3 Pemain Manchester United yang Terkena Kutukan Nomor Punggung 7

Pemain yang gagal di Manchester United setelah menggunakan nomor punggung 7.
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Kamis, 06 Juli 2023
3 Pemain Manchester United yang Terkena Kutukan Nomor Punggung 7
Mason Mount (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Nomor punggung 7 menjadi keramat bagi Manchester United. Namun, tidak semua pemain bisa menjalankan perannya dengan baik ketika mengenakan nomor punggung 7.

Nomor punggung 7 memiliki magis bagi Manchester United. Sejumlah pemain besar, seperti George Best, Bryan Robson, Eric Cantona, dan Cristiano Ronaldo adalah rentetan pengguna nomor punggung 7 yang bersinar.

Kini, nomor punggung 7 menjadi milik sang rekrutan anyar, Mason Mount. Erik ten Hag selaku manajer lebih memilih Mount yang menggunakan nomor keramat itu daripada Alejandro Garnacho.

Baca Juga:

Resmi, Manchester United Umumkan Transfer Mason Mount

Mason Mount dan 3 Gelandang Chelsea yang Berani Membelot ke Manchester United

Soal Andre Onana, Tawaran Kedua Manchester United Masih Jauh dari Harapan Inter

Namun, tidak semua pemain Manchester United yang menggunakan nomor punggung 7 mencapai keberhasilan. Sebab, beberapa di antaranya justru melempem. Man United seolah terkena kutukan pengguna nomor punggung 7 setelah era Cristiano Ronaldo akan gagal.

Berikut ini adalah tiga pemain Man United yang terkena kutukan nomor punggung 7:

Angel Di Maria

Pemain pertama dalam daftar ini adalah Angel Di Maria. Karier pemenang Piala Dunia 2022 itu meredup saat memutuskan membela The Red Devils.

Angel Di Maria datang ke Manchester United dengan rekam jejak yang apik bersama Real Madrid. Tak heran, Man United bersedia mengucurkan dana hingga 75 juta euro untuk memboyong Di Maria pada musim panas 2014.

Ketika itu, Di Maria langsung memilih nomor punggung 7. Sayangnya, ia gagal menunjukkan performa gemilang seperti sebagian pemilik nomor punggung 7 sebelumnya. Di Maria hanya tampil dalam 32 pertandingan dengan mengemas 4 gol dan 12 assist.

Ketika itu, Di Maria gagal beradaptasi dengan taktik yang dimaikan Louis van Gaal. Cara melatih Van Gaal membuat Di Maria frustrasi.

Akhirnya, satu tahun berselang, Di Maria memilih angkat kaki. Ia pindah ke Paris Saint-Germain dengan nilai transfer mencapai 63 juta euro.

Memphis Depay

Pemain berikutnya adalah Memphis Depay. Pesepak bola asal Belanda itu gagal membuktikan diri di Manchester United.

Setan Merah menginvestasikan 25 juta pounds untuk memboyong Depay dari PSV Eindhoven pada 2015. Ketika itu, Depay baru berusia 21 tahun.

Dengan usia yang masih muda, Depay tidak kuat menahan tekanan yang diberikan. Akibatnya, ia hanya bertahan satu setengah musim sebelum menuju Olympique Lyon.

Pemain bernomor punggung 7 itu pun mengaku tidak kerasan dengan taktik Van Gaal. Sebab, Van Gaal tidak menempatkannya di posisi favorit. Akhirnya, Depay kesulitan mengeluarkan potensi terbaik.

Depay hanya mengoleksi 53 pertandingan bersama Man United. Ia mencetak 7 gol dan 6 assist dari kesempatan itu.

Alexis Sanchez

Pemain nomor 7 lainnya yang gagal di Manchester United adalah Alexis Sanchez. Striker asal Chili itu tidak bisa berbuat banyak saat menjadi pemain Setan Merah.

Sejatinya, Alexis Sanchez punya banyak hal untuk bersinar di Manchester United. Ia sudah sangat mengetahui Premier League karena sebelumnya memperkuat Arsenal selama empat tahun.

Namun, setelah pindah ke Man United, performa Sanchez justru merosot. Dari 45 penampilan, eks Barcelona itu hanya mendulang lima gol. Padahal, ketika bersama Arsenal, ia mengemas 80 gol dari 166 laga.

Banyak hal yang menjadi penyebab Sanchez gagal bersinar. Satu di antara yang paling dominan adalah cedera.

Menariknya, ketika memilih pindah ke Inter Milan, karier Sanchez jauh membaik. Meski tidak menjadi pemain inti, Sanchez adalah bagian dari keberhasilan Inter memenangi Scudetto 2020-2021.

Manchester United Breaking News Trivia Sepak Bola Mason Mount Memphis Depay Alexis Sanchez Angel Di Maria

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Internasional
Prediksi dan Link Streaming Bangladesh vs Malaysia: Cari Poin Penuh Sebelum Bersua Indonesia
Prediksi Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Simak link streaming, jadwal, prediksi susunan pemain, head to head, dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Jumat, 25 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Bangladesh vs Malaysia: Cari Poin Penuh Sebelum Bersua Indonesia
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Swedia vs Rumania: Waktunya Reset
Prediksi Swedia vs Rumania di UEFA Nations League 2026/2027. Simak head to head, susunan pemain, prediksi skor, dan link streaming.
Johan Kristiandi - Jumat, 25 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Swedia vs Rumania: Waktunya Reset
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Turki vs Prancis, Live Gratis di RCTI?
Cara menonton dan link streaming Turki vs Prancis di UEFA Nations League 2026-27. Simak jadwal, prediksi lineup, dan informasi siaran langsung.
Johan Kristiandi - Jumat, 25 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Turki vs Prancis, Live Gratis di RCTI?
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Polandia vs Bosnia-Herzegovina: Lewandowski Masih Jadi Andalan
Prediksi Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UEFA Nations League. Simak link streaming, susunan pemain, head to head, dan statistik lengkapnya.
Johan Kristiandi - Jumat, 25 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Polandia vs Bosnia-Herzegovina: Lewandowski Masih Jadi Andalan
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Turki vs Prancis: Ujian Perdana untuk Zinedine Zidane
Prediksi Turki vs Prancis di UEFA Nations League: debut Zinedine Zidane, prakiraan line-up, head to head, prediksi skor, dan link streaming.
Johan Kristiandi - Jumat, 25 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Turki vs Prancis: Ujian Perdana untuk Zinedine Zidane
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Australia vs Brasil: Menambah Jam Terbang
Prediksi Australia vs Brasil lengkap dengan link streaming, jadwal, susunan pemain, head to head, dan prediksi skor. Saksikan duel seru hari ini!
Johan Kristiandi - Jumat, 25 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Australia vs Brasil: Menambah Jam Terbang
Jadwal
Link Streaming Portugal vs Wales, Live Sebentar Lagi di Sini!
Portugal vs Wales di UEFA Nations League 2026/27 segera dimulai! Simak jadwal, jam tayang, prakiraan pemain, dan link streaming di sini.
Johan Kristiandi - Jumat, 25 September 2026
Link Streaming Portugal vs Wales, Live Sebentar Lagi di Sini!
Jadwal
Link Streaming Belanda vs Jerman, Live Sebentar Lagi di Sini!
Belanda vs Jerman di UEFA Nations League segera dimulai! Simak jadwal, jam tayang, siaran langsung RCTI, dan link streaming di sini.
Johan Kristiandi - Jumat, 25 September 2026
Link Streaming Belanda vs Jerman, Live Sebentar Lagi di Sini!
Berita
Kemenpora Buka Seleksi Terbuka Direktur Pengelolaan Aset dan Usaha Keolahragaan LPUK
Kemenpora membuka seleksi Direktur Pengelolaan Aset dan Usaha Keolahragaan LPUK untuk PNS dan Non-PNS. Pendaftaran dibuka 22-29 September 2026.
Rizqi Ariandi - Kamis, 24 September 2026
Kemenpora Buka Seleksi Terbuka Direktur Pengelolaan Aset dan Usaha Keolahragaan LPUK
Ragam
8 Pelatih Baru di Ajang UEFA Nations League, dari Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane
Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane menjadi delapan pelatih baru di UEFA Nations League 2026-2027. Simak daftar lengkapnya.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
8 Pelatih Baru di Ajang UEFA Nations League, dari Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane
Bagikan