Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

4 Mantan Bintang Inter yang Berlabuh ke Liverpool

daftar bintang Inter yang akhirnya berlabuh ke liverpool. Inter Milan dan Liverpool memang jarang bertemu di ajang Liga Champions di bursa transfer
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Selasa, 15 Februari 2022
4 Mantan Bintang Inter yang Berlabuh ke Liverpool
Philippe Coutinho (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Inter Milan dan Liverpool memang jarang bertemu di ajang Liga Champions. Namun hubungan kedua klub cukup baik di bursa transfer.

Inter dan Liverpool dijodohkan pada undian babak 16 besar Liga Champions. Nerazzuri akan bertindak sebagai tuan rumah lebih dulu pada leg pertama di Giuseppe Meazza, Kamis (17/2) dini hari WIB.

Ini akan menjadi pertemuan kelima keduanya sepanjang sejarah Liga Champions. Rekor pertemuan sejauh ini masih dipegang Liverpool dengan skor 3-1.

Liverpool dan Inter memang menunjukkan penampilan yang cukup baik sepanjang musim ini. The Reds bahkan menyapu bersih seluruh laga fase grup dengan kemenangan.

Baca Juga:

Analisis Rafael Benitez Jelang Laga Inter Milan Vs Liverpool

Jumpa Inter, Rafael Benitez Peringatkan Liverpool

Jamu Liverpool, Inter Milan Terancam Tak Bisa Mainkan Bastoni

Sementara langkah Inter menuju fase gugur memang cukup berliku. Namun La Beneamata mampu tampil cukup konsisten di liga domestik.

Menariknya, hubungan kedua klub cukup mesra di bursa transfer. Sejumlah nama pernah pindah langsung dari Inter ke Liverpool atau sebaliknya.

Namun jika dibedah lebih jauh, Liverpool lebih sering mendatangkan pemain dari Inter baik secara langsung maupun mampir dulu ke klub lain. Beberapa di antaranya bahkan menjelma menjadi andalan.

BolaSkor.com telah merangkum daftar bintang Inter yang akhirnya berlabuh ke Inter. Berikut rinciannya:

1. Paul Ince

Paul Ince membuat kejutan saat hijrah ke Italia pada musim panas 1995. Gelandang Manchester United itu dibeli Inter Milan dengan biaya sekitar 7,5 juta poundsterling.

Inter mendatangkan Ince demi bisa ikut bersaing dalam perburuan Scudetto. Ia merupakan rekrutan besar pertama di era Massimo Moratti yang saat itu baru menjabat sebagai presiden klub.

Tak butuh waktu lama bagi Ince untuk memainkan peran penting di lini tengah Inter. Musim perdananya dilewati dengan torehan tiga gol serta tiket ke Piala UEFA.

Performa Ince semakin meningkat pada musim kedua. Namun masalah rasisme yang tinggi di Italia membuatnya tak nyaman.

Ince akhirnya memilih meninggalkan Inter pada musim panas 1997. Ia kembali ke Inggris dan bergabung dengan Liverpool.

Sayang, karier Ince tak terlalu bersinar di Liverpool. Ia gagal mempersembahkan satu pun trofi dalam dua musim hingga dilepas ke Middlesbrough.


2. Xherdan Shaqiri

Inter memboyong Shaqiri dari Bayern Munchen dengan biaya sekitar 15 juta euro pada Januari 2015. Saat itu ia juga berstatus salah satu pemain muda yang menjanjikan.

Sayang, kebersamaan Inter dan Shaqiri hanya berlangsung setengah musim. Ia gagal menunjukkan performa maksimal dengan hanya membukukan tiga gol di sisa musim 2014-2015.

Inter kemudian menjual Shaqiri ke Stoke City pada musim panas 2015. Ia bertahan selama tiga musim sebelum akhirnya diboyong Liverpool.

Liverpool butuh tenaga Shaqiri untuk menambah opsi di sisi sayap. Ia kerap bertugas sebagai super sub.

Meski kesempatan bermainnya relatif minim, Shaqiri turut membantu Liverpool meraih empat trofi bergengsi. Ia baru pindah ke Olympique Lyon pada musim panas tahun lalu dan kini berkarier di MLS.


3. Mario Balotelli

Mario Balotelli merupakan salah satu produk akademi terbaik yang pernah dilahirkan Inter. Ia mampu menembus tim utama dalam usia yang sangat muda.

Balotelli menjalani debut di Serie A pada November 2007. Saat itu usianya baru 17 tahun.

Sejak saat itu, Balotelli semakin mendapat tempat di skuat utama Inter. Pergantian pelatih dari Roberto Mancini ke Jose Mourinho tidak mengganggu perkembangan kariernya.

Balotelli tercatat mampu mempersembahkan enam trofi bergengsi untuk Inter. Namun perilaku yang buruk membuatnya dilepas pada musim panas 2010.

Setelah itu, Balotelli berpetualang ke sejumlah klub hingga akhirnya berlabuh di Liverpool pada 2014.

Balotelli direkrut untuk menggantikan peran Luis Suarez yang pergi ke Barcelona. Namun pemain berdarah Ghana itu gagal menjawab ekspektasi tersebut.

Balotelli hanya mampu mencetak empat gol dari 28 laga pada musim perdananya. Ia kemudian dipinjamkan lagi ke AC Milan sebelum akhirnya dilepas ke Nice.


4. Philippe Coutinho

Coutinho berstatus salah satu wonderkid saat diboyong Inter dari Vasco da Gama pada musim panas 2010. Saat itu usianya baru 18 tahun.

Namun penampilan Coutinho yang tak kunjung konsisten membuat Inter menjualnya ke Liverpool pada musim dingin 2013. Pemain berkebangsaan Brasil itu sebelumnya juga sempat dipinjamkan ke Espanyol.

Bersama Liverpool, Coutinho mampu menunjukkan kualitas terbaiknya. Tak butuh waktu lama baginya untuk menjadi idola baru publik Anfield.

Coutinho bahkan menjelma menjadi salah satu gelandang terbaik dunia di Liverpool. Sayang, ia gagal mempersembahkan trofi selama lima tahun masa pengabdiannya.

Liverpool Inter Milan Philippe Coutinho Paul Ince Xherdan Shaqiri Mario Balotelli Trivia Sepak Bola Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Piala Dunia
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Liga Indonesia
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Persija Jakarta resmi merekrut gelandang Jepang Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan kontrak dua tahun. Eks Daegu FC itu diproyeksikan memperkuat lini tengah Macan Kemayoran di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Italia
Anan Khalaili Gagal Berlabuh, Inter Milan Ditawarkan 20 Bek Kanan
Inter Milan dikabarkan ditawari 20 bek kanan setelah gagal merekrut Anan Khalaili. Simak daftar pemain yang masuk radar Nerazzurri, termasuk Djed Spence, Guela Doue, dan Julian Ryerson.
Johan Kristiandi - Selasa, 14 Juli 2026
Anan Khalaili Gagal Berlabuh, Inter Milan Ditawarkan 20 Bek Kanan
Piala Dunia
Harga Tiket Inggris vs Argentina Melambung, Jauh Lebih Mahal daripada Prancis Lawan Spanyol
Harga tiket laga semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina dua kali lipat lebih mahal dibandingkan Prancis dan Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Harga Tiket Inggris vs Argentina Melambung, Jauh Lebih Mahal daripada Prancis Lawan Spanyol
Piala Dunia
Argentina Minta Pakai Jersey Tandang saat Lawan Inggris, Apa Alasannya?
Argentina dikabarkan mengajukan permintaan khusus kepada FIFA menjelang semifinal Piala Dunia 2026 melawan Inggris. Apa alasannya?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Argentina Minta Pakai Jersey Tandang saat Lawan Inggris, Apa Alasannya?
Jadwal
Link Streaming Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol
Dapatkan link live streaming Prancis vs Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal kickoff 02.00 WIB, prediksi susunan pemain, dan informasi lengkap pertandingan.
Johan Kristiandi - Selasa, 14 Juli 2026
Link Streaming Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol
Feature
5 Momen Terhebat Inggris vs Argentina di Piala Dunia
Jelang semifinal Piala Dunia 2026, simak lima momen paling ikonik Inggris vs Argentina, dari Gol Tangan Tuhan Diego Maradona hingga penebusan David Beckham.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
5 Momen Terhebat Inggris vs Argentina di Piala Dunia
Bagikan