paling lama berada di posisi tersebut dengan 311 hari dan 200 hari.


3. Brighton Ungguli Manchester United sebagai tim yang paling diuntungkan VAR

Brighton & Hove Albion

Manchester United dianggap sebagai tim yang paling sering mendapat bantuan VAR sepanjang musim ini. Namun secara statistik, ternyata ada klub lain yang lebih diuntungkan.

Gawang Manchester United tercatat tujuh kali terhindar dari kebobolan karena ditolong VAR. Jumlah tersebut sama dengan yang diterima Southampton.

Sementara Brighton mendapat keuntungan seperti itu sebanyak delapan kali. Selain itu, VAR juga satu kali membatalkan hukuman penalti kepada mereka.

Jadi klub yang pantas dilabeli menjadi anak emas VAR adalah Brighton. Sayang mereka hanya mampu finis di peringkat ke-15 pada akhir musim.


4. Manchester City Puncaki klasemen Premier League di masa pandemi

Manchester City

Liverpool memang berhasil merebut gelar juara Premier League 2019-2020. Namun jika kompetisi dihitung sejak restart pada masa pandemi, maka Manchester City pemenangnya.

Premier League musim 2019-2020 menjalani restart di masa pandemi sejak 17 Juni setelah sempat ditangguhkan pada pertengahan Maret silam. Tercatat mayoritas klub memainkan sembilan laga hingga akhir musim.

Manchester City sukses meraup 24 poin selama masa pandemi. Namun jumlah tersebut diraih dari sepuluh pertandingan.

Peringkat kedua ditempati rival sekotanya, Manchester United. Paul Pogba dan kawan-kawan mengumpulkan 21 poin dari sembilan pertandingan.

Sementara Liverpool harus puas menempati peringkat keenam dengan raihan 17 poin. Hal itu bisa dimaklumi karena usai memastikan gelar juara, tim asuhan Jurgen Klopp seperti mengendurkan kekuatannya.


5. Pandemi virus corona tak membuat karakter Premier League berubah

Pandemi virus corona nampaknya tak terlalu memberikan pengaruh terhadap klub dan pemain yang berlaga di Premier League. Padahal mereka menghadapi situasi tak biasa yaitu jeda libur panjang dan bertanding di stadion tertutup.

Jika dilihat dari statistik, tidak ada perbedaan signifikan terkait Premier League sebelum atau setelah pandemi. Kompetisi tetap bergulir dengan kualitas yang nyaris sama.

salah satu contohnya terlihat dari rata-rata gol per pertandingan. Sebelum dan setelah pandemi, rasio gol per laga Premier League tetap menyentuh angka 2,72.

Selain itu, tampil di stadion tertutup juga tak otomatis menguntungkan tim tamu. Persentase kemenangan mereka baik sebelum dan setelah pandemi sama-sama menyentuh angka 40,3 persen.

Padahal hal sebaliknya terjadi di Bundesliga. Jumlah kemenangan tim tamu di sana meningkat tajam setelah kompetisi bergulir kembali tanpa penonton.

Premier League Trivia Sepak Bola Breaking News Virus Corona

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Spanyol
Kepala Wasit UEFA Sentil Penggunaan VAR: Ini Sepak Bola, Bukan PlayStation
Roberto Rosetti mengkritik penggunaan VAR yang terlalu mikroskopis. Kepala wasit UEFA itu menegaskan, “Ini sepak bola, bukan PlayStation.”
Arief Hadi - Selasa, 11 Agustus 2026
Kepala Wasit UEFA Sentil Penggunaan VAR: Ini Sepak Bola, Bukan PlayStation
Inggris
Prediksi Premier League 2026-2027: Manchester United Jadi Pesaing Utama Arsenal Berburu Gelar Juara
Bukan Man City atau Liverpool, Jeremie Aliadiere justru menyebut Manchester United sebagai ancaman terbesar Arsenal musim 2026-2027.
Arief Hadi - Selasa, 11 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026-2027: Manchester United Jadi Pesaing Utama Arsenal Berburu Gelar Juara
Liga Indonesia
Persija vs Persib, Macan Kemayoran Klaim Dapat Lampu Hijau dari SUGBK
Persija Jakarta berharap bisa menjamu Persib Bandung di SUGBK pada pekan kedua Super League 2026/2027. Persija sudah mendapat lampu hijau dari pengelola GBK.
Rizqi Ariandi - Selasa, 11 Agustus 2026
Persija vs Persib, Macan Kemayoran Klaim Dapat Lampu Hijau dari SUGBK
Sosok
8 Fakta Menarik Ronald Araujo, Bek Tangguh Uruguay yang Kini Berseragam Liverpool
Ronald Araujo resmi bergabung dengan Liverpool dari Barcelona. Simak 8 fakta menarik bek Uruguay, mulai dari trofi hingga kiprahnya bersama La Celeste.
Arief Hadi - Selasa, 11 Agustus 2026
8 Fakta Menarik Ronald Araujo, Bek Tangguh Uruguay yang Kini Berseragam Liverpool
Liga Indonesia
Persija Launching Tim 29 Agustus, Dibalut Uji Coba Lawan Klub Luar Negeri
Persija Jakarta berencana menggelar launching tim dan laga uji coba pada 29 Agustus 2026. Brisbane Roar dikabarkan menjadi lawan Macan Kemayoran.
Rizqi Ariandi - Selasa, 11 Agustus 2026
Persija Launching Tim 29 Agustus, Dibalut Uji Coba Lawan Klub Luar Negeri
Liga Indonesia
Persija Agendakan 3 Uji Coba di Thailand, Berikut Daftar Pemain yang Diboyong
Persija Jakarta memulai TC di Thailand hingga dua pekan. Macan Kemayoran menyiapkan 2-3 uji coba dan menanti kedatangan 2-3 pemain baru.
Rizqi Ariandi - Selasa, 11 Agustus 2026
Persija Agendakan 3 Uji Coba di Thailand, Berikut Daftar Pemain yang Diboyong
Inggris
Liverpool Belum Siap Bermain Selama 90 Menit
Liverpool tumbang 2-3 dari Monaco meski sempat unggul. Iraola soroti kebugaran fisik para pemain yang belum siap tampil penuh selama 90 menit.
Arief Hadi - Selasa, 11 Agustus 2026
Liverpool Belum Siap Bermain Selama 90 Menit
Inggris
Dikenalkan Liverpool, Ronald Araujo Tuturkan Alasan Gabung The Reds
Ronald Araujo resmi bergabung dengan Liverpool dari Barcelona. Bek Uruguay itu mengungkap alasan memilih The Reds sebagai langkah penting kariernya.
Arief Hadi - Selasa, 11 Agustus 2026
Dikenalkan Liverpool, Ronald Araujo Tuturkan Alasan Gabung The Reds
Jadwal
Jadwal dan Link Live Streaming Palermo vs Juventus, Disiarkan Langsung Televisi Nasional dan YouTube
Jadwal Palermo vs Juventus di laga pramusim 2026, lengkap dengan link live streaming YouTube Rans Entertainment dan siaran langsung MDTV.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Jadwal dan Link Live Streaming Palermo vs Juventus, Disiarkan Langsung Televisi Nasional dan YouTube
Inggris
Arsenal Masih Berburu Pemain Baru, Mikel Arteta Butuh Tambahan Winger
Mikel Arteta mengisyaratkan Arsenal masih akan aktif di bursa transfer musim panas 2026 setelah gagal mendapatkan Vinicius Junior.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Arsenal Masih Berburu Pemain Baru, Mikel Arteta Butuh Tambahan Winger
Bagikan