BolaSkor.com - Bernardo Tavares diperkenalkan sebagai nahkoda Persebaya Surabaya sejak 22 Desember lalu. Namun pelatih asal Portugal itu tak langsung mendampingi tim.
Tavares baru tiba di Surabaya Minggu (4/1) malam. Dia datang bersama sang asisten Renato Duarte.
Pelatih asal Portugal itu dikabarkan mulai memimpin latihan pada Selasa (6/1). Sementara debutnya bersama Persebaya akan terjadi saat kontra Malut United, empat hari berselang.
Tavares menuturkan bahwa manajemen Persebaya sudah berkomunikasi dengan dirinya sejak dua tahun lalu. Namun kebersamaan mereka baru bisa terwujud.
"Terakhir kali Persebaya juara di 2004. Saya tidak berjanji apa pun. Saya hanya bisa berjanji akan bekerja keras. Karena saya datang ke sini untuk bekerja, bukan untuk liburan" ucapnya.
Baca Juga:
Persebaya Surabaya Sempat Kaget Taktik Bertahan Madura United
DNA Juara

Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares. (BolaSkor.com/Arjuna Pratama)
Kehadiran Tavares memberikan harapan baru bagi Persebaya yang sempat kesulitan di awal musim. Bonek pun berekspektasi tinggi kepadanya.
Apalagi Tavares memiliki DNA juara. Debutnya di Indonesia 2022/2023 lalu langsung sukses membawa PSM menyabet gelar Liga 1.
Wajar jika Bonek berharap Persebaya bisa juara di bawah asuhan Tavares. Namun pelatih berusia 45 tahun itu tak mau mengumbar janji kepada suporter.
Meski tak mengumbar janji, bukan berarti Tavares tak punya ambisi. Persebaya akan memasuki satu abad 2027 nanti. Tentu Tavares ingin memberikan kado terindah untuk Green Force.
"Banyak tim punya pemain dan suporter bagus. Tapi tahun depan Persebaya berusia 100 tahun. Itu berarti kami harus bekerja sangat keras, dan suporter adalah kunci penting untuk mewujudkannya," kata Tavares.
Sementara itu, sejak Tavares diperkenalkan, Persebaya sudah memetik dua kemenangan. Hasil itu diharapkan bisa menular saat menjamu Malut United di Gelora Bung Tomo nanti. (Laporan Kontributor Arjuna Pratama)