5 Catatan Buruk di Balik Kekalahan Bayern Munchen

Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Kamis, 15 Februari 2024
5 Catatan Buruk di Balik Kekalahan Bayern Munchen
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Hasil di luar dugaan dirasakan Bayern Munchen saat berkunjung ke markas Lazio di Stadio Olimpico, Roma, Kamis (15/2). Tim asuhan Thomas Tuchel harus pulang dengan membaca kekalahan 0-1.

Di atas kertas, sejatinya Bayern diprediksi akan bisa paling tidak menuai hasil imbang dari laga ini. Catatan Munchen yang belum terkalahkan di Liga Champions musim ini dan tidak konsistennya performa Lazio menjadi faktor.

Namun skenario berubah saat Bayern harus mendapatkan penalti pada menit ke-67. Tidak hanya itu, wakil Jerman itu juga harus bermain dengan 10 pemain karena Dayot Upamecano diganjar kartu merah.

Baca juga:

3 Alasan Real Madrid Ngotot Mendatangkan Kylian Mbappe

Hasil Liga Champions: PSG Atasi Real Sociedad, Bayern Munchen Takluk di Italia

Efek Domino yang Terjadi jika Kylian Mbappe Gabung Real Madrid

"Kami melakukan terlalu banyak kesalahan individu dan membuat lawan menjadi lebih kuat. Kami kehilangan konsentrasi, kehilangan ritme. Itu sepenuhnya tanggung jawab saya," ujar Tuchel.

Berikut lima catatan statistik dari kekalahan Bayern dari Lazio.

1. Off Target

Dalam laga ini, Munchen gagal mencatatkan satu tembakan tepat sasaran meski sudah melancarkan 17 percobaan.

Ini merupakan jumlah tembakan terbanyak tidak tepat sasaran yang dibuat satu tim dalam pertandingan Liga Champions sejak musim 2003-2004.

Gagal mencatatkan tembakan on target ini mengulangi apa yang terjadi pada Liga Champions 2018-19 saat Bayern menghadapi Liverpool.


2. Mandul

Bayern Munchen kini gagal mencetak gol dalam dua laga beruntun. Sebelumnya, mereka menelan kekalahan 0-3 dari Bayer Leverkusen di Bundesliga.

Ini merupakan catatan terburuk kedua sejak Mei 2015. Bayern yang kala itu diarsiteki Pep Guardiola tak mampu menyarangkan bola ke gawang lawan dalam tiga laga berturut-turut.


3. Terhapusnya Dominasi

Dengan kekalahan dari Lazio, artinya berakhir sudah dominasi Bayern atas klub-klub Italia. Sebelum laga ini, Bayern belum pernah dikalahkan oleh klub asal Italia dalam 12 pertandingan, 10 kali menang dan dua imbang.

Inter Milan menjadi tim terakhir yang mengalahkan Bayern Munchen. Nerazzurri menang 3-2 dan melaju ke perempat final usai unggul gol tandang dalam agregat 3-3.


4. Tidak Didukung Sejarah

Ini merupakan kekalahan ke-15 Bayern Munchen di leg pertama fase gugur Liga Champions. Melihat ke belakang, dalam situasi seperti ini Bayern selalu tersingkir. Terakhir kali Die Roten mampu membalikkan keadaan ketika mengalahkan Porto di babak 16 besar a2014-2015.


5. Rapor Merah Tuchel

Thomas Tuchel kini menyamai catatan kekalahan pendahulunya, Julian Nagelsmann. Tuchel menderita 10 kekalahan dari 43 pertandingan sebagai pelatih Munchen.

Tuchel mencatatkan itu jauh lebih cepat ketimbang Nagelsmann yang menderita 10 kekalahan dalam 84 pertandingan.

Liga Champions Bayern munchen Breaking News
Ditulis Oleh

Yusuf Abdillah

Posts

10.001

Berita Terkait

Inggris
Liverpool Hantam Marseille, Arne Slot Puji Mohamed Salah
Mohamed Salah kembali bermain sebagai starter Liverpool untuk pertama kalinya sejak November.
Yusuf Abdillah - Kamis, 22 Januari 2026
Liverpool Hantam Marseille, Arne Slot Puji Mohamed Salah
Liga Indonesia
Eksodus Pemain Liga India Berlanjut, Dewa United Banten FC Datangkan Noah Sadaoui
Dewa United Banten FC ikut tren memboyong pemain dari Liga India. Penyerang sayap andalan Kerala Blasters FC, Noah Sadaoui, didatangkan Banten Warriors.
Rizqi Ariandi - Kamis, 22 Januari 2026
Eksodus Pemain Liga India Berlanjut, Dewa United Banten FC Datangkan Noah Sadaoui
Liga Champions
Gagal Clean Sheet Lagi, Barcelona Diminta Segera Benahi Lini Belakang
Terakhir kali gawang Barcelona tidak terjamah gol adalah saat mengalahkan Borussia Dortmund 4-0 pada leg pertama babak perempat final musim lalu.
Yusuf Abdillah - Kamis, 22 Januari 2026
Gagal Clean Sheet Lagi, Barcelona Diminta Segera Benahi Lini Belakang
Liga Indonesia
Ivar Jenner Tidak Direstui FC Utrecht, Shayne Pattynama Merapat ke Persija
Persija Jakarta kembali dikaitkan dengan sejumlah pemain timnas. Bukan Ivar Jenner, Persija justru disebut lebih dekat dengan Shayne Pattynama.
Rizqi Ariandi - Kamis, 22 Januari 2026
Ivar Jenner Tidak Direstui FC Utrecht, Shayne Pattynama Merapat ke Persija
Timnas
John Herdman Diminta Legenda Timnas Indonesia Pantau Pemain Super League
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, diminta memperhatikan pemain dari Super League. Itu adalah saran dari legenda Tim Merah-Putih, Cristian Gonzales.
Rizqi Ariandi - Kamis, 22 Januari 2026
John Herdman Diminta Legenda Timnas Indonesia Pantau Pemain Super League
Spanyol
Gareth Bale Blak-blakan Ungkap Penyebab Kegagalan Xabi Alonso di Real Madrid
Gareth Bale mengungkapkan alasan mengapa masa jabatan Xabi Alonso di Real Madrid berakhir dengan kegagalan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 22 Januari 2026
Gareth Bale Blak-blakan Ungkap Penyebab Kegagalan Xabi Alonso di Real Madrid
Lainnya
Misi Ganda Bandung bjb Tandamata Hadapi JPE
Pertandingan seri ketiga putaran pertama Proliga 2026 ini akan digelar di GOR Sabilulungan si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (22/1) pukul 19.00 WIB.
Tengku Sufiyanto - Kamis, 22 Januari 2026
Misi Ganda Bandung bjb Tandamata Hadapi JPE
Liga Indonesia
Pemain Baru Terkesan dengan Fasilitas Latihan Milik Persija Jakarta
Fajar Fathurrahman, pemain baru Persija Jakarta, terkesan dengan fasilitas di tempat latihan Macan Kemayoran. Hal itu membantunya beradaptasi dengan baik.
Rizqi Ariandi - Kamis, 22 Januari 2026
Pemain Baru Terkesan dengan Fasilitas Latihan Milik Persija Jakarta
Liga Champions
Striker Legendaris Inggris Yakin Arsenal Tembus Final Liga Champions
Alan Shearer menyatakan, Arsenal memiliki peluang besar untuk melaju hingga partai puncak Liga Champions musim ini.
Yusuf Abdillah - Kamis, 22 Januari 2026
Striker Legendaris Inggris Yakin Arsenal Tembus Final Liga Champions
Liga Indonesia
Fajar Fathurrahman Tak Kesulitan Beradaptasi di Persija, Taktik Mauricio Souza Jadi Tantangan
Bek sayap Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2023, Fajar Fathurrahman, menceritakan proses adaptasinya di Persija Jakarta.
Rizqi Ariandi - Kamis, 22 Januari 2026
Fajar Fathurrahman Tak Kesulitan Beradaptasi di Persija, Taktik Mauricio Souza Jadi Tantangan
Bagikan