“Di Bayern mengagumkan. Ini tim luar biasa. Tentu saja, sampai pastinya saya bahkan tidak berpikir untuk pergi, dan terutama yang akan terjadi sekarang,” kata Mandzukic kepada Sportske Novosti. Mandzukic tampil cukup gemilang musim ini, dengan menorehkan 26 gol dari 30 penampilan di semua kompetisi. Namun tampaknya saat ini penyerang Kroasia itu tengah gusar. Pasalnya, dalam beberapa kesempatan, pelatih Pep Guardiola kerap kali menerapkan pola strategi tanpa penyerang murni atau lebih suka mengeksploitasi sisi sayap yang dihuni Franck Ribery, Arjen Robben dan Thomas Muller. “Mari jujur saja, gaya yang diinginkan Guardiola di Bayern tidak cocok untuk saya. Di pertemuan pertama melawan Real Madrid, saya sangat mengerti, tak peduli seberapa keras saya berusaha, saya tak bisa mengeluarkan kemampuan terbaik dengan gaya ini,” Bukan itu saja, musim depan Der Bayern juga akan kedatangan penyerang asal Polandia, Robert Lewandowski. Tentu saja persaingan di lini depan akan semakin ketat. Kini, Mandzukic telah menetapkan hati untuk tak lagi berseragam Bayern di musim depan, walaupun masih menyisakan kontrak hingga Juni 2016. Belum ada kabar klub mana yang akan dituju mantan pemain Wolfsburg itu. Namun rumor berkembang, Juventus dan AC Milan siap menampung pemain 28 tahun itu. “Terbaik bagi setiap orang adalah kami berpisah. Terima kasih kepada klub yang telah menawari perpanjangan klub, terima kasih kepada Guardiola, yang merupakan pelatih hebat, dan saya berdoa setiap orang mendapat yang terbaik di masa depan.” “Bayern dan fans mereka akan selalu menjadi cerita paling indah dan emosional dalam karier saya. Waktunya telah tiba untuk tantangan baru.” Tutup Mandzukic.
Tak Suka Taktik Guardiola, Mandzukic Isyaratkan Pergi dari Bayern
BolaSkor - Senin, 09 Juni 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 26 Mei 2026
Michael Jordan Ramaikan Pesta Perpisahan Pep Guardiola
Senin, 25 Mei 2026
Pep Guardiola Beri Pesan Penting kepada Manchester City soal Penggantinya
Senin, 25 Mei 2026
Bukan Deretan Trofi, Pep Guardiola Ungkap Dua Hal Terpenting dalam Satu Dekade di Manchester City
Jumat, 22 Mei 2026
Sederet Statistik dari 10 Tahun Manchester City di Era Pep Guardiola
Jumat, 22 Mei 2026
Pekan Terakhir Premier League: Tottenham Terancam Degradasi, Man City Terakhir Kali Dilatih Guardiola
Jumat, 22 Mei 2026
Sang Pembuat Sejarah, Pep Guardiola Akrab dengan Rekor
Jumat, 22 Mei 2026
Akhir Sebuah Era! Pep Guardiola Resmi Tinggalkan Manchester City
Rabu, 20 Mei 2026
Prediksi Masa Depan Pep Guardiola jika Berpisah dengan Manchester City
Rabu, 20 Mei 2026
Jika Pep Guardiola Pergi, Man City Bisa Seperti Man United Setelah Ditinggal Sir Alex Ferguson
Rabu, 20 Mei 2026
Manchester City Imbang, Pep Guardiola Beri Ucapan Selamat kepada Arsenal
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026