Gol dalam sebuah pertandingan sepak bola adalah momen yang ditunggu oleh para penonton, karena sepak bola adalah bentuk hiburan baru, dan tidak ada cara lain yang menghibur penonton dengan banyaknya gol yang terjadi dalam sebuah pertandingan sepak bola. Musim 2012-2013, La Liga menghasilkan total gol sebanyak 1.091 dengan rataan 2,87 gol yang tercipta di setiap pertandingannya. Liga Inggris menempel di peringkat kedua dengan jumlah total gol 1.063, yang diikuti oleh Serie A Italia dengan total 1.003 gol dan Bundesliga Jerman di tempat keempat dengan total 898 gol. 2. Keberhasilan di Liga Champions Liga Champions adalah tolok ukur tentang seberapa hebat sebuah klub di benua Eropa. Semenjak tahun 2000, klub-klub dari La Liga telah menjadi juara Liga Champions sebanyak lima kali,yang kemudian diikuti oleh Liga Premier Inggris dan Serie A Italia dengan masing-masing tiga gelar juara, dan Bundesliga Jerman dengan dua titel juara. Tidak hanya itu, dari tahun 2000, 35,7 persen semifinalis Liga Champions berasal dari La Liga, Liga Premier Inggris menguntit di tempat kedua dengan 30,4 persen, Bundesliga Jerman dengan 14,3 persen dan Serie A Italia di tempat terakhir dengan 12,5 persen. 3. Keberhasilan di Liga Europa Kesuksesan klub-klub asal Spanyol di kompetisi antar klub Eropa, semakin dipertegas dengan fakta yang terjadi dalam Liga Europa atau dulu yang disebut sebagai Piala UEFA. 13 tahun terakhir, tim-tim asal Spanyol ini telah meraih lima gelar di kompetisi kelas dua antar klub di benua Eropa ini. Klub-klub Liga Premier Inggris hanya berhasil menjadi juara sebanyak dua kali dalam periode ini, sementara wakil Serie A dan Bundesliga tidak ada yang berhasil menjadi juara dari periode 2000-2013 ini. 4. El Clasico (Barcelona vs Real Madrid) Benar memang, tiap negara mempunyai perseteruan hebat antara dua klub atau lebih, namun rasanya sulit untuk tidak mengatakan bahwa El Clasico antara Real Madrid dengan Barcelona adalah salah satu yang paling ditunggu di seantero jagat raya ini. Persaingan dan gengsi dua klub sebagi penguasa Spanyol dari tahun ke tahun ditambah lagi persaingan antara dua individu terbaik di jagat raya sepakbola selama lima tahun terakhir, Lionel Messi dari Barcelona dan Cristiano Ronaldo dari Real Madrid,serta persaingan politik dari kedua klub di Spanyol, Real Madrid sebagai lambang dari Kerajaan Spanyol, sementara Barcelona sebagai simbol dari provinsi pemberontak,Katalan adalah daya tarik utama El Clasico. Belum lagi fakta dari kedua klub, dimana kesuksesan menjuarai Liga Champions dari tahun 2000 hingga sekarang, dan berulang kali tampil di semifinal Liga Champions dari kurun waktu tahun 2000 hingga musim lalu. 5. Impor Pemain Real Madrid dan Barcelona, selain rutin menghasilkan gelar juara, juga mempunyai reputasi sebagai klub-klub pengoleksi pemain-pemain terbaik di dunia, yang didatangkan dengan harga yang tidak murah. Dimulai era Los Galacticos pertama Real Madrid, yang mendatangkan Zinedine Zidane, Ronaldo, David Beckham, Michael Owen, hingga era Cristiano Ronaldo, Kaka, Karim Benzema, dan terakhir Gareth Bale, mulai tahun 2009 hingga sekarang. Demikian pun Barcelona. Ronaldinho, Samuel Eto'o, Zlatan Ibrahimovic hingga yang terbaru, Neymar, Alexis Sanchez, dan kepulangan Cesc Fabregas, yang semuanya dibeli dengan harga yang tidak murah. 6. Lionel Messi vs Cristiano Ronaldo La Liga memiliki perseteruan terbaik antara dua pesepakbola terbaik di jagat raya. Selalu masuk dalam nominasi pemain terbaik dunia FIFA selama lima tahun terakhir, mencapai rataan lebih dari satu gol per pertandingan dalam tiga musim terakhir, dan mencapai jumlah di atas 35 gol ketika menyabet gelar top skorer La Liga, adalah pencapaian individu pemain sepak bola yang tidak dimiliki oleh liga papan atas lainnya macam Premier League Inggris, Serie A Italia, dan Bundesliga Jerman. 7. Peringkat Koefisien UEFA Terakhir, peringkat koefisien negara-negara Eropa versi UEFA menahbiskan La Liga sebagai yang terbaik. Asosiasi tertinggi sepak bola di benua Eropa ini menggunakan penampilan klub-klub dari setiap negara anggota UEFA di lima musim terakhir Liga Champions dan Liga Europa sebagai patokan untuk menentukan peringkat dan nilai koefisien UEFA, yang digunakan untuk menentukan berapa jumlah wakil dari setiap negara untuk tampil di kompetisi antar klub di benua Eropa. Spanyol masih menjadi yang teratas di peringkat koefisien Eropa dengan nilai 86,998, yang kemudian diikuti oleh Inggris dengan nilai 80,643, Jerman di peringkat ketiga dengan nilai 76,212, dan Italia di peringkat empat, 61,272. Keunggulan mutlak Spanyol di peringkat koefisien UEFA ini menjadi bukti sahih, bahwa La Liga Spanyol adalah kompetisi sepak bola terbaik di dunia.
Tujuh Alasan La Liga Jadi Liga Terbaik Dunia
BolaSkor - Senin, 09 Desember 2013
- #Terbaik
- #Di Dunia
- #Fifa
- #Lionel Messi
- #Jerman
- #Liga Italia
- #Premier League
- #Cristiano Ronaldo
- #Inggris
- #Bundesliga
- #Italia
- #Bing
- #Spanyol
- #Real Madrid
- #UEFA
- #Barcelona
- #Tujuh
- #Liga Spanyol
Bagikan
BERITA TERKAIT
Jumat, 05 Juni 2026
Terungkap, Pemain yang Akan Ditawar Real Madrid Senilai Rp3,1 Triliun
Jumat, 05 Juni 2026
Miliki Segalanya, Timnas Portugal Bisa Sukses di Piala Dunia 2026
Jumat, 05 Juni 2026
Denzel Dumfries Tinggalkan Inter Milan ke Real Madrid, Cristian Chivu Angkat Bicara
Jumat, 05 Juni 2026
Jika Joshua Zirkzee Pergi, Manchester United Bidik Top Skorer Kedua Premier League 2025/2026
Jumat, 05 Juni 2026
Alasan Andoni Iraola Terima Tawaran Melatih Liverpool
Jumat, 05 Juni 2026
CEO Bocorkan Kisi-Kisi Bursa Transfer Manchester United
Jumat, 05 Juni 2026
Misteri Pemain Seharga Rp3,1 Triliun yang Ingin Didatangkan Real Madrid
Kamis, 04 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1994: Penalti Roberto Baggio dan Suka Cita Brasil di Amerika Serikat
Kamis, 04 Juni 2026
Tak Cukup dengan Dumfries dan Konate, Mourinho Ingin Calafiori di Real Madrid
Kamis, 04 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Variasi Serangan di Lini Depan Timnas Jerman
PILIHAN EDITOR
Jumat, 05 Juni 2026
Cerita Cape Verde, Debutan Piala Dunia 2026 yang Menyimpan Kejutan
Jumat, 05 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1998: Ketika Prancis Juara untuk Pertama Kalinya
Kamis, 04 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1994: Penalti Roberto Baggio dan Suka Cita Brasil di Amerika Serikat
Kamis, 04 Juni 2026
5 Pemain Termuda di Piala Dunia 2026, Salah Satunya Titisan Mesut Ozil
Rabu, 03 Juni 2026
Profil 11 Stadion Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat
Rabu, 03 Juni 2026
Sejumlah Rekor yang Bisa Dipecahkan Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Selasa, 02 Juni 2026
Tua-tua Keladi, 6 Pemain di Atas 40 Tahun yang Mentas pada Piala Dunia 2026
Senin, 01 Juni 2026
Profil Grup L Piala Dunia 2026: Inggris dan Kroasia Saling Sikut, Ghana Kuda Hitam
Minggu, 31 Mei 2026