Tak hanya menjadi pencetak gol terbanyak klub dengan 20 gol di semua kompetisi, pemain 30 tahun itu juga sangat berperan dalam raihan scudetto tiga musim beruntun Tim Kuda Zebra. Mantan pemain Manchester City itu kalah saing dengan Rodrigo Palacio, Ezequiel Lavezzi atau pemain tak pamor seperti Franco Di Santo. Para pendukung Carlos Tevez sempat melakukan protes melalui media social, bahkan sampai turun ke jalan agar memasukkan namanya dalam daftar skuat Albiceleste pada Piala Dunia namun tak digubris pelatih Alejandro Sabella. Menanggapi permasalahan tersebut, Tevez coba angkat bicara melalui akun twitter pribadi miliknya. “Melalui media ini saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang untuk segala hal baik dan kasih sayang yang telah saya terima,” ungkap Tevez dilansir Football Italia. “Kita harus memahami bahwa saya tak pernah menjadi bagian dari proses ini. Di tim nasional ini jangan mencari masalah yang sebenarnya tidak ada.” Ya, sebagaimana bunyi pernyataan tersebut, Carlos Tevez memang sudah lama tak lagi membela Argentina sejak tahun 2011, atau tepatnya setelah Alejandro Sabella menangani tim pada 30 Juli 2011. Itu artinya, pemain kelahiran Buenos Aires itu tak pernah ikut dalam perjalanan Argentina menuju Piala Dunia Brasil di babak kualifikasi zona Amerika Latin. Maka dari itu, Tevez berharap setiap elemen yang mendukung Argentina untuk tetap bersatu. “Saya meminta reporter, jurnalis, para pemain, staf tehnik dan para direktur tim bahwa mereka harus bersatu. Bersama di satu sisi. Kita harus memberikan kesenangan kepada orang-orang dan itu paling penting,” “Untuk yang berpendapat keliru bahwa perputaran (karier) saya berakhir, jangan lupa bahwa saya datang dari sebuah dimana kemenangan tak mungkin terjadi.” Tutup Tevez.
Tevez Legowo Tak Dipanggil Argentina
BolaSkor - Kamis, 15 Mei 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 23 Juli 2026
Kocak, Ada Petisi agar Laga Spanyol vs Argentina Diulang
Selasa, 21 Juli 2026
Pesan dari Lionel Messi dan Enzo Fernandez Usai Kekalahan Argentina di Final Piala Dunia 2026
Selasa, 21 Juli 2026
Ranking FIFA Setelah Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Puncak, Bagaimana Timnas Indonesia?
Selasa, 21 Juli 2026
Kutukan Timnas Inggris di Piala Dunia Berlanjut, Argentina Jadi Korban Terbaru
Senin, 20 Juli 2026
Spanyol dalam Angka dan Statistik: La Roja Juara Piala Dunia 2026 dengan Catatan Memukau
Senin, 20 Juli 2026
Tangis dan Akhir Era, Berikut Sederet Statistik Lionel Messi Sejak Piala Dunia 2006 hingga 2026
Senin, 20 Juli 2026
Pesan Tersirat di Balik Momen Pelukan Lamine Yamal kepada Lionel Messi
Senin, 20 Juli 2026
Spanyol Juara, Kemenangan Barcelona: 8 Pemain Angkat Trofi Piala Dunia
Senin, 20 Juli 2026
Argentina Urung Pertahankan Titel Piala Dunia, Lionel Messi Pensiun?
PILIHAN EDITOR
Sabtu, 25 Juli 2026
Siapa Shea Lacey? Mengenal Wonderkid Kelahiran Livepool yang Diprediksi Jadi Bintang Besar MU
Rabu, 22 Juli 2026
Spanyol, Arti Kemenangan Sepak Bola di Piala Dunia 2026
Selasa, 21 Juli 2026
Sederet Rekor Baru yang Terukir Pasca Berakhirnya Piala Dunia 2026
Senin, 20 Juli 2026
Profil Kevin Keegan, Satu-satunya Pemain Inggris yang Meraih Dua Ballon d'Or
Senin, 20 Juli 2026
Tangis dan Akhir Era, Berikut Sederet Statistik Lionel Messi Sejak Piala Dunia 2006 hingga 2026
Senin, 20 Juli 2026
Pau Cubarsi: Tiga Tahun Lalu Main di JIS, Kini Juara Piala Dunia 2026
Senin, 20 Juli 2026
Luis de la Fuente, Arsitek di Balik Generasi Emas Baru Spanyol
Minggu, 19 Juli 2026
3 Skenario yang Dapat Menjadi Kunci atau Pembeda Laga Final Piala Dunia 2026
Minggu, 19 Juli 2026