BolaSkor.com - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, dalam kepercayaan diri yang tinggi menghadapi Arema FC. Kedua tim akan bertanding di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (24/04).
Pelatih asal Kroasia ini mengaku kepercayaan diri tinggi itu muncul lantaran kondisi para pemainnya dalam keadaan baik, meski sebelumnya bermain imbang saat bertandang ke markas Dewa United.
Bahkan dengan hasil itu, Persib Bandung yang berada di puncak klasemen sementara kini terpaut dua poin dengan Borneo FC yang menempati posisi dua.
Baca Juga:
Kata Mauricio Souza Usai Persija Imbang Lawan PSIM, Menyerah Kejar Persib?
Persib Ditahan Dewa United, Umuh Muchtar Tuding Wasit Lakukan Kesalahan Fatal
Imbang Lawan Persib, Pelatih Dewa United Banten FC Ungkap Hal Positif
"Semuanya baik. Hari ini adalah hari kedua, kami masih sedikit lelah, tapi besok akan baik-baik saja,” ujar Bojan usai memimpin sesi latihan di Stadion GBLA.
"Suasananya bagus, kami dalam kondisi mood yang bagus dan kami masih berada di posisi pertama."
Waspadai Arema FC

Para pemain Persib Bandung merayakan gol ke gawang Bali United. (Persib.co.id)
Namun, ia memastikan tidak akan berleha-leha dalam mempersiapkan timnya. Sebab lawan yang dihadapi kali ini adalah Arema FC.
"Arema adalah tim yang cukup tangguh. Mereka punya banyak pemain bagus, terutama dalam hal menyerang, tapi kami tahu itu dan kami akan bersiap," katanya.
Tidak hanya itu, lanjutnya, Arema FC juga memiliki hasil yang bagus. Tercatat, Singo Edan belum terkalahkan dalam tiga pertandingan terakhir.
"Saya rasa ini mungkin karena pelatih baru dan itu akan menjadi pertandingan yang sulit," imbuh Bojan.
Celah di Pertahanan Persib

Dewa United Banten FC vs Persib Bandung berakhir imbang 2-2. (Persib.co.id)
Bojan akui lini pertahanan Persib saat ini rapuh. Dalam dua pertandingan terakhir, gawang yang dijaga Teja Paku Alam kebobolan empat gol.
"Masalahnya adalah ini kesalahan individu. Seperti yang saya katakan, gol pertama itu karena bola dianggap sudah keluar dan mereka berhenti bermain, yang mana hal itu seharusnya tidak terjadi, anda harus bermain sampai peluit berbunyi," tegas Bojan.
"Dan gol kedua adalah (Julio Cesar) sedikit menunda bola yang mana itu normal, tapi kemudian dia tidak beruntung karena bola mengenai tangan pemain lain, dan dia mengambil keuntungan dari sana dan mereka melakukan serangan balik."
"Jadi, ini adalah sesuatu yang terkadang terjadi, tapi pada akhirnya selain itu, Dewa tidak benar-benar punya peluang. Jadi mereka tidak bermain buruk."
"Ini adalah salah satu pertandingan di mana terjadi dua kesalahan, selain itu mereka baik-baik saja," urai Bojan. (Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)