Jika dilihat dari komposisi peain yang ditampilkan David Moyes dalam laga ini mmemang sebagian besar adalah peninggalan pelatih terdahulu Sir Alex Ferguson. Hanya Juan Mata dan Marouane Fellaini yang tercatat sebagai pemain anyar yang didatangkan Moyes. United yang sudah tertinggal 0-1 di babak pertama sama sekali tak merubah gaya permainannya. Bahkan sesaat memasuki laga babak kedua Setan Merah harus kembali kebobolan lewat tendangan penalti kedua Steven Gerrard. Entah apa yang menjadi bahan pertimbangan Moyes yang terus memaksa pemain muda Adnan Januzaj untuk menjadi pemain utama. Padahal di bangku cadangan terdapat nama pemain yang lebih berpengalaman antara lain, Antonio Valencia dan Shinji Kagawa. Yang lebih mengherankan Moyes malah memasukan Danny Welbeck dan Tom Cleverley yang notabene lebih minim pengalaman dibandingkan Valencia dan Shinji Kagawa. Strategi kuno yang diterapkan Moyes jelas mengundang ejeken Kopites yang datang ke Old Trafford untuk mengejek dirinya. Di salah satu sudut stadion terdapat spanduk bertulis "David Moyes Is A Football Genius" yang berarti "David Moyes Sang Jenius Sepakbola". Kalimat tersebut jelas mengejek Moyes yang terus-menerus mempertahankan strateginya padahal timnya sudah tertingga dan tak kunjung mencetak gol. Strategi yang diteapkan Moyes juga memancing mantan kapten Manchester United Gary Neville. Neville menyebut pola permainan yang diterapkan pelatih asal Skotlandia tersebut sangatlahh naif. "Liverpool jelas lebih cepat dan lebih kuat. Namun hal itu hanya dihadapi oleh para pemain United dengan strategi permainan yang naif," ucap Neville dilansir Sky Sports.
Strategi Kuno Moyes Jadi Ejekan Kopites
BolaSkor - Minggu, 16 Maret 2014
- #Pelatih Manchester United
- #Old Trafford
- #Liga Inggris
- #Gary Neville
- #David Moyes
- #Manchester United Vs Liverpool 0-3
- #Mantan Kapten Manchester United
- #Kopites
Bagikan
BERITA TERKAIT
Senin, 13 Juli 2026
Andrey Santos Pilih Manchester United karena Trofi hingga Michael Carrick
Senin, 13 Juli 2026
Here We Go, Manchester United Tebus Youri Tielemans dari Aston Villa
Sabtu, 23 Mei 2026
Prediksi dan Statistik Tottenham Hotspur vs Everton: Menang atau Degradasi
Selasa, 19 Mei 2026
Kepergian Guardiola dari Man City Bisa Mengubah Persaingan Juara Premier League
Minggu, 17 Mei 2026
Prediksi dan Statistik Manchester United vs Nottingham Forest: Tim Tamu Sering Merepotkan Red Devils
Senin, 04 Mei 2026
Prediksi Susunan Pemain dan Hasil Laga Everton vs Manchester City: Laga Rumit di Hill Dickinson Stadium
Sabtu, 02 Mei 2026
Prediksi Susunan Pemain dan Hasil Laga Manchester United vs Liverpool: Duel Perebutan Tempat Ketiga
Kamis, 30 April 2026
Dilema soal Masa Depan Michael Carrick sebagai Pelatih Manchester United
PILIHAN EDITOR
Rabu, 15 Juli 2026
8 Fakta Menarik Usai Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Setelah Menyingkirkan Prancis
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel
Selasa, 14 Juli 2026
Menilik 4 Pelatih di Semifinal Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Jadi yang Terbaru
Selasa, 14 Juli 2026
Kisah di Balik Rakun Taksidermi, Oleh-oleh Erling Haaland dari Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026
5 Pertandingan Ikonik Prancis vs Spanyol: Dari Blunder Arconada hingga Hujan Gol di Stuttgart
Senin, 13 Juli 2026
Bedah Kekuatan Spanyol: Satu-satunya Tim yang Dianggap Bisa Menggagalkan Prancis Juara
Senin, 13 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Prancis, Tim yang Nyaris Sempurna
Senin, 13 Juli 2026