Menghadapi tim papan bawah klasemen, SC Freiburg, di Allianz Arena, Sabtu (15/2) malam WIB, Bayern Muenchen tengah dalam kepercayaan diri tinggi. Sebelum laga ini, Muenchen memiliki rekor tak terkalahkan dalam 45 pertandingan terakhir, lengkap dengan 12 kemenangan beruntun. Meski demikian, Freiburg sepertinya juga tak akan mudah dikalahkan, mengingat tim besutan Christian Streich itu jadi satu dari dua tim yang sanggup bermain imbang melawan Die Roten. Pada paruh pertama 27 Agustus lalu, Breisgau-Brasilianer tahan pasukan Guardiola 1-1. Tampil sebagai tuan rumah, armada Guardiola tidak tampil begitu ngotot. Hanya saja lebih mengedepankan penguasaan bola di setiap lini, khususnya di lini sentral. Tempo permainan pun berjalan sedang-sedang saja, tak ada seranga berarti yang mampu membahayakan kedua penjaga gawang. Menit 17, Arjen Robben dijatuhkan Gunter sedikit di tepi kiri kotak penalti pertahanan Freiburg. Peluang tendangan bebas Robben mampu dimentahkan oleh Baumann. Bola coba dibuang oleh barisan pertahanan Freiburg, namun jatuh dikaki Diego Contento. Melihat sejumlah pemain Tim Bavarian tak terjaga di area penalti, pemain Jerman keturunan Italia itupun langsung melepaskan umpan lambung dari sepertiga lapangan, Baumann takluk pun oleh sundulan kepala Dante di menit 19. Kedua tim terlihat bermain saling terbuka, namun lantaran Die Bayern punya kualitas pemain lebih mumpuni mampu mendikte permainan. Publik tuan rumah kembali bergemuruh pada menit 34, adalah Xherdan Shaqiri yang melakukan tusukan dari sisi kiri penyerangan melepaskan sepakan dari dalam area 12 pas, bola sempat membentur pemain belakang Freiburg namun tetap tak menghentikan laju bola. Menit 42 Shaqiri mencatat gol keduanya pada laga ini. Berawal dari umpan datar Toni Kroos dari sisi kiri, pemain berkebangsaan Swiss itu dengan mudah menaklukkan Baumann dengan tendangan menyusur. Satu menit berselang, tim tamu sempat mempertipis keadaan melalui Mehmedi usai menerima umpan Vladimir Darida, namun hakim garis menilai Mehmedi sudah berdiri pada posisi off side. Hingga turun minum, skor 3-0 untuk kemenangan tuan rumah tetap bertahan. Susunan pemain Bayern (4-3-3): Neuer; Rafinha, Dante, Javi Martinez, Contento; Lahm, Kroos, Shaqiri; Robben, Muller, Pizarro Freiburg (4-2-3-1): Baumann; Sorg, Hohn, Krmas, Gunter; Ginter, Fernandes; Schmid, Klaus, Darida; Mehmedi
Tanpa Perlawanan, Bayern Bombardir FreiburgBabak I
BolaSkor - Sabtu, 15 Februari 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 26 Mei 2026
Michael Jordan Ramaikan Pesta Perpisahan Pep Guardiola
Senin, 25 Mei 2026
Pep Guardiola Beri Pesan Penting kepada Manchester City soal Penggantinya
Senin, 25 Mei 2026
Bukan Deretan Trofi, Pep Guardiola Ungkap Dua Hal Terpenting dalam Satu Dekade di Manchester City
Jumat, 22 Mei 2026
Sederet Statistik dari 10 Tahun Manchester City di Era Pep Guardiola
Jumat, 22 Mei 2026
Pekan Terakhir Premier League: Tottenham Terancam Degradasi, Man City Terakhir Kali Dilatih Guardiola
Jumat, 22 Mei 2026
Sang Pembuat Sejarah, Pep Guardiola Akrab dengan Rekor
Jumat, 22 Mei 2026
Akhir Sebuah Era! Pep Guardiola Resmi Tinggalkan Manchester City
Kamis, 21 Mei 2026
7 Fakta Menarik Setelah Aston Villa Juara Liga Europa 2025/2026: Selalu Ada Villa di Keberhasilan Unai Emery
Kamis, 21 Mei 2026
Hasil Final Liga Europa 2025/2026: Bungkam Freiburg, Aston Villa Akhiri Penantian Panjang Selama 44 Tahun
Rabu, 20 Mei 2026
Prediksi Masa Depan Pep Guardiola jika Berpisah dengan Manchester City
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026