BolaSkor.com - Mantan penjaga gawang Arsenal dan timnas Inggris, David Seaman, mengomentari sikap kiper Manchester City, Gianluigi Donnarumma, terkait selebrasi yang kerap dilakukannya.
Dalam konteks pembicaraan Seaman, ia menyoroti momen ketika Donnarumma seringkali melakukan selebrasi setiap menepis bola.
Menurut Seaman, penjaga gawang timnas Italia itu seharusnya melakukan selebrasi ketika itu benar-benar momen penting, misal setelah memenangi pertandingan.
Baca Juga:
Fokus Piala Dunia 2026, Gianluigi Donnarumma Tunda Pernikahan
Jadi Kiper Terbaik FIFA 2025, Gianluigi Donnarumma Bidik Banyak Trofi di Manchester City
Pelatih Leeds Tuding Donnarumma Pura-pura Cedera, Bagian dari Akal-akalan Guardiola
"Para kiper yang terlalu berlebihan merayakan gol, meski pun Donnarumma, yang saat ini menjadi salah satu favorit saya, melakukan selebrasi yang sangat heboh setelah beberapa penyelamatan yang lumayan bagus, dan ketika mereka melakukan itu, saya berpikir, 'Ayolah, Anda lebih baik dari itu'," papar Seaman di Beast Mode On Podcast.
"Ketika saya melihat kiper saat pertama kali bergabung dengan sebuah klub dan mereka terlalu berlebihan setelah melakukan penyelamatan, padahal penyelamatan itu tidak terlalu bagus, saya berpikir, 'Ayolah, apa yang Anda lakukan?'"
"Rayakanlah hanya ketika itu benar-benar berarti! Itu benar-benar membuat saya kesal," tegasnya.
Direkrut setelah Dibekukan di Paris Saint-Germain (PSG)

Gianluigi Donnarumma (ig/donnarumma)
Musim 2025/2026 menjadi musim debut Gianluigi Donnarumma bermain di Premier League, setelah empat tahun memperkuat Paris Saint-Germain (PSG).
Kepergiannya terjadi sejak Luis Enrique tak menjadikannya kiper utama, memilih Lucas Chevalier sebagai pengganti Donnarumma.
Man City tidak menyiakan peluang merekrut salah satu kiper top dunia, berstatus kapten dan pemain timnas Italia, dan baru berusia 26 tahun - relatif muda pada posisi penjaga gawang.
Pep Guardiola, pelatih Man City, juga memuji Donnarumma setelah satu penyelamatannya mengagalkan peluang Liverpool beberapa waktu lalu.
"Saya melihat itu adalah pantulan dan saya berkata, 'Gol'. Reaksi pertama saya adalah gol," tambah Guardiola.
"Dan setelah itu, terkadang jika Anda beruntung, ibu dan ayah membuat Anda melakukan penyelamatan besar dan sangat hebat, Anda bisa melakukan penyelamatan itu."
"Saya pikir dia bisa melakukan penyelamatan itu karena dia sangat besar, atau Anda memiliki kecepatan dan energi yang luar biasa dalam melompat," urainya.