Sederet Fakta Menarik dari 4 Kiper Semifinalis Piala Dunia 2022

Empat kiper dengan satu misi di semifinal Piala Dunia 2022.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 13 Desember 2022
Sederet Fakta Menarik dari 4 Kiper Semifinalis Piala Dunia 2022
Selebrasi kiper Kroasia, Dominik Livakovic (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Istilah underrated dalam sepak bola sering diucapkan atau dibahas. Itu bahasa lainnya adalah peran yang tidak terlihat atau dapat sorotan besar publik tetapi dianggap sangat penting bagi rekan setim, atau dilihat oleh pengamat sepak bola.

Contoh itu misalnya gelandang bertahan. Tidak banyak yang mengapresiasi perannya dengan tugas 'kotor' merebut bola, tetapi bagi rekan setim kinerja mereka layak diapresiasi karena melapis lini belakang dan menjaga kekuatan di lini tengah.

Pun demikian posisi kiper. Kiper acapkali dikritik saat melakukan kesalahan atau blunder, tetapi dipuji dan disorot kala melakukan penyelamatan hebat apalagi krusial.

Baca Juga:

Semifinal Piala Dunia 2022: Dua Favorit Juara Jumpa Kuda Hitam

Tantang Argentina, Kroasia Bermodal DNA Real Madrid

Jadwal Siaran Langsung Semifinal Piala Dunia 2022: Argentina Vs Kroasia dan Prancis Vs Maroko

Posisi kiper itulah juga yang sejauh ini punya peran krusial dalam membawa empat negara ke semifinal Piala Dunia 2022. Keempat negara itu adalah Argentina, Kroasia, Maroko, dan Prancis. Berikut sederet fakta menarik dari empat kiper utama di empat timnas tersebut:

1. Emiliano Martinez - Argentina

Usia: 30 tahun
Caps: 24
Clean Sheets di Piala Dunia 2022: 2
Kebobolan Gol di Piala Dunia 2022: 5

Kesulitan menembus tim utama Arsenal selama delapan tahun di sana (2012-2020) hingga akhirnya pergi ke Aston Villa. Perpindahan itu menjadi titik balik kebangkitan karier Emiliano Martinez hingga ia menggantikan Sergio Romero sebagai kiper utama Argentina.

Martinez punya kualitas teknik di level tinggi serta karisma, plus karakter kuat hingga ia jadi pahlawan bagi Argentina. Status itu semakin terbukti dengan keberhasilan membawa Argentina juara Copa America 2021.

Martinez melakukan tiga penyelamatan penalti di semifinal Copa America sebelum membantu Argentina menang 1-0 atas Brasil di final. Reputasinya pun terjaga di Piala Dunia 2022 di mana ia menggagalkan dua penalti Belanda di perempat final hingga Argentina lolos ke semifinal.

Dari 24 laga dengan Argentina Martinez hanya sekali kalah yakni saat melawan Arab Saudi. Catatan menarik lainnya Martinez punya julukan Dibu karena kesukaannya kepada karakter animasi, dalam kartun Argentina dipanggil Mi Familia es un Dibujo (Keluarga Saya Tengah Menggambar).

"Emi adalah sebuah fenomena. Dia adalah salah satu penjaga gawang terbaik di dunia," puji Lionel Messi untuk Emiliano Martinez.

2. Dominik Livakovic - Kroasia

Usia: 27 tahun
Caps: 39
Clean Sheets di Piala Dunia 2022: 2
Kebobolan Gol di Piala Dunia 2022: 3

Selalu ada pemain yang jadi sorotan di event besar seperti Piala Dunia. Dari Kroasia kiper berusia 27 tahun, Dominik Livakovic, melakukannya dengan meneruskan tongkat estafet kiper Kroasia dari Danijel Subasic.

Pada 2018 kala Kroasia ke final Livakovic adalah pelapis dari Subasic yang tampil heroik lawan Denmark dan Rusia. Kini Livakovic melakukannya. Kiper Dinamo Zagreb jadi bintang Kroasia di fase gugur pada drama adu penalti lawan Jepang dan Brasil.

Selama dua drama adu penalti hanya tiga percobaan dari total delapan yang masuk ke gawang Livakovic. Terlepas dari drama adu penalti, Livakovic penampil terbaik Kroasia sejauh ini dengan beberapa penyelamatan hebat.

Intervensi dan kemampuan Livakovic menjaga gawang membuat Brasil frustrasi. Ya, dia melakukan 11 penyelamatan dan jadi yang terbanyak di Piala Dunia sejak 2014. Performanya itu menjadikannya pemain ke 15 dalam sejarah media ternama Prancis, L'Equipe, yang diberi rating 10/10.

Uniknya, Livakovic satu-satunya pemain di perempat final sebagai pemain Kroasia dalam susunan starting lineup yang bermain di klub kampung halamannya.

"Dominik adalah penjaga gawang yang fantastis dan dia dalam kondisi prima. Dia adalah perbedaan melawan Brasil. Dia ada di sana untuk menyelamatkan kami," tutur Zlatko Dalic memuji Livakovic.

3. Hugo Lloris - Prancis

Usia: 35 tahun
Caps: 143
Clean Sheets di Piala Dunia 2022: 0
Kebobolan Gol di Piala Dunia 2022: 5

Kiper paling berpengalaman di antara tiga kiper lainnya. Penjaga gawang Tottenham Hotspur menghadirkan ketenangan di lini belakang Prancis dengan pengalamannya tersebut. Tentu saja soal kualitas tak perlu diragukan lagi.

Lloris sudah mencatatkan sejarah di Piala Dunia 2022 dengan melalui Lilian Thuram, pemenang Piala Dunia 1998 sebagai penampil terbanyak untuk Prancis. Itu dicatatkan kala Lloris jadi membuat Harry Kane dan Jude Bellingham frustrasi dengan penyelamatannya saat melawan Inggris di perempat final.

Lloris juga punya catatan total 62 clean sheets dari 143 caps dengan timnas Prancis. Catatan menarik lainnya adik termudanya, Gautier, bermain sebagai pemain profesional di tim Ligue 2, Le Havre. Saat ini Gautier berusia 27 tahun.

"Hugo adalah hati dan jiwa tim kami. Ini adalah pencapaian yang luar biasa (untuk memecahkan rekor caps Prancis). Dia akan tercatat dalam sejarah dan saya sangat bangga padanya," tutur Antoine Griezmann soal Lloris.

4. Yassine Bounou - Maroko

Usia: 31 tahun
Caps: 50
Clean Sheets di Piala Dunia 2022: 3
Kebobolan Gol di Piala Dunia 2022: 1

Kuatnya pertahanan Maroko di Piala Dunia 2022 tidak lepas dari peran penjaga gawang berusia 31 tahun Sevilla, Yassine Bounou. Praktis gawang Maroko belum kebobolan gol sejauh ini karena saat mereka menang 2-1 atas Kanada, gol Kanada datang dari gol bunuh diri.

Pada 16 besar Bounou jadi penyelamat Maroko dalam drama adu penalti dan di perempat final lebih krusial lagi, Bounou menepis peluang dari Joao Felix yang bisa menjadi gol untuk Portugal (Maroko menang 1-0).

Ketenangan dalam bermain dan refleks serta kualitas teknik jadi kelebihan Bounou. Catatan lain menarik dari Bounou adalah pada Maret 2021 ia mencetak gol profesional pertamanya. Mengingat tugasnya sebagai kiper catatan itu cukup unik.

Bounou melakukannya kala membawa Sevilla meraih hasil imbang kontra Real Valladolid dengan golnya di menit 94. Bounou lahir di Montreal, Kanada dari orang tua berdarah Maroko. Dia pindah ke Casablanca pada usia tiga tahun.

“Dari bahasa tubuh Bounou, Anda bisa melihat dia memercayai dirinya sendiri, dia sangat percaya diri. Dia percaya pada kemampuannya," papar Jay-Jay Okocha soal Bounou.

Trivia Piala Dunia Trivia Sepak Bola Piala dunia 2022 Piala Dunia 2022 Qatar Yassine bounou Sosok Dominik Livakovic Hugo Lloris Emiliano Martinez

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Sosok
Analisis: Mengapa Prancis Harus Membangun Kekuatan Lini Tengah di Sekitar Bintang Como, Lucas da Cunha
Lucas da Cunha tampil impresif meski melakukan kesalahan kontra Italia. Simak alasan Prancis perlu membangun lini tengah di sekitar bintang Como itu.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Analisis: Mengapa Prancis Harus Membangun Kekuatan Lini Tengah di Sekitar Bintang Como, Lucas da Cunha
Sosok
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Mexx Meerdink muncul sebagai solusi baru Timnas Belanda di posisi nomor 9. Simak profil, gaya bermain, dan dua golnya saat debut melawan Serbia.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Ragam
3 Pemain Thailand yang Layak Diwaspadai Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Chanathip Songkrasin, Teerasak Poeiphimai, dan Kakana Khamyok menjadi tiga pemain Thailand yang layak diwaspadai Indonesia di final ASEAN Cup 2026.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
3 Pemain Thailand yang Layak Diwaspadai Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Sosok
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Penghujung karier Cristiano Ronaldo diwarnai konflik. Dari Erik ten Hag di Man United, gejolak di Al-Nassr, hingga ketegangan dengan Jorge Jesus.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Ragam
8 Pelatih Baru di Ajang UEFA Nations League, dari Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane
Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane menjadi delapan pelatih baru di UEFA Nations League 2026-2027. Simak daftar lengkapnya.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
8 Pelatih Baru di Ajang UEFA Nations League, dari Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane
Ragam
5 Fakta Unik Derby Madrid: Lebih Bergengsi daripada El Clasico
5 fakta unik Derby Madrid antara Atlético Madrid dan Real Madrid yang jarang diketahui. Simak sejarah rivalitas, Cibeles, hingga awal berdirinya Atlético.
Johan Kristiandi - Minggu, 20 September 2026
5 Fakta Unik Derby Madrid: Lebih Bergengsi daripada El Clasico
Ragam
Floyd Samba, Putra Legenda Blackburn Rovers yang Mencuri Perhatian Bareng Manchester City di Piala Liga
Floyd Samba mencetak dua gol pada debut bersama Manchester City. Striker 17 tahun itu merupakan putra mantan bek Blackburn Rovers, Christopher Samba.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Floyd Samba, Putra Legenda Blackburn Rovers yang Mencuri Perhatian Bareng Manchester City di Piala Liga
Ragam
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Brentford vs Chelsea menjanjikan laga seru di Premier League. Simak lima alasan yang membuat duel ini layak dinanti, dari hujan gol hingga H2H.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Ragam
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Harry Kane punya tiga alasan kuat untuk memenangkan Ballon d'Or 2026, dari dominasi di Jerman hingga performa impresif bersama Timnas Inggris.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Ragam
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
AS Roma memuncaki klasemen Serie A 2026/2027 dengan rekor sempurna. Simak 5 alasan Giallorossi melaju kencang bersama Gasperini dan Donyell Malen.
Johan Kristiandi - Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Bagikan