Bisa dikatakan, sampai saat ini United belum bisa menampilkan permainan terbaik. Bahkan pada laga terakhir saat bermain imbang melawan Arsenal dalam lanjutan Liga Inggris matchday 26, Kamis (13/2) dini hari WIB, terlihat jelas Moyes tidak ingin memaksakan kemenangan. Itu lantaran sepanjang pertandingan, Setan Merah hanya terfokus di barisan pertahanan. Terbukti memang, pertahanan MU tampil begitu solid, namun sayang tidak dibarengi dengan performa ciamik lini depan. Sebagai catatan, di laga ini Man United selalu kalah berduel di lini sentral, dimana Tim Meriam London sangat mendominasi areal tengah dengan prosentase mencapai 72 persen berbanding 28 persen. Pertandingan sendiri berakhir dengan skor imbang tanpa gol. Meski begitu, Moyes tetap yakin pasukannya bisa keluar dari keterpurukan dan kembali ke jalur juara musim ini. “Saya akan berusaha memenangkan pertandingan selanjutnya dan lihat apakah kami bisa meraihnya. Jika ada satu klub luar biasa dalam sejarah yang akan memenangkan pertandingan di paruh musim kedua, memberi tekanan kepada klub lain, maka tim itu adalah Manchester United,” ungkap Moyes seperti dilansir Daily Mail. “Kami akan terus berusaha dan melakukan hal itu, lihat apakah kami bisa berhasil. Kami hanya bisa melakukan pekerjaan kami sebaik mungkin. Kami hanya bisa bermain lebih baik, kami ingin tampil lebih baik. Kami tak bisa mengkhawatirkan tim lain. Kami hanya ingin memberi tekanan kepada mereka dengan memenangkan pertandingan.” Berbagai media Inggris menilai, Man United sudah tak lagi punya semangat untuk mengejar defisit angka dari puncak klasemen. Hingga laga ke-26, Setan Merah baru mengoleksi 42 angka – terpaut 15 poin dari pemimpin klasemen, Chelsea. Bahkan United diprediksi tak akan sampai di zona Liga Champions pada akhir musim nanti. “Apakah mereka (skuat MU) masih lapar (gelar)? Saya yakin iya. Saya lihat itu di dalam diri mereka, saya pikir mereka pasukan yang luar biasa. Sikapnya kepada sesi latihan, komitmen mereka kelas nomor satu. Mereka sekelompok pemain berpengalaman. Mereka semua telah meraih medali dan ketika anda menang anda ingin lebih.” Pungkas Moyes. Liga Inggris masih menyisakan 12 pertandingan lagi, dimana poin maksimal MU jika memenangkan semua pertandingan mencapai 78 poin. Jumlah angka yang bisa membuat Manchester United tetap bertarung menuju tangga juara. Tapi apakah itu mungkin? Apakah dewan klub masih bersabar dengan kerja Moyes? Kita lihat saja nanti, sampai sejauh mana pelatih berkebangsaan Skotlandia itu bisa membawa MU.
Yakin Belum Mau Nyerah, Moyes?
BolaSkor - Kamis, 13 Februari 2014
- #Permainan Manchester United Tak Impresif
- #Performa Manchester United Buruk
- #David Moyes Belum Mau Lempar Handuk
- #David Moyes Belum Mau Nyerah
- #Arsenal 0-0 Manchester United
- #Manchester United
Bagikan
BERITA TERKAIT
Senin, 22 Juni 2026
Manchester United Disarankan Segera Rekrut Bintang Belanda di Piala Dunia 2026
Jumat, 19 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Eks Tangan Kanan Sir Alex Ferguson Lewati Rekor yang Bertahan 16 Tahun
Jumat, 19 Juni 2026
AC Milan Rilis Jadwal Pramusim, Lawan Chelsea di GBK dan Manchester United
Rabu, 17 Juni 2026
AC Milan Resmi Tunjuk Ruben Amorim Jadi Pelatih Baru, Manchester United Ketiban Untung
Selasa, 16 Juni 2026
Bersinar dengan Belanda di Piala Dunia 2026, Summerville Ditaksir Manchester United
Jumat, 12 Juni 2026
Menyerah Kejar Elliot Anderson, Manchester United Siap Ajukan Penawaran Resmi untuk Mateus Fernandes
Kamis, 11 Juni 2026
Profil Mateus Fernandes, Gelandang yang Jadi Rebutan Manchester United dan Real Madrid
Kamis, 11 Juni 2026
Bersaing dengan Manchester United, Manchester City Kirim Tawaran Fantastis untuk Rekrut Elliot Anderson
Rabu, 10 Juni 2026
Manchester United Konfirmasi Jadon Sancho Akan Dilepas Gratis
PILIHAN EDITOR
Minggu, 28 Juni 2026
Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958
Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026