BolaSkor.com - Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, memberikan peringatan dini kepada skuadnya menjelang laga krusial melawan Malut United dalam lanjutan Super League 2025/26.
Pertandingan yang bakal digelar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Kamis (23/4) malam, diprediksi tidak akan berjalan mudah bagi mereka. Bermain di kandang memberikan keunggulan bagi tuan rumah.
Pelatih asal Portugal tersebut juga mengakui bahwa calon lawannya memiliki sederet kelebihan. Kolektivitas tim Malut United ditunjang oleh kualitas individu para pemain macam Ciro Alves dan David da Silva.
Baca Juga:
Hasil Super League 2025/2026: Persebaya Tumbang di Kandang, Bhayangkara FC Menang Lagi
Pramono Anung Tuntut Persija Konsisten Menang Usai Kalahkan Persebaya
"Kami paham Malut adalah tim yang kuat di kandang dengan kualitas individu yang bagus. Mereka memiliki pemain yang bisa menentukan pertandingan dalam situasi satu lawan satu, tembakan dari luar kotak penalti, dan transisi ofensif," ungkapnya.
Tak hanya dalam permainan terbuka, Tavares juga memberikan perhatian khusus pada skema bola mati. Menurutnya, Malut United adalah salah satu tim yang piawai memainkan strategi itu.
"Tapi selain kami perlu mewaspadai hal-hal tersebut (situasi open play). Mereka juga kuat dalam bola mati," sambungnya.
Persebaya Wajib Bangkit
Persebaya baru saja menelan kegagalan berturut-turut atas Persija Jakarta dan Madura United. Kekalahan terakhir bahkan lebih menyesakkan karena terjadi di depan Bonek (julukan suporter Persebaya).
Dalam upaya bangkit, Persebaya justru mendapatkan tantangan internal. Klub berjuluk Green Force itu sedang berpacu dengan waktu untuk memulihkan kondisi fisik beberapa pemain pilarnya.
Tavares mengungkapkan bahwa beberapa pemain utamanya terkendala kebugaran. Ia mengaku masih menunggu laporan akhir dari tim medis mengenai siapa saja yang tersedia untuk diturunkan sejak menit awal.
"Jujur saja, saya perlu melihat siapa saja pemain yang siap untuk pertandingan , karena beberapa pemai menyelesaikan pertandingan (lawan Madura United) tidak dalam kondisi baik," ungkap Tavares.
Persebaya sudah bermain tanpa Bruno Moreira dan Ernando Ari dalam beberapa laga terakhir. Rachmat Irianto juga baru saja naik meja operasi. Membuat opsi tersedia semakin terbatas.
"Mari kita lihat siapa saja pemain yang bisa kembali dari departemen medis. Kalau bisa ada kabar baik dan lebih banyak pilihan. Setelah itu kami mencoba menyusun rencana," pungkasnya. (Arjuna Pratama)