4 Pemain Cetak Hat-trick Gol di Debut Piala Dunia

Mencetak satu gol di Piala Dunia tidaklah mudah apalagi menorehkan hat-trick atau trigol.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 10 Mei 2020
4 Pemain Cetak Hat-trick Gol di Debut Piala Dunia
Gabriel Batistuta di Piala Dunia 1994 (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Bermain di panggung dunia dan disaksikan banyak penggemar adalah impian besar yang ingin dicapai pesepak bola profesional, apalagi jika itu turnamennya sebesar dan se-prestisius seperti Piala Dunia.

Tidak banyak pemain yang cukup beruntung bermain di event empat tahunan itu, apalagi mencetak tiga gol alias hat-trick gol di kala mencetak satu gol saja sulit. Tak ayal keempat pemain di bawah ini menjadi spesial karena mampu melakukannya.

Tidak sekedar mencetak trigol catatan keempat pemain ini semakin spesial karena melakukannya di debut Piala Dunia. Mental yang kuat kian menyempurnakan bakat yang mereka miliki. Siapa saja? Berikut ulasan dari BolaSkor.com:

Baca Juga:

Cerita Blakblakan Marco Materazzi setelah Ditanduk Zidane di Piala Dunia 2006

5 Pengguna Nomor Punggung 10 Terbaik di Timnas Brasil

Nostalgia - Ketika Pele Menjadi Pencari Bakat Fulham

1. Gabriel Batistuta

Gabriel Batistuta

Piala Dunia 1994 jadi debut bagi Gabriel Batistuta di pesta akbar sepak bola dunia. Debut legenda Fiorentina berjuluk Batigol berjalan manis saat melawan Yunani di fase grup. Tiga gol ditorehkannya pada menit 2, 44, dan 90 (penalti) yang disempurnakan gol Diego Maradona.

Argentina lolos ke fase gugur namun kalah 2-3 dari Rumania pada fase 16 besar Piala Dunia 1994. Batistuta terus bermain untuk Argentina hingga 2002 dan pensiun dengan catatan 77 caps serta torehan 54 gol.

Dalam kariernya Batistuta pernah memperkuat Newell's Old Boys, River Plate, Boca Juniors, Fiorentina, Roma, Inter Milan, dan Al-Arabi. Pasca eranya berakhir Argentina melanjutkan tradisi bagus penyerang dari Carlos Tevez, Sergio Aguero, Gonzalo Higuain, dan Lionel Messi, hingga kini pada era Paulo Dybala dan Lautaro Martinez.

2. Guillermo Stabile

Guillermo Stabile

Jauh sebelum Batistuta menorehkan hat-trick di debut Piala Dunia ada pendahulunya, Guillermo Stabile. Mantan penyerang Huracan, Genoa, Napoli, dan Red Star Paris menghiasi sepak bola dunia pada medio 1920 dan 1930-an.

Caps-nya empat tapi Stabile mencetak delapan gol dengan Argentina pada Piala Dunia 1930. Hat-trick gol ditorehkannya ketika melawan Meksiko. Argentina menang 6-3 dan Stabile menorehkan trigol menggantikan Roberto Cherro yang absen karena demam panggung.

3. Pele

Pele

Pele 'seorang diri' memimpin lini serang Brasil kala menjuarai Piala Dunia tiga kali pada 1958, 1962, dan 1970. Pada 1958 Pele jadi pemain termuda sepanjang masa yang bermain di final Piala Dunia pada usia 17 tahun.

Pele juga menjadi pemain termuda sepanjang masa dengan catatan hat-trick di Piala Dunia, plus 1958 menjadi debut Piala Dunia bagi legenda Santos. Piala Dunia yang melambungkan nama Pele menjadikannya ikon sepak bola dunia. Tidak diragukan lagi Pele adalah talenta terbaik sepanjang masa yang dimiliki Brasil.

4. Geoffrey Hurst

Geoffrey Hurst

Satu-satunya titel Piala Dunia yang diraih Inggris terjadi pada 1966 dan Inggris menjadi tuan rumah. Legenda West Ham United dan Stoke City, Geoffrey Hurst memainkan debut di Piala Dunia 1966 dan langsung membawa The Three Lions ke fase final.

Inggris menang 4-2 melawan Jerman Barat di final dan Hurst menorehkan trigol, dua gol dicetak dalam kurun waktu 30 menit. Inggris juara Piala Dunia dan Hurst menorehkan sejarah besar di debut Piala Dunia. Hebatnya lagi di tahun yang sama juga ia baru memainkan debut di Inggris.

Sepanjang kariernya di level klub Hurst dikenang sebagai legenda West Ham (1959-1972) yang kemudian membela Stoke City, Cape Town, WBA, Cork Celtic, dan Seattle Sounders. Pemerintah Inggris memberinya gelar kehormatan karena membawa Inggris juara Piala Dunia dan kini dikenal dengan nama Sir Geoffrey Hurst.

Breaking News Piala Dunia Gabriel batistuta Pele Trivia Sepak Bola

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Link Streaming Inter Milan vs Udinese, Live Sebentar Lagi
Inter Milan vs Udinese segera dimulai! Cek link streaming resmi, jadwal, prediksi susunan pemain, dan cara menonton laga Serie A 2026/2027.
Johan Kristiandi - Selasa, 15 September 2026
Link Streaming Inter Milan vs Udinese, Live Sebentar Lagi
Liga Indonesia
Bikin Mariano Peralta Mati Kutu, Kyohei Yoshino Dipuji Habis Shin Tae-yong
Kyohei Yoshino mendapat pujian Shin Tae-yong usai tampil solid sebagai bek kanan Persija Jakarta dan sukses mematikan pergerakan Mariano Peralta saat mengalahkan Persib 2-1.
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
Bikin Mariano Peralta Mati Kutu, Kyohei Yoshino Dipuji Habis Shin Tae-yong
Liga Indonesia
Witan Sulaeman Ceritakan Situasi Ruang Ganti Persija Usai Bungkam Persib di SUGBK
Witan Sulaeman mengungkap suasana ruang ganti Persija Jakarta usai mengalahkan Persib Bandung 2-1 di Super League 2026/2027. Tidak ada perayaan spesial.
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
Witan Sulaeman Ceritakan Situasi Ruang Ganti Persija Usai Bungkam Persib di SUGBK
Liga Indonesia
FC Seoul Bakal Turunkan Skuad SMA saat Hadapi Persib Bandung
FC Seoul akan menurunkan pemain muda dari SMA Osan saat menghadapi Persib Bandung di ACL Two 2026/2027. FC Seoul ingin fokus di K League 1.
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
FC Seoul Bakal Turunkan Skuad SMA saat Hadapi Persib Bandung
Liga Indonesia
Ditanya Dukung Persib atau FC Seoul di ACL Two, Ini Jawaban Pelatih Persija Shin Tae-yong
Shin Tae-yong enggan memilih mendukung Persib Bandung atau FC Seoul saat keduanya bertemu di ACL Two 2026/2027. Apa alasannya?
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
Ditanya Dukung Persib atau FC Seoul di ACL Two, Ini Jawaban Pelatih Persija Shin Tae-yong
Liga Indonesia
Persib Diacak-acak Jebolan Akademi Persija, Shin Tae-yong Berikan Respons
Shin Tae-yong menilai Muhammad Rayhan Hannan dan Arlyansyah Abdulmanan mendapat pengalaman berharga setelah tampil apik bersama Persija Jakarta saat mengalahkan Persib Bandung.
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
Persib Diacak-acak Jebolan Akademi Persija, Shin Tae-yong Berikan Respons
Liga Indonesia
Erick Thohir Pastikan Persija Tak Bisa Pakai SUGBK untuk Hadapi Java United
Persija Jakarta tidak bisa menggunakan SUGBK saat menjamu Java United pada pekan ketiga Super League 2026/2027 karena persiapan FIFA ASEAN Cup 2026.
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
Erick Thohir Pastikan Persija Tak Bisa Pakai SUGBK untuk Hadapi Java United
Jadwal
Cara Menonton Como vs Parma Secara Gratis, Disiarkan ANTV
Como vs Parma di Serie A 2026/2027 tayang di ANTV? Cek jadwal, cara menonton gratis, link streaming resmi, prediksi, dan susunan pemain.
Johan Kristiandi - Senin, 14 September 2026
Cara Menonton Como vs Parma Secara Gratis, Disiarkan ANTV
Klasemen
Klasemen Pekan Kedua Super League 2026/2027: Persija 3 Besar, Persib Peringkat Berapa?
Klasemen Super League 2026/2027 terbaru hingga pekan kedua. Persija Jakarta naik ke posisi 3 usai mengalahkan Persib Bandung 2-1 di SUGBK.
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
Klasemen Pekan Kedua Super League 2026/2027: Persija 3 Besar, Persib Peringkat Berapa?
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Inter Milan vs Udinese: Live di ANTV?
Inter Milan vs Udinese di Serie A 2026/2027 tayang di TV mana? Cek jadwal, info siaran ANTV, dan link streaming resmi pertandingan di sini!
Johan Kristiandi - Senin, 14 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Inter Milan vs Udinese: Live di ANTV?
Bagikan