5 Fakta Menarik Bruno Petkovic, Gagal di Serie A dan Bangkit dengan Timnas Kroasia

Arief HadiArief Hadi - Selasa, 13 Desember 2022
5 Fakta Menarik Bruno Petkovic, Gagal di Serie A dan Bangkit dengan Timnas Kroasia
Bruno Petkovic (Twitter)

BolaSkor.com - Jangan pandang rendah finalis Piala Dunia 2018, timnas Kroasia. Vatreni - julukan Kroasia - memang tidak lagi memiliki Mario Mandzukic, Ivan Rakitic, Darijo Srna, dan Danijel Subasic di dalam tim, tetapi semangat mereka tidak pernah padam.

Dengan masa lalu yang sulit di masa perang antar negara Balkan dalam perpecahan Yugoslavia, Kroasia salah satu negara dengan mental baja dan itu dipraktikkan dengan daya juang mereka di Piala Dunia 2018 hingga kini pada 2022 Qatar.

Melawan kemustahilan, Kroasia mencapai semifinal dengan mengalahkan Jepang dan Brasil di fase gugur. Beberapa nama pemain kunci naik ke permukaan dari pemain senior semisal Ivan Perisic, Luka Modric, dan Dejan Lovren, hingga nama-nama yang tidak familiar seperti Dominik Livakovic dan Josko Gvardiol.

Baca Juga:

Analisis - Menilik Kekuatan dan Kekurangan Semifinalis Piala Dunia 2022

Sederet Fakta Menarik dari 4 Kiper Semifinalis Piala Dunia 2022

Josko Gvardiol, Bek Muda Kroasia Buruan Banyak Klub Eropa

Ajang Piala Dunia 2022 juga menjadi kesempatan kedua bagi penyerang berusia 28 tahun, Bruno Petkovic. Dia pernah dijuluki striker flop atau gagal di Serie A karena melalui 42 laga tanpa mencetak gol, tetapi di Piala Dunia 2022 ia mencetak satu gol dari empat laga dan golnya itu sangat krusial (kontra Brasil) dan jadi gol terpenting baginya dan juga negara.

Siapa Bruno Petkovic?

Di balik selebrasi gol Petkovic atas Brasil di perempat final, memaksa laga berakhir imbang di waktu normal dan berlanjut ke drama adu penalti (Kroasia menang), Petkovic pernah mengalami masa sulit di Italia.

Di sana ia bermain untuk tujuh klub dalam kurun waktu enam musim, dari Catania hingga Bologna pada medio 2013-2019, dan kariernya tidak berjalan dengan baik.

Pengecualian terjadi kala ia menjalani masa singkat di Trapani di bawah asuhan Serse Cosmi, yang membandingkan Petkovic dengan Zlatan Ibrahimovic. Karier Petkovic secara garis besar tidak diwarnai kesuksesan besar. Tak ayal golnya saat melawan Brasil dapat menjadi titik balik untuknya.

Dimulai di Catania dan Mengais Pengalaman sebagai Pemain Pinjaman

Petkovic tiba di Italia pada usia 18 tahun pada 2012 dan bergabung dengan Catania. Memulai dari akademi, Petkovic memainkan debut di Serie A pada laga terakhir musim 2012-2013 melawan Torino.

Pada tahun berikutnya Petkovic jadi pemain di tim utama Catania, tetapi hanya bermain di empat laga dan sekali jadi starter. Pada musim 2013-2014 Catania degradasi ke Serie B dan Petkovic mencoba petualangan baru.

Petkovic dipinjamkan ke Varese dan hanya bermain selama delapan laga dalam kurun waktu enam bulan. Pada Januari 2015 dia bergabung dengan Reggiana (pinjaman) dan di kasta tiga sepak bola Italia, Petkovic bermain reguler dan mencetak gol.

Itu sudah cukup membawanya kembali ke Serie B di musim panas berikutnya dengan Virtus Entella. Pengalamannya di sana tidak menyenangkan dan setelah setengah musim dia pindah lagi.

Trapani dan Perbandingan dengan Zlatan Ibrahimovic

Pada Februari 2016 Petkovic kembali ke Sisilia dan kali ini membela Trapani. Di bawah arahan Serse Cosmi, Trapani salah satu tim terkuat di Serie B dan bertarung untuk tiket promosi. Petkovic menjawab kebutuhan mereka untuk penyerang.

Petkovic mencetak tujuh gol di paruh musim kedua dan jadi bintang di play-off, sebelum kalah di final melawan Pescara. Tapi itu sudah cukup meyakinkan Trapani mempermanenkan Petkovic dan Cosmi memujinya, membandingkannya dengan Zlatan Ibrahimovic.

"Dia mengingatkan saya pada Ibrahimovic. Dia memiliki kualitas yang luar biasa. Saya yakin dia akan menjadi bintang, seorang superstar," papar Cosmi.

Flop di Serie A

Pasca start yang bagus di awal musim 2016-2017, Petkovic kembali ditaksir klub-klub Serie A. Pada Januari ia kembali ke Serie A kala Bologna merekrutnya. Tapi situasinya tak bagus baginya, Petkovic tampil 22 kali tanpa mencetak gol.

Pada Januari 2018 Petkovic kembali dipinjamkan ke Hellas Verona dan mereka butuh penyerang untuk menjauh dari zona degradasi. Sayang baginya nasib nahas tak menjauh: Petkovic tanpa gol dari 16 laga dan Verona degradasi.

Pulang Kampung dan Bangkit di Timnas Kroasia

Kesulitan besar di Serie A tanpa torehan gol pada akhirnya menjadi landasan keputusan Petkovic untuk meninggalkan Italia, kembali ke Kroasia setelah enam tahun lamanya. Pada 2018 ia gabung Dinamo Zagreb sebagai pemain pinjaman dan itu jadi keputusan tepat.

Dalam kurun waktu enam bulan setelah performanya yang bagus, Zagreb mempermanenkan kontraknya. Kariernya bangkit dan Petkovic dipanggil Zlatko Dalic ke timnas Kroasia. Debutnya terjadi pada Maret 2019 lawan Azerbaijan dan gol pertamanya tercipta pada Juni lawan Tunisia.

Petkovic masuk skuad Kroasia untuk Piala Dunia 2022 pada November dan ia tampil pertama pada laga kedua grup lawan Kanada. Golnya ke gawang Brasil pada menit 117 sangat penting baginya dan Kroasia, melawan tim unggulan juara.

"Tanpa ragu bahwa gol melawan Brasil adalah yang paling penting dalam karier saya. Itu adalah sesuatu yang akan tetap bersama saya selamanya, yang akan saya ceritakan kepada anak-anak saya, dan itu juga bagian dari sejarah negara," tutur Petkovic.

"Dengan berlalunya hari, saya semakin mengerti tentang apa arti gol itu, bagi saya dan bagi orang-orang Kroasia. Saya pikir semangat juang kami sangat berkaitan dengan sejarah yang telah kami lalui."

Serie a Trivia Sepak Bola Sosok Kroasia Timnas Kroasia Piala dunia 2022 Piala Dunia 2022 Qatar Bruno Petkovic
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Posts

12.548

Berita Terkait

Ragam
3 Kesalahan Besar Gareth Southgate di Timnas Inggris
Berikut ini adalah tiga dosa besar Gareth Southgate di timnas Inggris setelah dua pertandingan awal Euro 2024.
Johan Kristiandi - Sabtu, 22 Juni 2024
3 Kesalahan Besar Gareth Southgate di Timnas Inggris
Piala Eropa
Euro 2024: Menilik Syarat Lolos ke Fase Gugur dari Tim Peringkat Tiga Grup
Tim peringkat tiga fase grup juga bisa lolos ke fase gugur Euro 2024.
Arief Hadi - Sabtu, 22 Juni 2024
Euro 2024: Menilik Syarat Lolos ke Fase Gugur dari Tim Peringkat Tiga Grup
Ragam
Punya Darah Sepak Bola, 6 Anak Ikuti Jejak Ayah Bermain di Euro
Enam pemain mengikuti jejak sang ayah bermain di Euro 2024.
Arief Hadi - Jumat, 21 Juni 2024
Punya Darah Sepak Bola, 6 Anak Ikuti Jejak Ayah Bermain di Euro
Piala Eropa
Serbia Ancam Mundur dari Euro 2024
Serbia mengancam menarik diri dari Euro 2024 karena chants pada pertandingan Kroasia dan Albania.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Juni 2024
Serbia Ancam Mundur dari Euro 2024
Hasil akhir
Hasil Euro 2024: Imbang 2-2, Asa Lolos Kroasia dan Albania Masih Ada
Kroasia imbang 2-2 lawan Albania di laga dua grup B Euro 2024.
Arief Hadi - Rabu, 19 Juni 2024
Hasil Euro 2024: Imbang 2-2, Asa Lolos Kroasia dan Albania Masih Ada
Ragam
5 Pemain yang Tampil Mengesankan pada Matchday 1 Euro 2024
Jamal Musiala, Jude Bellingham, Arda Guler, N'Golo Kante, dan Federico Chiesa bersinar pada matchday 1 Euro 2024.
Johan Kristiandi - Rabu, 19 Juni 2024
5 Pemain yang Tampil Mengesankan pada Matchday 1 Euro 2024
Piala Eropa
Fakta-fakta Menarik Jelang Kroasia Vs Albania
Berikut fakta-fakta yang menarik diketahui jelang laga Kroasia melawan Albania.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Juni 2024
Fakta-fakta Menarik Jelang Kroasia Vs Albania
Italia
Rekap Transfer Inter Milan: Josep Martinez Selangkah Lagi Bergabung, Denzel Dumfries Bertahan
Inter Milan selangkah lagi mendapatkan kiper Genoa, Josep Martinez, sedangkan Denzel Dumfries akan bertahan dan memperpanjang kontrak.
Johan Kristiandi - Rabu, 19 Juni 2024
Rekap Transfer Inter Milan: Josep Martinez Selangkah Lagi Bergabung, Denzel Dumfries Bertahan
Ragam
3 Alasan Portugal Calon Kuat Juara Euro 2024
Berikut ini adalah tiga alasan kenapa timnas Portugal jadi kandidat kuat juara Euro 2024.
Johan Kristiandi - Selasa, 18 Juni 2024
3 Alasan Portugal Calon Kuat Juara Euro 2024
Ragam
Para Pencetak Hat-trick dalam Sejarah Euro
Dalam 15 edisi Euro, hanya ada delapan hat-trick yang tercipta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 18 Juni 2024
Para Pencetak Hat-trick dalam Sejarah Euro
Bagikan